Pemuja.com – Sesuai prediksi, itulah hasil dari perempat final Piala Dunia 2026 semalam. Setelah Prancis lebih dulu memastikan tempat di semifinal, kini giliran Spanyol yang melangkah ke empat besar usai mengalahkan Belgia dengan skor 2-1.
La Furia Roja kembali menunjukkan permainan yang rapi dan sabar. Mereka menguasai jalannya pertandingan, memanfaatkan peluang dengan baik, lalu mampu menjaga keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.
Belgia sebenarnya sempat memberikan perlawanan sengit, terutama pada babak pertama. Namun memasuki babak kedua, permainan Setan Merah mulai menurun. Faktor kelelahan tampaknya mulai terlihat. Kevin De Bruyne dan kiper Thibaut Courtois bahkan harus ditarik keluar pada pertengahan babak kedua.
Pergantian dua pemain penting itu membuat ritme permainan Belgia berubah dan Spanyol semakin leluasa mengontrol pertandingan hingga akhirnya mengamankan kemenangan. Kemenangan itu sekaligus memastikan semifinal pertama akan mempertemukan dua raksasa Eropa, yakni Prancis melawan Spanyol.
Kini perhatian beralih ke dua pertandingan terakhir perempat final yang akan digelar Minggu dini hari WIB. Norwegia akan menghadapi Inggris, sedangkan juara bertahan Argentina ditantang Swiss. Dua laga ini akan menentukan siapa yang melengkapi empat tim terbaik Piala Dunia 2026.
Norwegia vs Inggris
04.00 WIB – Stadion Miami (Miami)

Battle of The Crown akan tersaji di laga pertama besok mempertemukan Norwegia vs Inggris.
Norwegia menjadi salah satu kejutan terbesar di Piala Dunia 2026. The Vikings melaju ke delapan besar setelah mengalahkan Pantai Gading 2-1 di babak 32 besar, kemudian membuat kejutan dengan menyingkirkan Brasil dengan skor yang sama 2-1 pada babak 16 besar. Hasil itu membuktikan Norwegia bukan lagi sekadar tim kuda hitam.
Kekuatan Norwegia ada pada permainan yang disiplin dan serangan balik cepat. Saat bertahan mereka cukup rapat, tetapi begitu merebut bola, transisi menyerang berjalan sangat cepat. Erling Haaland menjadi ujung tombak yang paling berbahaya. Striker Manchester City itu sulit dihentikan ketika mendapat ruang di depan gawang. Brasil merasakannya setelah gawangnya dijebol 2 kali oleh Haaland.
Selain Haaland, Martin Odegaard menjadi otak permainan Norwegia. Gelandang Arsenal itu berperan mengatur tempo sekaligus mengirim umpan-umpan matang ke lini depan. Jika Odegaard bermain lepas, peluang Haaland mencetak gol akan semakin besar.
Di kubu lawan, Inggris datang sebagai salah satu favorit juara. The Three Lions lolos ke perempat final setelah mengalahkan RD Kongo 2-1 di babak 32 besar, lalu menundukkan tuan rumah Meksiko 3-2 pada babak 16 besar.
Harry Kane masih menjadi andalan di lini depan dengan naluri gol yang tajam. Sementara Jude Bellingham menjadi motor permainan di lini tengah lewat kemampuan membawa bola dan membuka ruang. Dari sektor sayap, Bukayo Saka dan M arcus Rashfordsiap memberi ancaman melalui kecepatan dan kemampuan menusuk ke kotak penalti.
Laga ini diperkirakan berlangsung terbuka. Norwegia kemungkinan akan lebih banyak mengandalkan serangan balik melalui Haaland, sedangkan Inggris akan mencoba menguasai bola dan menekan sejak menit awal. Jika lini belakang Inggris mampu meredam Haaland, peluang mereka menuju semifinal akan semakin besar.
Prediksi skor: Norwegia 1-2 Inggris.
Argentina vs Swiss
08.00 WIB – Stadion Kansas City (Kansas City)

Di atas kertas, Argentina masih menjadi favorit untuk melaju ke semifinal. Albiceleste tampil sangat konsisten sejak fase gugur. Mereka mengalahkan Tanjung Verde dengan skor 3-2 di babak 32 besar, lalu menundukkan Mesir dengan epic comeback 3-2 pada babak 16 besar, walaupun banyak protes dari kubu pendukung Mesir.
Dalam dua pertandingan itu, Argentina terkesan mendapat perlawanan sengit dan bersusah payah mendapat kemenangan. Namun sampai saat ini keberuntungan masih menaungi tim asuhan Lionel Scaloni.
Langkah Argentina menuju semifinal pun tidak lepas dari sorotan. Sejumlah keputusan wasit dan VAR yang terkesan menguntungkan Albiceleste menjadi bahan perdebatan di kalangan penggemar sepak bola. Selain itu, perjalanan Argentina juga dinilai relatif lebih ringan karena hingga babak perempat final mereka belum bertemu tim yang berada di 10 besar peringkat FIFA.
Lionel Messi tetap menjadi pusat permainan Argentina meski usianya tidak lagi muda. Kapten Albiceleste itu masih mampu mengatur tempo, menciptakan peluang bagi rekan-rekannya bahkan mencetak gol sendiri. Di lini depan ada Julian Alvarez yang semakin tajam, sementara Enzo Fernandez dan Alexis Mac Allister menjaga keseimbangan permainan di lini tengah.
Swiss juga bukan lawan yang mudah. Tim berjuluk Nati melaju ke delapan besar setelah mengalahkan Aljazair 2-0 di babak 32 besar, lalu menyingkirkan Kolombia lewat adu pinalti di babak 16 besar. Permainan disiplin dan organisasi pertahanan yang rapi kembali menjadi kekuatan utama mereka.
Granit Xhaka tetap menjadi pemimpin di lini tengah dengan pengalaman dan kemampuan mengatur ritme permainan. Sementara Breel Embolo menjadi andalan di lini depan berkat kekuatan fisik dan penyelesaian akhirnya. Jika Swiss mampu menjaga pertahanan tetap rapat, mereka bisa membuat Argentina kesulitan.
Argentina diperkirakan tetap lebih dominan dalam penguasaan bola. Sebaliknya, Swiss kemungkinan akan menunggu kesempatan lewat serangan balik cepat. Gol pertama diprediksi akan sangat menentukan jalannya pertandingan.
Prediksi skor: Argentina 2-0 Swiss.
Dua Tiket Semifinal Masih Diperebutkan
Prancis dan Spanyol sudah memastikan akan bertarung di semifinal Piala Dunia 2026. Kini tinggal dua tiket tersisa yang akan diperebutkan Norwegia, Inggris, Argentina, dan Swiss.
Apakah semifinal nanti akan diisi empat tim unggulan sesuai prediksi, atau justru Norwegia dan Swiss kembali membuat kejutan? Jawabannya akan ditentukan Minggu dini hari dalam dua laga yang diprediksi berlangsung sengit hingga peluit akhir.
Leave a comment