Home Berita Pencarian KMP Virgo Diperpanjang 7 Hari, 71 Korban Masih Dicari
BeritaNasional

Pencarian KMP Virgo Diperpanjang 7 Hari, 71 Korban Masih Dicari

Share
Update Pencarian Korban
Update Pencarian Korban
Share

Pemuja.com – Pencarian korban KMP Virgo Transport 8 belum berakhir. Setelah berlangsung selama 14 hari, operasi SAR kembali diperpanjang selama tujuh hari terhitung tanggal 27 September 2026.

Keputusan ini diambil karena masih ada puluhan korban yang belum ditemukan. Tim SAR gabungan pun kembali memperkuat pencarian, terutama di sekitar badan kapal yang tenggelam di Laut Jawa.

Hingga Sabtu, 26 September 2026, sebanyak 172 orang telah ditemukan. Rinciannya, 108 orang selamat dan 64 orang meninggal dunia.

Sementara itu, masih ada 71 orang yang dalam pencarian dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes.

11 Korban Kembali Ditemukan

Pada pencarian hari ke-14, tim SAR kembali menemukan 11 korban.

Empat korban ditemukan melalui proses penyelaman di sekitar badan kapal. Sementara tujuh lainnya ditemukan di sejumlah wilayah perairan Kalimantan Tengah.

Penemuan ini membuat pencarian terhadap korban yang masih hilang terus menjadi perhatian utama tim gabungan.

Armada SAR Terus Diperkuat

Untuk mendukung pencarian, sejumlah kapal masih dikerahkan di lokasi operasi.

Dari unsur Kementerian Perhubungan, tiga Kapal Negara masih dilibatkan. Ketiganya adalah KN Grantin P.211, KN Kunyit dan KN Miang Besar.

Ketiga kapal tersebut bersinergi dengan KN SAR Pacitan, KN SAR Kamanjaya, KRI GNR 332, KRI Sultan Iskandar Muda serta unsur laut lainnya.

Ada pula pergantian armada dalam masa perpanjangan operasi. KN SAR Pacitan yang sebelumnya menjadi kapal tender di tengah Laut Jawa ditarik menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Posisinya kemudian disiapkan untuk digantikan KN SAR Purworejo yang baru tiba dari Tanjung Pinang. Pergantian ini dilakukan sebagai bagian dari penguatan operasi berikutnya.

Selain unsur kapal, dukungan udara juga dilakukan dengan mengerahkan helikopter Basarnas dan TNI AL. Sementara pencarian di badan kapal tetap menjadi salah satu fokus utama operasi.

Pencarian Diperpanjang Tujuh Hari

Basarnas memperpanjang operasi selama tujuh hari. Tim akan melakukan evaluasi setiap tiga hari untuk melihat perkembangan di lapangan dan menentukan langkah berikutnya.

Penyelaman juga masih menjadi bagian penting dalam operasi. Sebelumnya, penyelam Kopaska dan Dislambair TNI AL telah diterjunkan untuk menyisir bagian dalam kapal yang berada dalam kondisi terbalik.

Dengan masih adanya 71 korban yang belum ditemukan, pencarian akan terus dilakukan dengan mengerahkan seluruh unsur yang tersedia.

Jenazah Mulai Dipulangkan ke Keluarga

Di tengah proses pencarian, sejumlah korban meninggal dunia yang telah berhasil diidentifikasi mulai dipulangkan kepada keluarga.

Sebelumnya, hingga 22 September, dari 18 korban meninggal yang telah ditemukan, sembilan di antaranya sudah teridentifikasi dan diserahkan kepada keluarga.

Perkembangan terbaru juga menunjukkan proses pemulangan masih berlangsung.

Salah satunya jenazah Taruno Hidayat yang ditemukan pada 25 September. Setelah berhasil diidentifikasi, jenazah dipulangkan ke Madiun dan kemudian dimakamkan oleh keluarganya.

Namun, duka keluarga Taruno belum sepenuhnya berakhir. Adik kandungnya, Tihwin Nuryanto, masih termasuk dalam korban yang belum ditemukan dan hingga kini masih dicari tim SAR.

Semoga Semua Korban Segera Ditemukan

Perpanjangan operasi ini menjadi harapan bagi keluarga korban yang masih menunggu kepastian.

Semoga proses pencarian dapat segera berakhir dengan seluruh korban berhasil ditemukan dan diangkat, sehingga keluarga dapat memperoleh kepastian serta memberikan penghormatan terakhir kepada para korban.

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Reshuffle ke-6 Ganti Menkeu, Suahasil Nazara Geser Purbaya

Pemuja.com – Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih pada Senin (14/9/2026). Perubahan kali ini menjadi sorotan karena posisi Menteri Keuangan...

Perusahaan AI Mulai Injak Rem, Ada Kekhawatiran Teknologi Tak Terkendali

Pemuja.com – Perkembangan kecerdasan buatan atau AI terus bergerak sangat cepat. Kini, sejumlah perusahaan besar mulai meminta agar laju tersebut ditahan. CEO Anthropic...

Related Articles

Gelagapan! Kalapas Cibinong Dicecar DPR Soal Kondisi Lapas

Pemuja.com – Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Cibinong nonaktif Wisnu Hani Putranto...

Dirjenpas Minta Seluruh Kalapas Bongkar Bangunan Menyimpang

Pemuja.com – Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Mashudi...

Saatnya Bersih-Bersih! Kasus Lapas Cibinong Memasuki Babak Baru

Pemuja.com – Kelanjutan kasus sidak Lapas Cibinong kini memasuki babak baru. Seperti...

Netanyahu Berpidato, Puluhan Negara Walk Out Termasuk Indonesia

Pemuja.com – Ruang Sidang Umum PBB mendadak dipenuhi kursi kosong ketika Perdana...