Home Berita Kemenkes : Kualitas Udara 25 Wilayah Terdampak Karhutla Buruk
BeritaNasional

Kemenkes : Kualitas Udara 25 Wilayah Terdampak Karhutla Buruk

Share
Share

Pemuja.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkap kondisi kualitas udara di 25 kabupaten/kota yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pemantauan menunjukkan sejumlah wilayah berada dalam kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat.

Kondisi paling mengkhawatirkan terjadi di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Berdasarkan data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) per 27 Agustus 2026 pukul 16.26 WIB, nilai ISPU Pontianak mencapai 328 dan masuk kategori berbahaya.

Data tersebut tercantum dalam laporan Update Penanganan Karhutla dan Gempa Flores Kemenkes per 28 Agustus 2026.

25 Wilayah Terdampak Karhutla

Kemenkes mencatat 25 kabupaten/kota terdampak pencemaran udara akibat karhutla. Wilayah tersebut tersebar di tujuh provinsi.

Ketujuh provinsi itu meliputi:

  • Kalimantan Selatan
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Timur
  • Jambi
  • Riau
  • Sumatera Selatan

Dari 25 wilayah tersebut, 16 wilayah berada dalam kategori tidak sehat. Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, mencatat nilai tertinggi pada kategori ini dengan ISPU 183.

Beberapa wilayah lain yang masuk kategori tidak sehat antara lain Banjarmasin dengan ISPU 182, Bengkayang 171, Hulu Sungai Selatan 158, Palembang 139, serta Pelalawan 127.

Karhutla

8 Wilayah Sangat Tidak Sehat

Selain 16 wilayah dengan status tidak sehat, Kemenkes mencatat delapan wilayah berada dalam kategori sangat tidak sehat.

Kabupaten Tebo, Jambi, menjadi wilayah dengan nilai tertinggi dalam kategori tersebut, yakni ISPU 287.

Berikutnya terdapat:

  • Barito Selatan, Kalimantan Tengah: 274
  • Katingan, Kalimantan Tengah: 258
  • Pali, Sumatera Selatan: 255
  • Murung Raya, Kalimantan Tengah: 237
  • Kapuas, Kalimantan Barat: 230
  • Prabumulih, Sumatera Selatan: 229
  • Gunung Mas, Kalimantan Tengah: 219

Sementara itu, Pontianak menjadi satu-satunya wilayah dalam data tersebut yang masuk kategori berbahaya dengan nilai ISPU 328.

Asap Karhutla Berisiko Ganggu Kesehatan

Kemenkes mengingatkan bahwa paparan asap karhutla dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan. Dampaknya antara lain infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), asma, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), gangguan pernapasan, serta iritasi mata dan kulit.

Paparan asap dalam jangka tertentu juga dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan seperti penyakit jantung, stroke, dan tekanan darah tinggi.

Risiko tersebut perlu mendapat perhatian khusus bagi kelompok rentan. Mereka antara lain anak-anak, lansia, ibu hamil, penderita asma atau PPOK, serta masyarakat yang bekerja di luar ruangan.

Asap karhutla sendiri mengandung sejumlah polutan berbahaya, termasuk partikel halus PM2.5, karbon monoksida (CO), nitrogen dioksida (NO₂), serta senyawa organik beracun.

Kemenkes Siapkan Ribuan Tenaga Kesehatan

Untuk mengantisipasi dampak kesehatan akibat karhutla, Kemenkes memperkuat pelayanan kesehatan di wilayah terdampak.

Sebanyak 1.691 puskesmas disiapkan sebagai pos pelayanan kesehatan. Pemerintah juga menyiagakan 360 rumah sakit rujukan dan 87 laboratorium kesehatan masyarakat.

Kemenkes turut mengerahkan ribuan tenaga kesehatan, termasuk dokter umum serta dokter spesialis paru, mata, kedokteran emergensi, dan THT. Public Safety Center (PSC) 119 dan Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK) juga disiagakan di sejumlah wilayah.

Sebelumnya, Kemenkes menyebut jutaan warga di sejumlah wilayah terdampak langsung kabut asap karhutla. Pemerintah pun memperkuat distribusi bantuan kesehatan, termasuk masker dan konsentrator oksigen.

Kondisi ini menunjukkan bahwa karhutla tidak hanya menjadi persoalan lingkungan. Kabut asap yang dihasilkan juga menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat, terutama ketika kualitas udara berada pada level sangat tidak sehat hingga berbahaya.

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Utang RI Tembus 10.000 Triliun, Purbaya: Masih di Bawah 60%

Pemuja.com – Utang pemerintah Indonesia mencapai sekitar Rp10.293 triliun. Meski nominalnya terus meningkat, pemerintah menilai posisi utang masih berada dalam batas aman karena...

Wow, 1.900 Pegawai Kemensos Masuk Data Judi Online

Pemuja.com – Mengejutkan! ya, temuan mengejutkan kembali muncul di tengah upaya pemerintah memberantas judi online. Data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)...

Related Articles

Muktamar NU ke-35: Bursa Ketum Memanas, Nama Nasaruddin Umar Ikut Disebut

Pemuja.com – Nahdlatul Ulama (NU) kembali memasuki momentum penting. Muktamar ke-35 NU...

Ribuan Warga Pontianak Salat Istisqa di Tengah Kabut Asap

Pemuja.com – Ribuan warga Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), melaksanakan Salat Istisqa...

Raja Norwegia Harald V Wafat di Usia 89 Tahun

Pemuja.com – Raja Norwegia Harald V meninggal dunia pada Jumat, 28 Agustus...

Banjir Nepal-China, Tewaskan Ratusan & 1.400 Orang Hilang

Pemuja.com – Banjir bandang dan longsor dahsyat menerjang kawasan perbatasan Nepal dan...