Pemuja.com – Industri hiburan global kembali diguncang manuver korporasi raksasa. Seperti yang telah diberitakan sebelumnya mengenai rencana Netflix mengakuisisi Warner Bros. Discovery akhir tahun lalu, saga akuisisi yang sempat digadang-gadang akan mengubah peta persaingan streaming kini berbalik arah.
Netflix sesungguhnya mempunyai waktu sebelum memutuskan akan menaikkan atau tidak tawaran akuisisi. Namun berita terbaru, Netflix memilih tidak menaikkan nilai tawaran dalam proses tersebut.
Apakah hal tersebut memastikan Netflix mundur dari persaingan?

Netflix Tegas Soal Harga
Keputusan ini muncul setelah dewan Warner Bros. Discovery menilai proposal dari Paramount Skydance lebih menarik secara finansial.
Alih-alih terlibat perang harga, manajemen Netflix mengambil posisi tegas untuk mempertahankan valuasi yang mereka anggap rasional.
Sikap ini membuat posisi Netflix dalam proses akuisisi melemah, sekaligus memberi ruang lebih besar bagi penawar pesaing.
Langkah tersebut juga menegaskan strategi disiplin finansial Netflix di tengah valuasi industri media yang masih bergejolak.
Potensi Break-Up Fee Fantastis
Meski tidak melanjutkan peningkatan tawaran, Netflix tidak sepenuhnya tanpa kompensasi.
Dalam skema perjanjian sebelumnya, perusahaan berpotensi menerima break-up fee sekitar US$2,8 miliar (sekitar Rp47 triliun) jika transaksi beralih ke pihak lain.
Nilai tersebut menjadi bantalan finansial atas proses yang tidak berlanjut sesuai rencana awal.

Jalan Paramount Skydance Makin Terbuka
Dengan sikap Netflix yang tidak menaikkan penawaran, peluang terbesar kini berada di kubu Paramount Skydance untuk melanjutkan proses akuisisi Warner Bros. Discovery.
Namun prosesnya belum sepenuhnya mulus. Kesepakatan masih harus melewati:
- persetujuan regulator
- uji kelayakan antimonopoli
- finalisasi struktur transaksi
Artinya, drama akuisisi raksasa ini masih belum benar-benar selesai.
Peta Persaingan Streaming Bisa Berubah
Jika akuisisi oleh Paramount Skydance benar-benar terwujud, dampaknya diperkirakan besar bagi industri:
- konsolidasi konten Hollywood
- perubahan strategi platform streaming
- potensi tekanan baru bagi pemain lama
Keputusan Netflix menahan harga juga dibaca sebagian analis sebagai langkah realistis di tengah persaingan yang makin mahal.
Yang jelas, perang konten global kini bukan hanya soal kreativitas, tetapi juga kekuatan neraca keuangan.
Dan bagi pelanggan Netflix di Indonesia, situasi ini berarti belum ada perubahan besar dalam waktu dekat. Harapan akan tambahan katalog dari Warner Bros. Discovery masih berada dalam wilayah spekulasi.
Tampaknya pelanggan Netflix di Tanah Air memang harus sedikit lebih bersabar menunggu kepastian langkah raksasa streaming tersebut.
Baca Artikel Lainnya :
- Gahar! Galaxy S26 Bawa Super Steady, Siap Tantang iPhone 17
- Netflix Tidak Naikkan Tawaran, Apakah Keluar dari Persaingan Warner Bros?
- Menkeu Purbaya “Blacklist” Penerima LPDP yang Hina Indonesia
- Prabowo Tiba di Abu Dhabi, Siap Perkuat Hubungan RI-UEA
- Yaqut Bela Pembagian Kuota Haji 50:50, KPK Langsung Bantah
Leave a comment