Home Berita Ricuh di Prancis, Massa Bakar Balai Kota dan Jarah Toko
BeritaInternasional

Ricuh di Prancis, Massa Bakar Balai Kota dan Jarah Toko

Share
Share

Pemuja.com – Kerusuhan melanda sejumlah wilayah di Prancis setelah demonstrasi berujung aksi kekerasan. Massa membakar bangunan pemerintah, merusak fasilitas umum, hingga menjarah sejumlah toko.

Situasi memanas ketika sebagian demonstran terlibat bentrokan dengan polisi. Aparat keamanan berupaya membubarkan kelompok perusuh yang merusak bangunan dan membakar kendaraan di sejumlah kota.

Salah satu insiden paling serius terjadi di Limoges, Prancis tengah. Massa membakar balai kota bersejarah hingga api melalap bagian atap dan meruntuhkan menara jam bangunan tersebut.

Massa Bakar Balai Kota Bersejarah

Kebakaran balai kota Limoges menjadi salah satu insiden yang menyita perhatian dalam rangkaian kerusuhan tersebut. Bangunan bergaya neo-Renaisans dari abad ke-19 itu mengalami kerusakan parah akibat kobaran api.

Petugas pemadam kebakaran berusaha mengendalikan api agar tidak menjalar ke bagian lain. Namun, kebakaran telanjur merusak atap dan menyebabkan menara jam bangunan tersebut runtuh.

Insiden ini menimbulkan keprihatinan karena balai kota Limoges memiliki nilai sejarah bagi masyarakat setempat. Aparat juga menyelidiki penyebab kebakaran dan pihak yang bertanggung jawab atas perusakan tersebut.

Penjarahan Toko dan Bentrokan dengan Polisi

Kerusuhan turut menyasar kawasan perdagangan dan fasilitas umum. Sejumlah orang merusak etalase toko, membakar kendaraan, serta mengambil barang dari toko yang mereka jarah.

Di Paris, polisi menghadapi kelompok perusuh di sekitar Place de la République. Aparat menggunakan gas air mata dan meriam air untuk mengendalikan situasi ketika sebagian massa melemparkan benda ke arah petugas.

Pembakaran sepeda, tempat sampah, dan kendaraan juga mengganggu aktivitas warga. Sejumlah toko mengalami kerusakan, sementara polisi membatasi akses ke beberapa lokasi demi menjaga keamanan.

Di Marseille, sekelompok demonstran menerobos area balai kota dan merusak sejumlah barang di dalam gedung. Polisi kemudian turun tangan untuk mengendalikan keadaan.

Sementara itu, kebakaran juga melanda kantor pariwisata di Lyon. Sejumlah toko di kawasan tersebut turut mengalami kerusakan dan penjarahan.

Polisi Tangkap Ribuan Orang, Macron Buka Suara

Pemerintah Prancis meningkatkan pengamanan setelah kerusuhan meluas ke berbagai wilayah. Polisi menangkap ribuan orang yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan dan perusakan.

Aparat juga menangani korban luka akibat bentrokan selama demonstrasi. Selain kerusakan bangunan pemerintah, pembakaran kendaraan dan penjarahan toko menimbulkan kerugian bagi masyarakat serta pelaku usaha.

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengecam tindakan kekerasan dan penjarahan. Ia menegaskan bahwa pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Meski demikian, Macron membedakan para perusuh dari warga yang menyampaikan aspirasi secara damai. Pemerintah tetap menghadapi tuntutan masyarakat yang menginginkan perbaikan kondisi ekonomi dan layanan publik.

Biaya Hidup Jadi Sorotan Demonstran

Gelombang protes berkaitan dengan ketidakpuasan masyarakat terhadap kenaikan biaya hidup dan kondisi layanan publik. Mahasiswa, serikat pekerja, serta sejumlah organisasi masyarakat ikut menyuarakan tuntutan mereka.

Sebagian besar demonstrasi berlangsung damai. Namun, kelompok tertentu memilih melakukan kekerasan sehingga memicu bentrokan dengan polisi dan merusak fasilitas umum.

Besarnya jumlah peserta menunjukkan kuatnya keresahan masyarakat terhadap persoalan ekonomi dan kebijakan pemerintah. Situasi ini juga menambah tekanan bagi pemerintah untuk mencari solusi atas tuntutan demonstran.

Kini, pemerintah Prancis perlu memulihkan keamanan sekaligus menangani persoalan yang memicu gelombang protes. Polisi terus menjaga kawasan rawan agar massa tidak kembali membakar bangunan atau menjarah toko.

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Don't Miss

Sidang Ijazah Gibran Berlanjut, MK Tolak Hadirkan Gibran

Pemuja.com – Sidang lanjutan perkara syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka kembali digelar Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis, 1 Oktober 2026 dan semakin hangat. Sidang...

Indonesia Bantai Bangladesh 9-2, Lolos ke Final ASEAN Cup 2026

Pemuja.com – Menegangkan dan penuh keajaiban, timnas Indonesia tampil luar biasa dengan membantai Bangladesh 9-2 dalam laga Grup A FIFA ASEAN Cup 2026....

Related Articles

Refleksi Dua Tahun Prabowo-Gibran, Antara Janji, Capaian, dan Suara Rakyat

Pemuja.com – Esok, Tanggal 20 Oktober menandai dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto...

IHSG Anjlok Lagi ke Level 4.900-an, Efek MSCI Masih Menghantui

Pemuja.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami tekanan hebat pada...

Refleksi Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ekonomi dan Bencana Jadi Ujian

Pemuja.com – Dua tahun bukan waktu yang singkat untuk menjalankan pemerintahan. Namun,...

Prabowo Kembali Pimpin Rapat Karhutla, Bahas Penanganan Kebakaran

Pemuja.com – Presiden Prabowo Subianto kembali menggelar rapat untuk membahas penanganan kebakaran...