Home Berita Trump Tunda Serangan ke Iran Atas Permintaan Negara Arab
BeritaInternasional

Trump Tunda Serangan ke Iran Atas Permintaan Negara Arab

Share
Share

Pemuja.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump memutuskan menunda rencana serangan militer terhadap Iran yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada Selasa (19/5). Keputusan itu diambil setelah adanya permintaan langsung dari para pemimpin negara Teluk, termasuk Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab.

Trump menyampaikan bahwa Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, dan Presiden Uni Emirat Arab Mohamed bin Zayed Al Nahyan meminta Washington memberi kesempatan bagi jalur diplomasi dan negosiasi damai dengan Teheran.

Trump Klaim Negosiasi Sedang Berlangsung

Melalui platform Truth Social, Trump mengatakan pembicaraan serius sedang berlangsung dan diyakini dapat menghasilkan kesepakatan yang diterima oleh seluruh pihak di Timur Tengah. Ia menegaskan tujuan utama kesepakatan tersebut adalah memastikan Iran tidak memiliki senjata nuklir.

Trump juga menyebut dirinya telah menginstruksikan Menteri Pertahanan Pete Hegseth serta pejabat militer AS untuk menghentikan sementara operasi serangan yang telah direncanakan. Namun, militer Amerika tetap diminta siaga penuh jika diplomasi gagal mencapai hasil.

Ketegangan Timur Tengah Masih Tinggi

Penundaan serangan terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran dalam beberapa bulan terakhir.

Konflik tersebut memicu serangan balasan Iran ke sejumlah wilayah Teluk serta gangguan di Selat Hormuz yang berdampak pada pasar energi global.

Sejumlah negara Teluk disebut khawatir serangan baru terhadap Iran dapat memperluas konflik dan mengganggu stabilitas kawasan. Karena itu, mereka mendorong Washington untuk memberi ruang bagi proses negosiasi sebelum mengambil langkah militer lebih lanjut.

AS Tetap Ancam Serangan Besar

Meski menunda operasi, Trump menegaskan Amerika Serikat tetap siap melancarkan serangan skala besar kapan saja apabila Iran tidak menyetujui kesepakatan yang dianggap memadai oleh Washington dan sekutunya.

Pemerintah Iran hingga kini belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan terbaru Trump tersebut. Namun sejumlah laporan menyebut Teheran tengah menyiapkan proposal baru terkait pembatasan program nuklir demi meredakan ketegangan dengan Amerika Serikat.

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Pemerintah Beli Saham Ojol, Minta Potongan Aplikator Hanya 8%

Pemuja.com – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 diwarnai kebijakan besar pemerintah terhadap sektor ojek online (ojol). Presiden Prabowo Subianto menegaskan potongan...

Masuk Injury Time, Akhirnya DJP Geser Deadline SPT Badan hingga Akhir Mei

Pemuja.com – Di saat banyak wajib pajak berpacu dengan waktu di hari terakhir pelaporan, pemerintah akhirnya mengambil keputusan penting. Direktorat Jenderal Pajak (DJP)...

Related Articles

Noel: “Mending Korupsi Banyak Sekalian” Usai Dituntut 5 Tahun

Pemuja.com – Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer Gerungan atau Noel, menghadapi...

2 Remaja Tembaki Masjid di San Diego, 3 Orang Tewas

Pemuja.com – Dua remaja bersenjata menyerang Masjid Islamic Center San Diego di...

Dolar Meroket hingga Rp17.754, DPR Kritik Keras BI

Pemuja.com – Nilai tukar rupiah kembali terpuruk dan kini memasuki fase yang...

Deretan Mobil dan Motor Mewah Sitaan Negara Akan Dilelang Pekan Ini

Pemuja.com – Jejeran mobil sport dan motor mewah memenuhi area Badan Pemulihan...