Pemuja.com – Majelis Umum PBB dengan suara lantang mengesahkan resolusi bersejarah yang menuntut Israel membuka sepenuhnya jalur bantuan kemanusiaan ke Gaza dan menghentikan serangan terhadap fasilitas PBB.
keputusan ini mrupakan tekanan global yang kian menguat, di tengah krisis kemanusiaan yang semakin mencekam dan menjerat jutaan warga sipil.
Resolusi PBB untuk Gaza
Majelis Umum PBB pada Jumat, 12 Desember 2025, secara resmi mengesahkan sebuah resolusi atau keputusan penting untuk Konflik Gaza.
PBB meresemikan Keputusan yang menuntut Israel untuk mengizinkan masuknya bantuan kemanusiaan tanpa batas ke Jalur Gaza.
Resolusi ini menyerukan penghentian serangan ke fasilitas PBB dan penegakan hukum internasional oleh Israel.
Isi dan Tujuan Resolusi
Resolusi tersebut menegaskan bahwa akses kemanusiaan harus dijamin sepenuhnya, termasuk bagi lembaga-lembaga seperti UNRWA dan organisasi bantuan lainnya yang beroperasi di wilayah konflik.
PBB menyatakan bahwa pembatasan bantuan oleh Israel telah memperburuk krisis pangan, air bersih, dan layanan medis di Gaza, yang kini menghadapi situasi kemanusiaan paling parah dalam dua dekade terakhir.

Dukungan dan Penolakan
Resolusi ini didukung oleh mayoritas negara anggota PBB, termasuk negara-negara dari Asia, Afrika, dan Amerika Latin.
Namun, beberapa negara seperti Amerika Serikat dan Israel menolak atau abstain dalam pemungutan suara, dengan alasan bahwa keamanan Israel dan kontrol terhadap distribusi bantuan harus tetap diperhatikan.
Meski demikian, suara mayoritas menunjukkan konsensus global bahwa tindakan Israel terhadap Gaza harus segera dikoreksi demi keselamatan warga sipil.
Reaksi Israel dan Komunitas Internasional
Pemerintah Israel menyatakan keberatan atas resolusi tersebut dan menuding bahwa PBB tidak mempertimbangkan ancaman keamanan dari kelompok bersenjata di Gaza.
Di sisi lain, organisasi kemanusiaan dan negara-negara pendukung resolusi menegaskan bahwa akses bantuan tidak boleh dikaitkan dengan pertimbangan militer, dan bahwa warga sipil harus dilindungi dari dampak konflik bersenjata.

Dampak dan Tindak Lanjut
Resolusi ini tidak bersifat mengikat secara hukum, namun memiliki dampak diplomatik dan moral yang signifikan.
PBB berharap putusan ini akan mendorong Israel untuk membuka jalur distribusi bantuan secara lebih luas dan aman.
Beberapa negara juga mulai mempertimbangkan sanksi atau tekanan ekonomi jika Israel tetap menolak implementasi putusan tersebut.
Keputusan Majelis Umum PBB ini menjadi tonggak penting dalam upaya internasional untuk meredakan krisis kemanusiaan di Gaza.
Meski tantangan implementasi masih besar, tekanan global terhadap Israel diperkirakan akan terus meningkat seiring memburuknya kondisi di Gaza.
Leave a comment