Home Berita Update Galodo Solok, Satu Korban Tewas dan Potongan Kayu Beredar di Medsos
BeritaNasional

Update Galodo Solok, Satu Korban Tewas dan Potongan Kayu Beredar di Medsos

Share
Update Galodo
Update Galodo
Share

Pemuja.com – Kabar terbaru dari banjir bandang atau galodo yang menerjang Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Satu warga ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Koto Gaek, sementara satu korban lainnya masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Galodo menerjang Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, pada Senin malam, 21 September 2026. Hujan dengan intensitas tinggi membuat aliran air meningkat dan membawa material lumpur, batu hingga kayu.

Akses Solok-Padang juga sempat terputus akibat material banjir dan longsor yang menutup badan jalan. Petugas gabungan kemudian melakukan pembersihan dan penanganan di lokasi.

Banjir bandang atau galodo tersebut juga berdampak pada sejumlah fasilitas pemerintahan dan rumah warga.

Puluhan Warga Mengungsi

Bencana ini juga berdampak pada sekitar 100 rumah warga dan sejumlah bangunan pemerintahan di kawasan Arosuka.

BNPB mencatat sembilan kepala keluarga atau 32 jiwa mengungsi. Selain itu, satu warga mengalami luka berat dan tiga lainnya mengalami luka ringan.

Material banjir juga menutup sejumlah akses jalan. Lumpur, batu dan kayu terlihat memenuhi kawasan yang terdampak.

Baca Juga : Sidang Umum PBB 2026 Memanas, Diwarnai Aksi Walk Out

Potongan Kayu Beredar di Media Sosial

Di tengah proses pembersihan, media sosial juga ramai dengan temuan sejumlah potongan kayu di lokasi terdampak galodo.

Dalam video dan foto yang beredar, terlihat potongan kayu dalam kondisi relatif bersih dari lumpur. Temuan ini kemudian menjadi perhatian warganet.

Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai asal-usul potongan kayu tersebut. Pemeriksaan di lapangan diperlukan untuk memastikan asal material kayu dan bagaimana material tersebut bisa terbawa hingga ke kawasan terdampak.

Pencarian Masih Berlangsung

Tim SAR gabungan masih melakukan penyisiran di sejumlah titik. Pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran sungai dan memeriksa tumpukan material yang terbawa banjir.

Penanganan juga terus dilakukan untuk membersihkan lumpur dan material lain yang menutup kawasan terdampak.

Warga di sekitar wilayah rawan diminta tetap waspada. Terlebih, kondisi cuaca masih perlu diperhatikan untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Don't Miss

Uang Rp800 Juta dari Pengacara Summarecon, Hercules Buka Suara

Pemuja.com – Rosario de Marshall alias Hercules kembali menjadi sorotan, kali ini terlibat dalam kasus dugaan korupsi pengurusan lahan Summarecon di Kabupaten Bogor....

Refleksi Dua Tahun Prabowo-Gibran, Antara Janji, Capaian, dan Suara Rakyat

Pemuja.com – Esok, Tanggal 20 Oktober menandai dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Momentum ini menjadi kesempatan untuk mengevaluasi capaian...

Related Articles

Dituding Ikut Menyadap Prabowo, Ketum Golkar Bukas Suara

Pemuja.com – Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia angkat bicara setelah namanya...

Panglima TNI Ungkap Alasan Kerahkan 20.980 Prajurit ke Jakarta

Pemuja.com – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto akhirnya mengungkap alasan pengerahan 20.980...

Como Menggila! Bantai Lens 9-1 di Liga Champions

Pemuja.com – Luar biasa! Como 1907 semakin mengguncang sepak bola Eropa. Setelah...

SBY Resah Politik Indonesia Makin Liar, Singgung Konflik Elite

Pemuja.com – Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkapkan keresahannya...