Pemuja.com – Insiden penembakan yang mengguncang acara bergengsi White House Correspondents’ Dinner yang dihadiri Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkap sosok pelaku bernama Cole Tomas Allen, pria berusia 31 tahun asal California.
Berdasarkan laporan media internasional, Allen diketahui memiliki latar belakang pendidikan dan karier yang tidak biasa untuk seorang pelaku kejahatan bersenjata. Ia merupakan lulusan perguruan tinggi bergengsi dan pernah bekerja sebagai tenaga pendidik.
Lulusan S2 Ilmu Komputer dan Pernah Jadi Guru
Allen tercatat meraih gelar sarjana teknik dari California Institute of Technology dan melanjutkan studi hingga memperoleh gelar magister (S2) di bidang ilmu komputer.
Selain itu, ia juga bekerja sebagai guru atau tutor paruh waktu di lembaga pendidikan serta pernah mendapat penghargaan pengajar berprestasi.
Tak hanya di dunia pendidikan, Allen juga disebut memiliki pengalaman sebagai programmer dan pengembang gim independen.
Kronologi Penembakan di Acara Trump
Peristiwa penembakan terjadi pada 25 April 2026 di sebuah hotel di Washington, D.C., saat acara makan malam koresponden Gedung Putih berlangsung. Allen diduga mencoba menerobos area keamanan dengan membawa senjata api, termasuk shotgun dan pistol.
Aksi tersebut memicu baku tembak dengan aparat Secret Service. Seorang petugas sempat terkena tembakan, namun selamat berkat rompi antipeluru.
Situasi sempat kacau dan menyebabkan evakuasi terhadap Trump serta sejumlah pejabat tinggi negara.
Diduga Menargetkan Pejabat Pemerintahan
Penyelidikan awal mengungkap bahwa Allen kemungkinan memiliki motif politik. Ia diduga menargetkan pejabat pemerintahan yang hadir dalam acara tersebut, meski belum dipastikan apakah Trump menjadi target utama.
Baca Juga: Insiden Percobaan Penembakan Trump, Fakta dan Keraguan
Beberapa laporan juga menyebutkan bahwa sebelum melakukan aksinya, Allen sempat mengirim manifesto kepada keluarganya yang berisi pandangan dan keluhan terhadap kebijakan pemerintah.
Pelaku Penembakan di Acara Trump Masih Dalam Penyelidikan
Saat ini, Allen telah diamankan dan menghadapi sejumlah dakwaan serius, termasuk penggunaan senjata api dalam tindak kekerasan serta penyerangan terhadap aparat federal.
Otoritas AS masih terus mendalami motif di balik aksi tersebut, termasuk menelusuri aktivitas digital dan latar belakang sosial pelaku.
Baca Artikel Lainnya :
- Reshuffle Kabinet 2026: Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru
- Sosok Cole Allen, Pelaku Penembakan di Acara Trump Terungkap
- Terungkap, Dugaan Penyiksaan Anak di Daycare Yogya Gegerkan Publik
- Insiden Percobaan Penembakan Trump, Fakta dan Keraguan
- Latihan Gabungan TNI, Libatkan 20 Kapal Perang dan Jet Tempur F-16
Leave a comment