Home Berita Harga Beras Naik di Sejumlah Daerah, Mentan Tegaskan Stok Beras Justru Surplus
BeritaEkonomiNasional

Harga Beras Naik di Sejumlah Daerah, Mentan Tegaskan Stok Beras Justru Surplus

Share
Naik Lagi
Naik Lagi
Share

Pemuja.com – Tanpa tanda-tanda penurunan, harga beras di sejumlah daerah di Indonesia justru kembali merangkak naik pada Juni 2026. Kondisi ini mulai membuat masyarakat resah, terutama kalangan menengah ke bawah yang harus menghadapi pengeluaran kebutuhan pokok yang semakin berat.

Kenaikan harga beras terjadi di banyak wilayah. Badan Pusat Statistik (BPS) bahkan mencatat sebanyak 111 kabupaten dan kota mengalami lonjakan harga beras dalam beberapa pekan terakhir. Rata-rata harga beras nasional kini sudah menyentuh Rp15.325 per kilogram.

Di sejumlah pasar tradisional, warga mulai mengeluhkan harga beras yang terus bergerak naik sementara kebutuhan rumah tangga lainnya juga ikut meningkat.

Stok Menipis, Harga Beras Mulai Naik

Kenaikan harga beras baik medium maupun premium disebut dipicu stok yang mulai menipis di sejumlah daerah. Di beberapa wilayah, musim panen belum tiba sehingga pasokan beras di pasar berkurang.

Kondisi itu membuat harga di tingkat distributor hingga pedagang eceran ikut naik. Bahkan di beberapa daerah, kenaikan harga beras mulai memicu tekanan inflasi pangan.

Tak hanya di tingkat eceran, kenaikan harga juga terjadi di rantai distribusi lainnya. Harga beras di tingkat grosir hingga penggilingan juga ikut mengalami kenaikan dalam beberapa pekan terakhir.

Bantahan Menteri Pertanian

Di tengah naiknya harga beras di sejumlah daerah, Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman membantah Indonesia mengalami kekurangan stok beras.

Ia menegaskan stok beras nasional saat ini justru dalam kondisi surplus dan menjadi salah satu yang tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. Pemerintah bahkan mengklaim cadangan beras nasional sudah menembus 5,3 juta ton.

Amran menyebut produksi beras nasional saat ini sangat mencukupi sehingga pemerintah tidak memiliki rencana melakukan impor beras hingga 2026.

Ia juga memperingatkan para pedagang maupun pelaku distribusi agar tidak memainkan harga di tengah stok yang melimpah.

Menurutnya, pemerintah tidak akan mentolerir praktik penahanan stok atau permainan harga yang dapat merugikan masyarakat. Ia bahkan menegaskan izin pelaku usaha dapat dicabut jika terbukti sengaja mempermainkan harga pangan di pasaran.

Masyarakat Mulai Tertekan

Meski pemerintah memastikan stok aman, masyarakat di sejumlah daerah masih merasakan dampak kenaikan harga beras secara langsung. Banyak warga kini mulai mengurangi pengeluaran lain demi memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari.

Pedagang di pasar tradisional juga mengaku pembeli mulai membeli beras dalam jumlah lebih sedikit dibanding biasanya. Kondisi ini membuat kekhawatiran masyarakat semakin meningkat jika harga belum juga stabil dalam waktu dekat.

Pemerintah sendiri kini didorong untuk memastikan distribusi beras berjalan lancar agar stok yang diklaim melimpah benar-benar dapat dirasakan masyarakat hingga ke tingkat pasar tradisional.

Dilema Berat Bagi Masyarakat

Di tengah kenaikan harga yang terus terjadi, masyarakat kini berada dalam posisi yang sulit. Beras bukan sekadar kebutuhan tambahan, melainkan makanan pokok utama yang hampir selalu harus tersedia di setiap rumah.

Berbeda dengan kebutuhan lain yang masih bisa dikurangi atau ditunda, beras tetap harus dibeli meski harga terus naik. Kondisi ini membuat banyak keluarga terpaksa mengatur ulang pengeluaran harian mereka agar dapur tetap bisa mengebul.

Tak sedikit masyarakat kini berharap harga beras segera stabil, sebab jika kenaikan terus berlangsung, tekanan ekonomi rumah tangga dikhawatirkan akan semakin besar dalam beberapa bulan ke depan.

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Viral Pernyataan Mendes Soal Alfamart dan Indomaret Demi Koperasi Desa

Pemuja.com – Kemunculan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebelumnya sudah lebih dulu menghebohkan publik. Program ini ramai dibahas setelah muncul pengadaan kendaraan...

Tiga Kali ke Prancis Dalam Lima Bulan, Hubungan Indonesia-Prancis Makin Mesra

Pemuja.com – Di tengah situasi negara dan dunia yang masih dipenuhi ketidakpastian ekonomi dan geopolitik, Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perjalanan ke luar...

Related Articles

Wacana Kenaikan Tarif Transjabodetabek Tuai Kekhawatiran Komuter

Pemuja.com – Kabar yang mulai membuat khawatir para pekerja komuter muncul dari...

Presiden Prabowo Pergi ke Lampung, Resmikan RSUD Baru

Pemuja.com – Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Lampung pada...

Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Naik Hampir Rp4.000

Pemuja.com – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi Pertamina kembali menjadi...

KPK Jelaskan Nama Raffi Ahmad Disebut dalam Kasus Bea Cukai

Pemuja.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan kemunculan nama Raffi Ahmad dalam...