Pemuja.com – Pergantian pucuk pimpinan Polri berlangsung cepat. Hanya sehari setelah Surat Presiden (Surpres) diterima DPR, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto langsung menjalani uji kelayakan dan kepatutan.
Tak lama setelah itu, Komisi III DPR menyetujui Suyudi secara aklamasi sebagai calon Kapolri pengganti Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.
Proses tersebut kemudian langsung dibawa ke Rapat Paripurna DPR. Pada Kamis, 1 Oktober 2026, DPR akhirnya mengetuk palu untuk menyetujui Suyudi sebagai Kapolri baru.
Menariknya, proses pergantian itu berlangsung pada hari yang sama ketika Listyo Sigit masih menjalankan tugas sebagai Kapolri.

Listyo Masih Dampingi Prabowo
Pada pagi hari 1 Oktober, Listyo Sigit masih hadir dalam Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya.
Ia mendampingi Presiden Prabowo dan Gibran dalam rangkaian acara tersebut. Listyo bahkan masih berada di jajaran pejabat negara saat proses uji kelayakan Suyudi berlangsung di DPR.

Situasi ini membuat pergantian Kapolri terasa cukup mendadak.
Sehari sebelumnya, DPR baru menerima Surpres dari Presiden Prabowo. Surat bernomor R57/Pres/09/2026 itu berisi usulan pemberhentian Listyo Sigit dan pengangkatan Kapolri baru.
Namun hanya dalam hitungan jam, proses politik di DPR sudah selesai.
Listyo Sudah Lebih dari Lima Tahun Memimpin Polri
Listyo Sigit menjabat Kapolri sejak 27 Januari 2021.
Artinya, hingga pergantian pada Oktober 2026, ia telah memimpin Polri sekitar lima tahun delapan bulan.
Masa jabatan tersebut membuat Listyo menjadi salah satu Kapolri dengan masa kepemimpinan yang cukup panjang dalam beberapa periode terakhir.
Kini tongkat komando Polri beralih kepada Komjen Pol. Suyudi Ario Seto.
Siapa Suyudi Ario Seto?
Komisaris Jendral Polisi Suyudi bukan nama baru di lingkungan Polri.
Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994. Suyudi juga memiliki latar belakang kuat di bidang reserse dan penyidikan.
Sejumlah jabatan pernah diembannya. Di antaranya Kapolsek di wilayah Jakarta, Kapolres Majalengka, Kapolres Bogor, Kapolres Bogor Kota dan Kapolres Metro Jakarta Pusat.
Ia kemudian menduduki sejumlah posisi di Bareskrim Polri. Suyudi juga pernah menjadi Wakapolda Metro Jaya dan Kapolda Banten.
Pada 25 Agustus 2025, Suyudi dipercaya Presiden Prabowo menjadi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Pangkatnya kemudian naik menjadi Komisaris Jenderal Polisi.
Kini, setelah mendapat persetujuan DPR, Suyudi bersiap mengambil alih kepemimpinan Polri dengan berpangkat Jendral .
Pergantian ini menjadi babak baru bagi Korps Bhayangkara. Dari Listyo Sigit yang telah memimpin lebih dari lima tahun, kepada Suyudi Ario Seto yang datang dengan pengalaman panjang di bidang reserse, kewilayahan, hingga lembaga penegak hukum nasional.
Diharapkan pergantian ini juga menjadi momentum untuk mengembalikan kepercayaan rakyat kepada institusi kepolisian yang sempat tergerus. Sebab, kepercayaan publik menjadi modal penting agar Polri semakin dekat dengan masyarakat dan kembali mendapat dukungan dari rakyat.
Baca Artikel Lainnya :
- Awal Oktober Penuh Kejutan, Prabowo Rombak Sejumlah Posisi Strategis
- Pergantian Kapolri Super Cepat, Listyo Sigit Akhirnya Lengser
- Bukan Cuma Soal Perolehan Medali, Ketimpangan Asian Games Perlu Dievaluasi
- DPR Terima Surpres Pergantian Kapolri, Siap Uji Kelayakan
- Usai Disidak DPR, Klaster Mewah Lapas Cibinong Dibongkar
Leave a comment