Pemuja.com – Sebanyak 398 warga yang sebelumnya mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat paparan asap kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, dinyatakan telah pulih. Seluruh pasien juga telah kembali ke rumah masing-masing setelah menjalani penanganan medis.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, mengatakan total warga yang terdampak asap kebakaran mencapai 1.285 jiwa. Dari jumlah tersebut, 398 orang mengalami gejala ISPA dan seluruhnya kini telah sembuh.
“Yang terdampak itu ada sebanyak 1.285 jiwa. ISPA yang kami tangani sekitar 398 jiwa dan seluruhnya sudah pulih,” ujar Hendra, Kamis (16/7), seperti dikutip dari Antara.
Posko Kesehatan Keliling Masih Beroperasi
Meski seluruh pasien ISPA telah dinyatakan pulih, Pemerintah Kabupaten Tangerang belum menghentikan layanan kesehatan bagi warga sekitar. Dinkes masih mengoperasikan posko kesehatan keliling yang melibatkan tiga puskesmas, terutama Puskesmas Rajeg, untuk mengantisipasi munculnya keluhan baru.
Menurut Hendra, berdasarkan data terakhir yang dihimpun hingga Minggu lalu, tidak ditemukan lagi kasus ISPA baru akibat paparan asap kebakaran TPA Jatiwaringin.
“Layanan kesehatan tetap kami siagakan. Berdasarkan data terakhir, angka ISPA akibat asap sudah nol atau tidak ditemukan lagi,” katanya.

Penanganan Cepat Cegah Pneumonia
Dinkes Kabupaten Tangerang menyebut penanganan medis yang dilakukan sejak awal berhasil mencegah munculnya komplikasi penyakit yang lebih serius, seperti pneumonia atau radang paru-paru.
Hendra menjelaskan seluruh pasien memperoleh pengobatan sedini mungkin sehingga tidak ada yang mengalami kondisi berat hingga harus dirawat akibat radang paru.
Ia menegaskan, apabila pasien sampai mengalami pneumonia, maka penanganannya harus dilakukan di rumah sakit. Namun kondisi tersebut berhasil dihindari berkat respons cepat tim kesehatan.
Status Darurat Kebakaran Telah Dicabut
Sebelumnya, kebakaran hebat di TPA Jatiwaringin yang mulai terjadi pada akhir Juni 2026 sempat menyebabkan asap pekat menyelimuti permukiman warga. Pada awal kejadian, Dinkes mencatat sedikitnya 154 warga mengalami gejala ISPA, mayoritas merupakan balita dan ibu hamil. Seiring berjalannya waktu, jumlah warga yang membutuhkan penanganan meningkat hingga 398 orang.
Pemerintah Kabupaten Tangerang sendiri telah mengakhiri status kedaruratan kebakaran TPA Jatiwaringin pada 14 Juli 2026 setelah api berhasil dikendalikan sepenuhnya.
Sebelumnya, BNPB juga menyatakan kebakaran di area sekitar 15 hektare tersebut telah berhasil dipadamkan melalui operasi gabungan di darat dan udara
Baca Artikel Lainnya :
- 398 Warga Terpapar ISPA Dari Kebakaran TPA Jatiwaringin Telah Pulih
- AS Kembali Gempur Iran, 30 Warga Sipil dan 7 Tentara Tewas
- Siapa Penantang Spanyol di Partai Final, Apakah Inggris atau Argentina?
- Polda Metro Beri Dokumen untuk Status Tersangka Roy Suryo
- Jaksa Agung Surati Prabowo, Kuntadi Diusulkan Jadi Jampidsus
Leave a comment