Home Berita Breaking News: Kejagung Tangkap Ketua Ombudsman
BeritaNasional

Breaking News: Kejagung Tangkap Ketua Ombudsman

Share
Share

Pemuja.com – Kejaksaan Agung Republik Indonesia resmi menangkap Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto, pada Kamis (16/4/2026). Penangkapan ini langsung menjadi sorotan publik karena dilakukan hanya beberapa hari setelah ia resmi menjabat sebagai pimpinan lembaga negara tersebut.

Hery terlihat digiring keluar dari Gedung Jampidsus Kejagung dengan mengenakan rompi tahanan dan tangan diborgol sebelum dibawa ke mobil tahanan.


Baru Menjabat, Langsung Tersandung Kasus

Yang membuat kasus ini semakin mengejutkan, Hery baru dilantik sebagai Ketua Ombudsman RI periode 2026–2031 pada 10 April 2026. Artinya, ia baru menjabat sekitar enam hari sebelum akhirnya ditangkap oleh aparat penegak hukum.

Penangkapan cepat terhadap pejabat baru ini memicu perhatian luas, mengingat posisi Ombudsman memiliki peran penting dalam mengawasi pelayanan publik di Indonesia.


Dugaan Korupsi Tambang Nikel

Berdasarkan informasi dari Kejagung, Hery Susanto telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait tata kelola pertambangan nikel yang berlangsung dalam rentang waktu 2013 hingga 2025.

Ia diduga menerima suap sekitar Rp1,5 miliar untuk mengatur dan memengaruhi perhitungan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sebuah perusahaan tambang.

Selain itu, penyidik juga menduga adanya peran Hery dalam memberikan rekomendasi yang melawan hukum demi menguntungkan pihak tertentu dalam kasus pertambangan tersebut.


Proses Hukum dan Penahanan

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Hery langsung ditahan oleh Kejagung. Ia dikabarkan menjalani masa penahanan awal selama 20 hari di rumah tahanan negara.

Kejaksaan Agung menyatakan bahwa penetapan tersangka dilakukan setelah melalui serangkaian proses penyidikan, termasuk pemeriksaan saksi dan pengumpulan alat bukti.


Dampak dan Sorotan Publik

Kasus ini menjadi perhatian besar karena melibatkan pimpinan lembaga pengawas negara yang seharusnya berfungsi menjaga integritas pelayanan publik. Penangkapan ini juga menimbulkan pertanyaan serius mengenai proses seleksi pejabat publik serta pengawasan internal lembaga negara.

Hingga saat ini, Kejagung masih terus mendalami kasus tersebut untuk mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat.

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Don't Miss

Ricuh di Prancis, Massa Bakar Balai Kota dan Jarah Toko

Pemuja.com – Kerusuhan melanda sejumlah wilayah di Prancis setelah demonstrasi berujung aksi kekerasan. Massa membakar bangunan pemerintah, merusak fasilitas umum, hingga menjarah sejumlah...

Selamat Ulang Tahun ke-75 Pak Prabowo, Kado Pahit Menanti

Pemuja.com – Presiden Prabowo Subianto hari ini genap berusia 75 tahun. Lahir di Jakarta pada 17 Oktober 1951, Prabowo telah melewati perjalanan panjang...

Related Articles

Prabowo Pecat Listyo Sigit dari Kepala Staf Kepresidenan

Pemuja.com – Presiden Prabowo Subianto resmi memberhentikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari...

Penyadapan Prabowo, LSP & 2 Jenderal Polri Jadi Tersangka

Pemuja.com – Kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto menjadi sorotan...

Korut Dituduh Bobol Binance Rp114 Triliun, Adik Kim Jong-un Murka

Pemuja.com – Kim Yo-jong, adik perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, mengecam...

Gerindra Bahas Polemik Ijazah Gibran, Ikut Memakzulkan?

Pemuja.com – Partai Gerindra akan menentukan sikap terkait polemik keabsahan dokumen pendidikan...