Pemuja.com – Ibu kota Iran, Tehran, dilaporkan turun hujan asam setelah serangan udara yang dikaitkan dengan Amerika Serikat dan Israel. menghantam sejumlah fasilitas minyak di sekitar kota tersebut.
Kebakaran besar yang terjadi di depot dan kilang minyak menyebabkan polusi udara ekstrem serta memicu fenomena hujan beracun di beberapa wilayah kota.
Serangan tersebut menargetkan beberapa fasilitas penyimpanan bahan bakar dan depot minyak yang berada di wilayah Teheran dan provinsi Alborz.
Ledakan yang terjadi memicu kebakaran besar serta kepulan asap hitam yang terlihat dari berbagai bagian kota.
Awan Asap Pekat Menyelimuti Teheran
Setelah serangan, langit Teheran berubah gelap karena dipenuhi asap tebal dari kebakaran kilang minyak. Warga melaporkan bahwa udara menjadi sangat sulit dihirup dan banyak orang mengalami iritasi mata serta gangguan pernapasan.
Beberapa laporan menyebutkan bahwa kebakaran di depot minyak menghasilkan emisi berbahaya seperti hidrokarbon, sulfur dioksida, dan nitrogen oksida. Zat-zat ini dapat mencemari atmosfer dalam jumlah besar dan membentuk awan polusi yang menutupi kota.
Gambar dan video dari lokasi juga menunjukkan kepulan asap hitam membumbung tinggi dari area fasilitas minyak yang terbakar. Asap tersebut menyebar ke berbagai wilayah ibu kota yang dihuni sekitar 10 juta penduduk.
Muncul Fenomena “Hujan Hitam” dan Hujan Asam
Setelah awan asap terbentuk, sejumlah warga melaporkan turunnya hujan yang tidak biasa. Air hujan disebut membawa residu berminyak dan partikel hitam yang menempel di jalan, bangunan, serta kendaraan.
Fenomena ini sering disebut sebagai “black rain” atau hujan hitam. Hujan tersebut terjadi ketika partikel asap dan jelaga dari kebakaran bercampur dengan awan hujan di atmosfer lalu turun bersama presipitasi.
Otoritas Iran melalui organisasi bantuan kemanusiaan memperingatkan bahwa hujan tersebut berpotensi bersifat asam dan berbahaya bagi kesehatan manusia. Warga diminta untuk tetap berada di dalam rumah dan menggunakan masker ketika harus keluar.

Korban dan Dampak Hujan Asam
Serangan terhadap fasilitas energi tersebut juga menimbulkan korban jiwa. Setidaknya beberapa pekerja dilaporkan tewas, termasuk sopir truk tangki bahan bakar yang berada di lokasi saat serangan terjadi.
Selain itu, kebakaran besar juga menyebabkan gangguan distribusi bahan bakar di beberapa wilayah sekitar Teheran. Beberapa stasiun pengisian bahan bakar dilaporkan sempat ditutup sementara akibat dampak kerusakan fasilitas penyimpanan minyak.
Ketegangan Regional Semakin Memanas
Serangan terhadap fasilitas minyak Iran memperburuk konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah. Israel menyatakan bahwa target serangan adalah depot bahan bakar yang digunakan untuk mendukung operasi militer Iran.
Sementara itu, pemerintah Iran mengecam serangan tersebut dan menilainya sebagai serangan terhadap infrastruktur sipil yang dapat membahayakan jutaan warga di ibu kota.
Dengan asap beracun yang masih menyelimuti kota dan kebakaran yang belum sepenuhnya padam, kondisi lingkungan di Teheran kini menjadi perhatian internasional karena potensi dampak kesehatan dan ekologis yang besar.
Leave a comment