Home Berita Kelalaian Sekolah SMA Mengisi PDSS: Ratusan Siswa Kecewa
BeritaNasionalPendidikan

Kelalaian Sekolah SMA Mengisi PDSS: Ratusan Siswa Kecewa

Share
Dampak Kelalaian Sekolah
Dampak Kelalaian Sekolah
Share

Pemuja.com – Baru-baru ini, terjadi polemik di berbagai sekolah SMA Negeri. Contohnya, SMAN 1 Mempawah, Kalimantan Barat, terkait kelalaian dalam mendaftar Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

Kelalaian ini berdampak serius, karena menyebabkan siswa-siswa berprestasi tidak bisa mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) untuk masuk perguruan tinggi negeri (PTN).

Dampak Kelalaian Sekolah

Kelalaian pihak sekolah dalam mengisi dan memfinalisasi data PDSS menyebabkan ratusan siswa di SMAN 1 Mempawah terancam gagal mengikuti SNBP. SNBP adalah jalur seleksi masuk PTN yang didasarkan pada prestasi akademik dan non-akademik siswa tanpa melalui tes. Data prestasi siswa yang diinput ke PDSS menjadi dasar penilaian dalam SNBP.

BACA JUGA : PERINGATAN DARURAT GARUDA HITAM DENGAN GERAKAN PENTOL: MENGGEMA DI MEDIA SOSIAL

Akibat kelalaian ini, lebih dari 113 siswa di SMAN 1 Mempawah tidak dapat mendaftar SNBP. Hal ini memicu kekecewaan dan kemarahan siswa serta orang tua, yang merasa masa depan anak-anak mereka terancam.

Aksi Protes Siswa

Kejadian ini memicu aksi protes dari siswa di SMAN 1 Mempawah. Ratusan siswa menggelar aksi protes di halaman sekolah, membawa spanduk yang menyuarakan kekecewaan mereka terhadap kelalaian guru dan pihak sekolah. Video-video aksi protes ini viral di media sosial, menunjukkan betapa seriusnya dampak kelalaian sekolah terhadap masa depan siswa.

Salah satu siswa, Muhammad Hafiz, menyampaikan bahwa mereka telah mempersiapkan diri sejak semester 1 hingga semester 5 untuk bisa lolos SNBP.

Namun semua usaha tersebut sia-sia karena kelalaian pihak sekolah.

Pihak sekolah berjanji akan membiayai bimbingan belajar bagi siswa agar bisa mempersiapkan diri untuk Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) atau ujian masuk PTN jalur tulis.

BACA JUGA : INVESTASI PROPERTI APA SAJA KEUNTUNGANNYA DAN PELUANGNYA

Cara Melihat Apakah Sekolah Sudah Mendaftar PDSS

Untuk memastikan apakah sekolah sudah mendaftar dan memfinalisasi PDSS, siswa dan orang tua dapat memantau perkembangan pengisian PDSS melalui Viewer Monitoring PDSS. Berikut adalah langkah-langkah untuk melihat status pendaftaran PDSS sekolah:

  1. Kunjungi situs SNPMB.
  2. Masuk ke menu “Viewer Monitoring PDSS”.
  3. Cari nama sekolah untuk melihat status pengisian dan finalisasi PDSS.

Dengan memantau status PDSS, siswa dan orang tua dapat memastikan bahwa sekolah telah melakukan kewajibannya dalam mengisi data dengan benar dan tepat waktu.

Kelalaian sekolah dalam mengisi PDSS memiliki dampak serius terhadap masa depan siswa yang berprestasi. Aksi protes siswa menunjukkan betapa pentingnya peran sekolah dalam memastikan data PDSS terisi dengan benar dan tepat waktu.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Dari Isu Ijazah ke Polemik Baru, Polemik JK-Jokowi Memanas

Pemuja.com – Isu lama kembali mencuat di tengah dinamika politik nasional. Setelah Jusuf Kalla menyinggung soal ijazah Joko Widodo yang menurutnya perlu ditunjukkan...

AS Kirim Vance Ke Pakistan, Iran Tetap Tak Mau Berunding

Pemuja.com – Presiden Donald Trump mengumumkan pengiriman delegasi Amerika Serikat ke Pakistan untuk melanjutkan perundingan dengan Iran. Delegasi tersebut dipimpin Wakil Presiden JD...

Related Articles

Babak Baru Reformasi Polri, 6 Rekomendasi Diserahkan ke Presiden

Pemuja.com – Setelah hampir enam bulan bekerja sejak dibentuk pada akhir 2025,...

Selat Hormuz Memanas Ditengah Project Freedom AS

Pemuja.com – Ketegangan di Timur Tengah belum menunjukkan tanda mereda. Hari ini,...

Prabowo Instruksikan Bunga KUR 5%, Pemerintah Siapkan Skema

Pemuja.com – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan...

Seleksi Direksi BEI Dimulai, OJK Saring 28 Kandidat

Pemuja.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai menjalankan proses seleksi terhadap 28...