Home Berita Tabrakan Kereta di Bekasi Timur: 7 Tewas, Puluhan Luka
BeritaNasional

Tabrakan Kereta di Bekasi Timur: 7 Tewas, Puluhan Luka

Share
Share

Pemuja.com – Kecelakaan kereta api tragis terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4/2026). Insiden ini melibatkan KRL Commuter Line dengan kereta jarak jauh KA Argo Bromo Anggrek yang melintas di jalur yang sama. Peristiwa ini langsung menimbulkan kepanikan di kalangan penumpang dan warga sekitar.

Korban Jiwa dan Penanganan Medis

Berdasarkan laporan terbaru, sebanyak tujuh orang dinyatakan meninggal dunia, sementara sekitar 81 lainnya mengalami luka-luka.

Semua korban berasal dari KRL Commuter Line, sementara 240 penumpang KA Argo Bromo semuanya selamat.

Para korban segera dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi untuk mendapatkan penanganan intensif. Proses evakuasi berlangsung cukup dramatis karena sebagian penumpang terjebak di dalam gerbong yang mengalami kerusakan parah.

Kronologi Awal Kejadian Kecelakaan

Peristiwa ini diduga bermula dari gangguan di perlintasan sebidang tidak jauh dari lokasi kejadian. Sebuah taxi berwarna hijau dilaporkan mengalami masalah di jalur rel, sehingga memicu situasi darurat.

KRL Commuter Line yang melintas kemudian menabrak kendaraan tersebut dan terpaksa berhenti mendadak, menyebabkan jalur tidak lagi steril untuk dilalui kereta lain.

Tabrakan Tak Yang Terhindarkan

Dalam waktu yang hampir bersamaan, KA Argo Bromo Anggrek melaju dari arah belakang. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, masinis diduga tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan pengereman secara maksimal.

Akibatnya, tabrakan keras terjadi dan menghantam bagian belakang KRL, menyebabkan sejumlah gerbong ringsek, terutama di bagian belakang yang dipenuhi penumpang wanita.

Proses Evakuasi di Lokasi

Tim gabungan dari PT Kereta Api Indonesia (KAI), Basarnas, dan aparat kepolisian langsung bergerak melakukan evakuasi.

Kondisi gerbong yang hancur membuat proses penyelamatan menjadi sulit, sehingga petugas harus menggunakan alat khusus untuk memotong badan kereta demi menyelamatkan korban yang terjebak.

Evakuasi berlangsung dramatis karena hingga tengah malam tadi masih ada 7 korban yag terjepit di dalam gerbong. Tim medis juga datang saat evakuasi.

Presiden Menjenguk Korban

Tepat pukul 09.00 WIB Presiden Prabowo Subianto mengunjungi para korban di RSUD Kota Bekasi didampingi Dirut KAI. “Investigasi segera akan dilakukan. Pemerintah daerah Bekasi sudah mengajukan flyover di lintasan Kereta Api dan sudah disetujui pembuatannya”, ujarnya.

Kini 54 korban masih dirawat di RSUD Bekasi dan ditangani dengan baik, sementara lainnya sudah dipulangkan.

Penyelidikan dan Dampak Operasional

Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada rangkaian kejadian di perlintasan sebidang yang menyebabkan KRL berhenti di jalur aktif, ditambah keterbatasan waktu pengereman dari kereta yang datang dari belakang.

Insiden ini juga berdampak pada operasional perjalanan kereta api di lintas Bekasi dan sekitarnya, dengan sejumlah perjalanan mengalami keterlambatan dan pengalihan jalur. PT KAI menginformasikan 27 perjalan jauh dibatalkan.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa perlintasan sebidang masih menyimpan risiko besar jika tidak dipatuhi dengan disiplin. Satu kelalaian kecil bisa berujung pada tragedi yang tak terbayangkan.

Semoga kejadian ini menjadi yang terakhir. Kesadaran, kewaspadaan, dan kepatuhan terhadap aturan di perlintasan rel harus benar-benar menjadi perhatian bersama, agar perjalanan yang seharusnya membawa pulang, tidak justru berubah menjadi kabar duka.

Baca Artikel Lainnya

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Latihan Gabungan TNI, Libatkan 20 Kapal Perang dan Jet Tempur F-16

Pemuja.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar latihan gabungan berskala besar di perairan Karimunjawa pada Kamis (23/4/2026). Latihan ini melibatkan kekuatan militer lintas...

Bertambah Lagi, Prajurit Indonesia Gugur di Lebanon

Pemuja.com – Masih teringat tiga prajurit TNI yang tergabung dalam United Nations Interim Force in Lebanon yang lebih dulu gugur. Mereka telah dikebumikan...

Related Articles

Erupsi Gunung Dukono di Maluku Utara Tewaskan 3 Pendaki

Pemuja.com – Erupsi Gunung Dukono menelan korban jiwa setelah tiga pendaki dilaporkan...

Trump Tolak Proposal Damai Iran, Harga Minyak Mentah Melonjak

Pemuja.com – Harga minyak mentah dunia melonjak tajam pada perdagangan awal pekan...

Markas Judi Online Internasional Digerebek di Jakarta Barat, 321 WNA Diamankan

Pemuja.com – Sebuah gedung di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, ternyata menjadi...

Waspada Hantavirus, Dunia Soroti Dugaan Mutasi Virus di Kapal Pesiar

Pemuja.com – Dunia internasional tengah menyoroti wabah hantavirus yang muncul di kapal...