Home Berita Pemerintah Siapkan Pangkas Anggaran, Jaga Defisit Tetap Aman
BeritaNasional

Pemerintah Siapkan Pangkas Anggaran, Jaga Defisit Tetap Aman

Share
Share

Pemuja.com – Pemerintah Indonesia mulai menyiapkan langkah pemangkasan anggaran sebagai respons terhadap tekanan global akibat konflik di Timur Tengah.

Kebijakan ini diambil untuk menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap berada di bawah batas aman 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Pernyataan Pemerintah Mengenai Pangkas Anggaran

Menteri Keuangan menyatakan bahwa langkah awal yang akan diambil pemerintah adalah melakukan efisiensi belanja, bukan langsung memperlebar defisit.

Pemerintah menegaskan bahwa pemangkasan anggaran akan menjadi respons pertama jika harga minyak dunia terus meningkat akibat konflik.

Selain itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga menegaskan hal serupa. Ia menyebut pemerintah masih akan bertahan dengan skema efisiensi anggaran selama konflik belum berlangsung terlalu lama.

Ia mengatakan bahwa selama konflik belum melewati beberapa bulan, pemerintah masih akan fokus pada pemangkasan belanja dan tetap menjaga defisit di bawah 3 persen.

Pemerintah : Konflik Timteng berpengaruh ke APBN

Konflik di Timur Tengah berdampak langsung terhadap kenaikan harga minyak dunia. Kondisi ini menjadi tekanan besar bagi Indonesia yang masih bergantung pada impor energi.

Pemerintah sendiri telah menghitung berbagai skenario. Jika harga minyak naik signifikan, defisit APBN berpotensi melebar bahkan menembus batas 3 persen.

Airlangga menyebut, dalam kondisi tertentu, defisit bisa melampaui batas tersebut kecuali dilakukan langkah penghematan.

“Defisit 3 persen itu sulit kita pertahankan, kecuali kita memotong belanja,” ujarnya dalam salah satu pernyataan resmi.

Pangkas Anggaran Jadi Strategi Utama

Pemerintah menegaskan bahwa pemangkasan akan difokuskan pada belanja yang dinilai tidak mendesak.

Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas fiskal tanpa harus langsung menambah utang atau memperlebar defisit.

Selain itu, pemerintah juga tengah menyiapkan berbagai skenario tambahan, termasuk kemungkinan kebijakan darurat jika konflik berlangsung lebih lama dari perkiraan.

Defisit Bisa Melebar Jika Konflik Berkepanjangan

Simulasi pemerintah menunjukkan bahwa jika konflik berlangsung lama dan harga minyak terus naik, defisit APBN bisa melebar cukup signifikan.

Dalam skenario terburuk, defisit bahkan berpotensi menembus di atas 4 persen dari PDB jika harga minyak melonjak tajam.

Namun untuk saat ini, pemerintah menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga disiplin fiskal.

Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional

Langkah efisiensi anggaran ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menghadapi ketidakpastian global.

Dengan menjaga defisit tetap terkendali, pemerintah berharap stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga meski tekanan dari luar semakin besar.

Di tengah situasi global yang belum menentu, kebijakan ini diharapkan mampu menjadi penahan agar dampak konflik tidak terlalu dalam dirasakan oleh masyarakat.

Baca Artikel Lainnya

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Iran Beri Serangan ke Arab Saudi, Incar Pangkalan Militer AS

Pemuja.com – Konflik di Timur Tengah kembali memanas, Iran dilaporkan memperluas operasi militernya dengan melancarkan serangan ke wilayah Arab Saudi yang menyasar pangkalan...

Don Ritto Dilimpahkan ke Kejagung Hari Ini

Pemuja.com – Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri menjadwalkan pelimpahan tersangka Don Ritto (DR) beserta barang bukti ke Kejaksaan Agung (Kejagung),...

Related Articles

Sidang Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 Agustus 2026

Pemuja.com – Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menjadwalkan sidang perdana dua permohonan...

Nadiem Jalani Sidang Perdana Banding Kasus Chromebook

Pemuja.com – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim,...

112 Korban Serangan Israel Dimakamkan Massal di Gaza

Pemuja.com – Ribuan warga Palestina memadati kawasan Sabra, Kota Gaza, untuk mengikuti...

PM Thailand Kunjungi Indonesia, Prabowo Terima Baret Merah

Pemuja.com – Perdana Menteri (PM) Thailand, Anutin Charnvirakul, melakukan kunjungan kenegaraan ke...