Home Berita Israel–Palestina: Gencatan Senjata Dimulai, Namun Serangan Masih Terjadi
BeritaInternasional

Israel–Palestina: Gencatan Senjata Dimulai, Namun Serangan Masih Terjadi

Share
PM Israel
PM Israel
Share

Pemuja.com – Upaya perdamaian antara Israel dan Palestina kembali bergulir sejak awal Oktober 2025. Setelah negosiasi panjang, kedua pihak akhirnya menyetujui gencatan senjata pada 10 Oktober 2025, yang mulai berlaku dalam 24 jam setelah penandatanganan. Kesepakatan ini menjadi titik harapan baru bagi warga di tengah konflik yang tak kunjung usai.

Gencatan Senjata yang Belum Benar-Benar Berlaku

Konflik yang berlangsung sejak 7 Oktober 2023 telah menimbulkan penderitaan mendalam bagi kedua belah pihak, terutama warga sipil di Gaza.

Kini, walau gencatan senjata resmi diumumkan, kekerasan belum benar-benar berhenti. Sejak 4 Oktober 2025, masih terjadi sekitar 271 serangan yang menewaskan sedikitnya 126 warga Palestina.

Di sejumlah wilayah, serangan udara dan bentrokan masih terdengar, disertai gelombang penangkapan terhadap warga Palestina. Banyak di antaranya ditahan tanpa proses hukum yang jelas, memperburuk suasana di tengah proses diplomasi yang seharusnya membawa kedamaian.

Isi Kesepakatan Fase Pertama

Dalam perjanjian perdamaian yang disebut sebagai fase pertama, terdapat beberapa langkah penting. Di antaranya : pertukaran tawanan, penarikan sebagian pasukan Israel dari wilayah padat penduduk di Gaza, dan pembukaan jalur kemanusiaan untuk mengirimkan bantuan medis, makanan, serta air bersih ke wilayah yang selama ini terisolasi.

Selain itu, ada tim pengawas internasional yang ditugaskan memantau pelaksanaan gencatan agar tidak disalahgunakan oleh pihak mana pun.

Rakyat Gaza merayakan Gencatan Senjata

Suara Warga Palestina

Bagi warga Palestina, gencatan ini membawa sedikit napas lega, meski rasa curiga masih ada. Banyak yang berharap kesepakatan ini bukan hanya jeda sementara, melainkan langkah awal menuju perdamaian sejati.

Warga Gaza mengatakan, “Kami tidak hanya ingin senjata berhenti berbunyi, kami ingin hidup tenang di tanah kami sendiri.”

Harapan untuk Kemerdekaan Palestina

Meski gencatan senjata telah dimulai, banyak pihak menilai perdamaian sejati tak akan tercapai tanpa kemerdekaan penuh bagi Palestina. Harapan itulah yang terus dipegang warga di tengah reruntuhan dan ketidakpastian.

Dunia kini menanti, apakah perjanjian ini benar-benar akan menjadi awal dari akhir konflik panjang yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Prabowo Bertemu Satgas PKH, Bahas Pelanggaran Hutan

Pemuja.com – Presiden Prabowo Subianto menerima Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (4/9/2026)....

Garuda GA604 Pecah Ban, Berhasil Mendarat Selamat di Makassar

Pemuja.com – Insiden langka dialami pesawat Garuda Indonesia GA604 rute Jakarta–Makassar yang mengalami pecah ban pada salah satu roda utama saat penerbangan menuju...

Related Articles

Utang Warisan Krisis 1998 Rp640 Triliun Dinyatakan Lunas

Pemuja.com – Pemerintah Indonesia akhirnya menyelesaikan seluruh kewajiban surat utang yang diterbitkan...

Trump Umumkan Perluasan Kehadiran Militer AS di Greenland

Pemuja.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan rencana memperbesar kehadiran...

TNI Fair 2026 Digelar Besok di Monas 19-20 September

Pemuja.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menggelar TNI Fair dalam rangka...

KPK Geledah Gedung ATR/BPN, Tiga Ruang Dirjen Diperiksa

Pemuja.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah sejumlah ruangan di Kementerian Agraria...