Pemuja.com – Awal Oktober penuh kejutan. Tak ada hujan, tak ada angin tiba-tiba Reshuffle kabinet kembali terjadi.
Presiden Prabowo Subianto merombak sejumlah posisi penting pemerintahan pada Kamis, 1 Oktober 2026.
Pelantikan digelar di Istana Negara, Jakarta siang ini. Total ada 18 pejabat yang dilantik.
Perubahan kali ini tidak hanya menyentuh kursi menteri. Posisi Kapolri, Kepala Staf Kepresidenan, wakil menteri, hingga sejumlah pimpinan lembaga juga ikut berubah.

Suyudi Jadi Kapolri Baru, Listyo Sigit Naik ke KSP
Pergantian pucuk pimpinan Polri berlangsung cepat. Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi meninggalkan jabatan Kapolri dan mendapat tugas baru sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP).
Posisi Kapolri kini ditempati Komjen Pol Suyudi Ario Seto. Sebelumnya, Suyudi menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional.
Menariknya, pada pagi hari Listyo Sigit masih mendampingi Presiden Prabowo dalam upacara Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya. Di hari yang sama, DPR memproses persetujuan Suyudi sebagai Kapolri baru.
Komisi III DPR menyetujui Suyudi secara aklamasi. Persetujuan itu kemudian dibawa ke rapat paripurna sebelum akhirnya Suyudi dilantik sebagai Kapolri. Sementara posisi Wakapolri dipegang Komjen Wahyu Hadiningrat.
Sementara itu, Listyo menggantikan Jenderal TNI Dudung Abdurachman sebagai KSP. Perpindahan ini membuat mantan Kapolri tersebut kini masuk ke lingkungan Istana untuk membantu mengawal agenda pemerintahan Presiden Prabowo.

Dudung Geser Jadi Menko Polkam
Perubahan posisi juga terjadi pada Dudung.
Jenderal TNI Dudung Abdurachman kini dipercaya menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.
Ia menggantikan Djamari Chaniago.
Pergantian ini membuat Dudung berpindah dari posisi KSP ke kursi menteri koordinator.
Sugiono Naik Jadi Menko PMK
Perubahan berikutnya terjadi di Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
Sugiono yang sebelumnya menjabat Menteri Luar Negeri kini dipercaya menjadi Menko PMK.
Posisi Menlu kemudian diberikan kepada Arrmanatha Nasir.
Arrmanatha sebelumnya merupakan Wakil Menteri Luar Negeri. Kini ia dipercaya memimpin Kementerian Luar Negeri.
Sarmuji Masuk Kabinet
Kursi Menteri Perindustrian juga berganti, Agus Gumiwang Kartasasmita digantikan oleh M Sarmuji.
Sarmuji kini mendapat tanggung jawab mengawal sektor perindustrian dalam pemerintahan Prabowo.
Sementara itu, perubahan juga terjadi pada posisi Wakil Menteri. Drajad Hari Wibowo dilantik sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
Bahlil Dapat Tugas Baru
Bahlil Lahadalia juga mendapat posisi baru. Ia dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.
Perubahan ini membuat Bahlil mendapat tanggung jawab besar dalam agenda hilirisasi dan sektor energi.
Selain para menteri, sejumlah wakil menteri juga dilantik.
Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman menjadi Wakil Menteri Keuangan. Muhammad Saleh Mustafa menjadi Wakil Menteri Pertanian. Sementara Irwan Meilano dilantik sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan.
Sejumlah Lembaga Ikut Berubah
Reshuffle kali ini juga menyentuh sejumlah lembaga negara.
Dedi Prasetyo dilantik sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional.
Aryanto Wibowo menjadi Wakil Kepala BPKP.
Fadil Imran mendapat posisi sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.
Yang menarik, di tengah Ombudsman yang sedang ramai dengan kegiatan sidak ke sejumlah lapas, pimpinan lembaga itu juga ikut berganti.
Nuzran Joher kini dilantik sebagai Ketua Ombudsman. Sementara Radian Syam dipercaya sebagai anggota.
Reshuffle Ketujuh Prabowo
Perubahan pada 1 Oktober ini menjadi reshuffle ketujuh pada era pemerintahan Prabowo.
Pergantian tersebut mencakup posisi strategis. Mulai dari menteri koordinator, menteri, wakil menteri, KSP, Kapolri, Wakapolri, hingga pimpinan sejumlah lembaga.
Kini para pejabat baru mulai menghadapi tugas masing-masing.
Tentu rakyat akan melihat dan berharap semoga perubahan ini berdampak baik pada kinerja pemerintahan.
Baca Artikel Lainnya :
- Awal Oktober Penuh Kejutan, Prabowo Rombak Sejumlah Posisi Strategis
- Pergantian Kapolri Super Cepat, Listyo Sigit Akhirnya Lengser
- Bukan Cuma Soal Perolehan Medali, Ketimpangan Asian Games Perlu Dievaluasi
- DPR Terima Surpres Pergantian Kapolri, Siap Uji Kelayakan
- Usai Disidak DPR, Klaster Mewah Lapas Cibinong Dibongkar
Leave a comment