Pemuja.com – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan bahwa puncak arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan terjadi dalam dua gelombang. Hal tersebut disampaikan dalam berbagai kesempatan saat pemerintah mempersiapkan kelancaran perjalanan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
AHY menjelaskan bahwa lonjakan pemudik tidak akan terjadi dalam satu waktu saja. Perbedaan jadwal libur kerja, cuti bersama, serta kebijakan fleksibilitas kerja diperkirakan membuat masyarakat melakukan perjalanan pada waktu yang berbeda.
AHY Sebut Dua Gelombang Puncak Mudik
Berdasarkan perkiraan pemerintah, puncak arus mudik pertama diprediksi terjadi pada 14–15 Maret 2026. Pada periode ini diperkirakan mulai terjadi lonjakan kendaraan dari wilayah Jakarta dan kota-kota besar menuju berbagai daerah tujuan mudik.
Sementara itu, puncak arus mudik kedua diperkirakan berlangsung pada 18–19 Maret 2026. Gelombang kedua ini kemungkinan dimanfaatkan masyarakat yang memilih melakukan perjalanan lebih dekat dengan hari raya.
AHY menyebutkan bahwa pola dua gelombang ini juga dipengaruhi oleh kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang disiapkan pemerintah pada pertengahan Maret untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas.

AHY : Puncak Arus Balik Juga Diprediksi Dua Kali
Selain arus mudik, pemerintah juga memprediksi puncak arus balik Lebaran akan terjadi dalam dua periode.
Perkiraan tersebut yaitu:
- 24–25 Maret 2026 (gelombang pertama arus balik)
- 28–29 Maret 2026 (gelombang kedua arus balik)
Pemerintah Siapkan Antisipasi
Untuk mengantisipasi lonjakan pemudik, pemerintah menyiapkan berbagai langkah seperti peningkatan kesiapan jalan nasional, pengawasan jalur tol utama, serta koordinasi dengan berbagai moda transportasi darat, laut, udara, dan kereta api.
Selain itu, pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu keberangkatan dengan baik agar tidak terjadi penumpukan kendaraan pada waktu yang sama.
Dengan adanya pembagian dua gelombang puncak mudik tersebut, diharapkan arus perjalanan masyarakat selama musim Lebaran 2026 dapat berjalan lebih lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh pemudik.
Leave a comment