Pemuja.com – Pada Jumat, 5 Desember 2025, sebuah drone kamikaze Ukraina menghantam gedung tinggi di pusat kota Grozny, ibu kota Chechnya.
Gedung tersebut rusak parah, dan lokasi serangan hanya berjarak sekitar 830 meter dari kediaman Ramzan Kadyrov, pemimpin Chechnya.
Beberapa hari sebelumnya, pada Senin, 1 Desember 2025, serangan drone juga terjadi di Gudermes, menargetkan pangkalan resimen khusus “Akhmat”. Ledakan besar sempat mengguncang kota dan menimbulkan kepanikan warga.
Kenapa Ukraina Serang Checnya?
Serangan ini diyakini sebagai bagian dari strategi Ukraina untuk memperluas tekanan ke wilayah Rusia yang dianggap aman.
Chechnya dikenal sebagai daerah yang aktif mengirim pasukan mendukung invasi Kremlin ke Ukraina. Dengan menargetkan Grozny dan Gudermes, Ukraina ingin menunjukkan kemampuan menembus jauh ke dalam teritori Rusia.

Respon Chechnya Akan Sangat Tegas
Ramzan Kadyrov mengecam keras serangan tersebut, menyebut Ukraina berusaha mengganggu stabilitas regional.
“Mulai besok dan sepanjang pekan, para fasis Ukraina akan merasakan respon tegas.”Ia berjanji akan memperkuat sistem pertahanan udara di Grozny dan kota-kota lain. Pemerintah Chechnya menegaskan dukungan terhadap Rusia tidak akan berkurang, melainkan semakin kuat.
Leave a comment