Home Berita Guru Keluhkan MBG Ganggu Pembelajaran “Ngadu Ke Siapa?”
BeritaNasional

Guru Keluhkan MBG Ganggu Pembelajaran “Ngadu Ke Siapa?”

Share
Share

Pemuja.com – Seorang guru mengeluhkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mereka menilai program tersebut mulai mengganggu kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah.

Selain mengurangi waktu belajar efektif, guru juga mengaku mendapat tugas tambahan selama distribusi makanan. Kondisi itu dinilai membuat fokus mereka terhadap proses pembelajaran berkurang.

Jam Belajar Efektif Jadi Berkurang

Keluhan tersebut disampaikan dalam sidang uji materi Undang-Undang APBN 2026 dan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) di Mahkamah Konstitusi (MK).

Perwakilan guru menyebut pelaksanaan MBG masih menghadapi berbagai kendala teknis. Kendala tersebut berdampak langsung pada kegiatan belajar siswa di sekolah.

Kepala Bidang Advokasi Guru Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G), Iman Zanatul Haeri, mengatakan pembagian makanan sering berlangsung saat jam pelajaran.

Akibatnya, waktu belajar siswa menjadi berkurang. Guru pun harus menghentikan kegiatan belajar untuk membantu proses distribusi makanan.

Menurut Iman, guru tidak hanya mengajar. Mereka juga harus menghitung paket makanan yang datang, mengawasi pembagian, serta mengumpulkan kembali wadah makanan setelah digunakan. Kegiatan tambahan itu menyita waktu yang seharusnya digunakan untuk proses pembelajaran.

Beban Kerja Guru Meningkat

Guru juga mengeluhkan bertambahnya beban kerja akibat program tersebut. Mereka harus memastikan distribusi makanan berjalan lancar setiap hari. Guru juga kerap diminta membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul saat pembagian makanan.

P2G menilai kondisi ini tidak sejalan dengan tugas utama guru sebagai pendidik.

Karena itu, organisasi tersebut meminta pemerintah mengevaluasi mekanisme pelaksanaan MBG. Tujuannya agar guru dapat kembali fokus pada kegiatan belajar mengajar.

Kesulitan Menyampaikan Keluhan

Selain persoalan teknis, guru juga mengaku kesulitan mencari saluran pengaduan. Iman mengatakan banyak guru bingung harus melapor kepada siapa ketika menemukan masalah dalam pelaksanaan MBG.

Ada fakta menarik yang disampaikan Iman, “Kami mau melapor ke Polisi, Polisi punya Dapur SPPG. Kami mau melapor ke Tentara Nasional Indonesia, Tentara punya Dapur SPPG. Kami mau melapor ke DPR RI, anggota DPR banyak yang punya Dapur SPPG. Kepada konstitusilah kami berharap!”, keluhnya.

Pendapatan Guru Honorer Terdampak

Keluhan lain datang dari guru honorer dan guru PPPK paruh waktu.Sebagian dari mereka sebelumnya memperoleh penghasilan tambahan dari kantin sekolah. Namun, aktivitas kantin kini menurun sejak program MBG berjalan.

Penurunan pembeli berdampak pada pendapatan mereka. Kondisi tersebut menambah kekhawatiran sejumlah guru yang bergantung pada usaha sampingan di lingkungan sekolah.

Program Dinilai Perlu Evaluasi

Meski menyampaikan kritik, para guru menegaskan tidak menolak tujuan Program MBG. Mereka mendukung upaya pemerintah meningkatkan gizi anak-anak Indonesia. Namun, pelaksanaan program dinilai masih perlu perbaikan.

Guru berharap distribusi makanan dapat ditangani petugas khusus. Dengan demikian, tenaga pendidik dapat tetap fokus menjalankan tugas utama mereka di kelas.

Pemerintah juga diharapkan melakukan evaluasi menyeluruh. Langkah tersebut penting agar manfaat MBG tetap tercapai tanpa mengganggu proses pendidikan di sekolah.

Baca Artikel Lainnya

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Don't Miss

Ricuh di Prancis, Massa Bakar Balai Kota dan Jarah Toko

Pemuja.com – Kerusuhan melanda sejumlah wilayah di Prancis setelah demonstrasi berujung aksi kekerasan. Massa membakar bangunan pemerintah, merusak fasilitas umum, hingga menjarah sejumlah...

Selamat Ulang Tahun ke-75 Pak Prabowo, Kado Pahit Menanti

Pemuja.com – Presiden Prabowo Subianto hari ini genap berusia 75 tahun. Lahir di Jakarta pada 17 Oktober 1951, Prabowo telah melewati perjalanan panjang...

Related Articles

Prabowo Pecat Listyo Sigit dari Kepala Staf Kepresidenan

Pemuja.com – Presiden Prabowo Subianto resmi memberhentikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari...

Penyadapan Prabowo, LSP & 2 Jenderal Polri Jadi Tersangka

Pemuja.com – Kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto menjadi sorotan...

Korut Dituduh Bobol Binance Rp114 Triliun, Adik Kim Jong-un Murka

Pemuja.com – Kim Yo-jong, adik perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, mengecam...

Gerindra Bahas Polemik Ijazah Gibran, Ikut Memakzulkan?

Pemuja.com – Partai Gerindra akan menentukan sikap terkait polemik keabsahan dokumen pendidikan...