Home Berita Setelah Prabowo Umumkan Aturan Ekspor Baru, IHSG Turun Tajam
BeritaEkonomiNasional

Setelah Prabowo Umumkan Aturan Ekspor Baru, IHSG Turun Tajam

Share
IHSG Anjlok
IHSG Anjlok
Share

Pemuja.com – Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG kembali mengalami tekanan besar pada perdagangan Rabu (20/5/2026). IHSG ditutup melemah lebih dari 2 persen dan sempat menyentuh level di bawah 6.900.

Uniknya ini terjadi setelah Presiden Prabowo mewajibkan ekspor sejumlah komoditas SDA dilakukan melalui BUMN khusus ekspor.

Pengumuman itu langsung memicu aksi jual besar-besaran di pasar saham karena investor menilai aturan baru tersebut dapat memperbesar intervensi negara terhadap mekanisme perdagangan.

IHSG Turun Tajam, Kapitalisasi Pasar Menyusut

Sepanjang perdagangan, IHSG sempat jatuh lebih dari 150 poin. Nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia juga melonjak karena tingginya aksi jual investor asing maupun domestik.

Kapitalisasi pasar saham Indonesia dilaporkan menyusut hingga ratusan triliun rupiah hanya dalam satu hari perdagangan. Tekanan paling besar datang dari saham sektor energi, pertambangan, perkebunan, dan logistik ekspor.

Beberapa saham batu bara bahkan turun lebih dari 5 persen dalam sehari. Saham emiten nikel dan mineral juga ikut melemah karena pasar khawatir rantai ekspor akan berubah secara signifikan.

Tercatat, sebanyak 135 saham menguat, 548 saham melemah, dan 127 saham stagnan. Sepanjang 2026, IHSG melemah hingga 27,64%

Investor menilai kebijakan ekspor melalui BUMN dapat memengaruhi fleksibilitas perusahaan swasta dalam menjual komoditas ke pasar internasional. Kekhawatiran itu membuat dana asing mulai keluar dari pasar saham Indonesia.

Banyak investor kini memilih menunggu kepastian aturan sebelum kembali masuk ke pasar saham nasional.

Pasar Menunggu Kepastian

Analis menilai pasar sebenarnya tidak hanya bereaksi terhadap satu kebijakan ekspor. Investor saat ini sedang mengumpulkan berbagai sentimen negatif yang muncul dalam beberapa bulan terakhir.

Mulai dari pelemahan rupiah, perlambatan daya beli masyarakat, meningkatnya jumlah PHK, hingga ketidakpastian investasi kini menjadi tekanan tambahan bagi IHSG.

Pelaku pasar berharap pemerintah segera memberikan penjelasan teknis mengenai aturan ekspor SDA tersebut.

Jika ketidakpastian terus berlangsung, tekanan terhadap IHSG diperkirakan masih akan berlanjut dalam beberapa waktu ke depan. Banyak investor kini menilai pasar tidak hanya membutuhkan kebijakan besar, tetapi juga kepastian hukum dan stabilitas ekonomi agar kepercayaan terhadap Indonesia tetap terjaga

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Kemenhaj Sebut 90% Jemaah Haji Indonesia Sudah di Tanah Air

Pemuja.com – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyampaikan sekitar 90 persen jemaah haji Indonesia beserta petugas telah kembali ke Tanah Air. Capaian tersebut...

Sidang Perdana Praperadilan Roy Suryo Digelar Hari Ini

Pemuja.com – Sidang perdana praperadilan yang diajukan Roy Suryo digelar hari ini, Senin (29/6), di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Permohonan itu diajukan untuk...

Related Articles

Jampidsus Febrie Adriansyah Muncul, usai Terkait Kasus Korupsi

Pemuja.com – Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah akhirnya...

Polisi Sita 74 Kg Emas dan Rp476 Miliar Dari rumah Jampidsus

Pemuja.com – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menyita 74 kilogram emas batangan serta...

Kejagung Buka Suara soal Penggeledahan Rumah Jampidsus

Pemuja.com – Kejaksaan Agung (Kejagung) angkat bicara setelah muncul sorotan terkait penggeledahan...

KPK OTT Bupati Sukoharjo, Empat Orang Lain Ikut Diamankan

Pemuja.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT)....