Home Berita KPK Akan Memanggil sejumlah pihak Terkait Proyek WHOOSH
BeritaNasional

KPK Akan Memanggil sejumlah pihak Terkait Proyek WHOOSH

Share
Gedung KPK
Share

Pemuja.com – KPK mulai memanggil sejumlah pihak yang diduga mengetahui konstruksi perkara dugaan korupsi proyek kereta cepat WHOOSH.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menelusuri dugaan korupsi dalam proyek strategis nasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), yang kini dikenal dengan nama WHOOSH.

Proyek ini, yang digadang-gadang sebagai simbol kemajuan transportasi Indonesia, kini berada dalam sorotan tajam setelah muncul dugaan penyimpangan dalam pelaksanaannya.

KPK Mulai Lakukan Pemanggilan

KPK telah memulai proses pemanggilan terhadap sejumlah pihak yang diyakini memiliki informasi penting terkait proyek tersebut.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa pemanggilan ini merupakan bagian dari tahap awal penyelidikan.

Ia menegaskan bahwa pihak-pihak yang dipanggil adalah mereka yang diduga mengetahui secara langsung atau tidak langsung detail teknis, administratif, maupun keuangan proyek WHOOSH.

Meski belum merinci siapa saja yang telah dipanggil, Budi menekankan bahwa setiap informasi yang diberikan akan sangat membantu proses penyelidikan.

Ia juga mengimbau agar semua pihak yang diundang bersikap kooperatif dan terbuka dalam memberikan keterangan.

Skema Pembiayaan Proyek Yang Diubah

Salah satu sorotan utama dalam penyelidikan ini adalah perubahan skema pembiayaan proyek. Awalnya, proyek KCJB dirancang sebagai kerja sama bisnis-ke-bisnis (B2B) antara Indonesia dan China.

Namun, dalam perjalanannya, skema tersebut berubah dan melibatkan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Perubahan ini memunculkan pertanyaan besar mengenai transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran, serta potensi konflik kepentingan di antara para pemangku kebijakan.

Mahfud MD : Biarkan KPK Beraksi

Mahfud MD, mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, turut angkat bicara. Ia menegaskan bahwa secara hukum, KPK memiliki kewenangan penuh untuk memanggil siapa pun yang dianggap relevan dengan perkara, termasuk mantan presiden sekalipun.

Pernyataan ini memperkuat posisi mereka dalam menggali informasi tanpa batasan jabatan atau status sosial.

Meski penyelidikan masih dalam tahap awal, publik menaruh harapan besar agar KPK dapat mengungkap fakta-fakta penting di balik proyek WHOOSH.

Dengan nilai investasi yang sangat besar dan dampak jangka panjang terhadap masyarakat, transparansi dan penegakan hukum menjadi kunci agar proyek ini tidak berubah menjadi beban negara.

KPK sendiri menyatakan akan terus bekerja secara profesional dan independen dalam menuntaskan kasus ini

Baca Artikel Lainnya

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Demo 27 Agustus Terasa Seperti Drama Korea, Apakah Murni Gerakan Masyarakat?

Pemuja.com – Aksi demo 27 Agustus menyisakan kabar yang menghebohkan. Di tengah ramainya aksi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di depan Gedung DPR...

Dulu Berprestasi, Kini Berjuang Pulih: Kisah Febiola Korban Dugaan Keracunan MBG

Pemuja.com – Tidak terbayangkan bagi seorang siswi berusia 16 tahun, yang sebelumnya dikenal berprestasi dan aktif di sekolah, harus menghadapi kondisi seperti yang...

Related Articles

Jasad Surakhman Kru Kapal Jurnalis Yang Hilang Ditemukan

Pemuja.com – Identitas jasad pria yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu, akhirnya...

Perang Rusia-Ukraina Memanas, Serangan Drone Makin Meluas

Pemuja.com – Perang Rusia dan Ukraina kembali memasuki fase panas. Serangan besar...

Update Galodo Solok, Satu Korban Tewas dan Potongan Kayu Beredar di Medsos

Pemuja.com – Kabar terbaru dari banjir bandang atau galodo yang menerjang Kabupaten...

Sidang Umum PBB 2026 Memanas, Diwarnai Aksi Walk Out

Pemuja.com – Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB yang digelar di New...