Home Berita Iran Ancam AS dengan Rudal Baru, Konflik Makin Memanas
BeritaInternasional

Iran Ancam AS dengan Rudal Baru, Konflik Makin Memanas

Share
Share

Pemuja.com – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat. Iran memperingatkan akan melancarkan serangan dengan kemampuan rudal baru jika Washington terus melakukan tekanan militer dan ekonomi terhadap Teheran.

Ancaman tersebut disampaikan pejabat senior Iran di tengah meningkatnya konflik di kawasan Teluk. Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, menegaskan negaranya memiliki kemampuan untuk merespons ancaman sebelum serangan benar-benar dilakukan.

Iran Siapkan Rudal dengan Kemampuan Baru

Iran dalam beberapa hari terakhir semakin terbuka menunjukkan kemampuan militernya. Salah satu rudal yang menjadi sorotan adalah Qassem Basir, rudal balistik berbahan bakar padat yang diklaim memiliki peningkatan jangkauan dan akurasi.

Rudal tersebut sebelumnya diperkenalkan Iran dengan jangkauan sedikitnya 1.200 kilometer serta membawa hulu ledak sekitar 500 kilogram. Teheran menyebut pengembangan senjata tersebut sebagai bagian dari perubahan strategi pertahanannya.

Rezaei juga mengklaim kemampuan rudal Iran telah diuji terhadap kapal perang Amerika Serikat. Namun, laporan AP menyebut belum dapat dipastikan apakah rudal yang diuji tersebut merupakan Qassem Basir.

Rudal Baru Iran
Baca Juga : Dulu Berprestasi, Kini Berjuang Pulih: Kisah Febiola Korban Dugaan Keracunan MBG

Iran Serang Kapal Perang AS Dengan Rudal

Ancaman terbaru Iran muncul setelah pasukan Iran meluncurkan rudal balistik ke arah kapal perang AS di kawasan tersebut.

Menurut laporan Reuters, Iran menargetkan kapal perang Angkatan Laut AS sebanyak dua kali dalam beberapa hari terakhir. Kapal-kapal AS dilaporkan berhasil menghindari serangan tersebut.

Amerika Serikat kemudian merespons dengan menyerang kapal tanker minyak Iran. CENTCOM menyatakan lima kapal tanker minyak Iran dihancurkan pada 8 September setelah serangan rudal terhadap kapal perang AS.

Konflik Meluas ke Kawasan Teluk

Situasi semakin rumit setelah Iran mengancam akan membatasi lalu lintas kapal di sekitar Selat Hormuz. Teheran menyatakan akan membuat zona eksklusi maritim sebagai respons terhadap tekanan ekonomi dan blokade yang dilakukan Amerika Serikat.

Iran juga mengancam kapal tanker yang berada di pelabuhan Kuwait dan Bahrain. Pada saat yang sama, kelompok Houthi yang didukung Iran melancarkan serangan menggunakan rudal dan drone ke sejumlah wilayah di Arab Saudi.

Serangan tersebut menyebabkan puluhan orang terluka dan memicu kebakaran di sejumlah fasilitas energi Saudi.

Risiko Krisis Energi Global

Meningkatnya konflik di sekitar Selat Hormuz menjadi perhatian dunia karena kawasan tersebut merupakan jalur penting bagi perdagangan energi global.

Reuters melaporkan harga minyak kembali naik setelah serangkaian serangan terbaru. Gangguan terhadap jalur pelayaran berpotensi meningkatkan tekanan terhadap pasokan minyak dan gas dunia.

Dengan Iran terus mengembangkan kemampuan rudalnya dan Amerika Serikat meningkatkan tekanan militer serta ekonomi, risiko konflik yang lebih luas di Timur Tengah semakin besar.

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Don't Miss

43.863 Hotspot Karhutla Picu Kecelakaan Maut hingga Luar Negeri

Pemuja.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi persoalan serius di Indonesia. Selain merusak lingkungan, kebakaran juga menghasilkan kabut asap yang mengganggu...

5 Parpol Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran

Pemuja.com – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait persyaratan pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menuai beragam respons dari sejumlah partai politik. Sikap mereka...

Related Articles

Kasus Ijazah Jokowi Berlanjut, Pengacara Cecar Kehadiran Jokowi

Pemuja.com – Sidang kasus dugaan pencemaran nama baik terkait ijazah Presiden ke-7...

Bukan Cuma di Indonesia, Kini Singapura Usut Perusahaan Terkait Karhutla

Pemuja.com – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kini merambah...

Kalteng Jadi Provinsi dengan Kualitas Udara Terburuk di Indonesia

Pemuja.com – Kalimantan Tengah (Kalteng) menjadi provinsi dengan kualitas udara terburuk di...

IHSG Menguat di Akhir Pekan, Ancaman MSCI Masih Menghantui

Pemuja.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat pada perdagangan Jumat...