Pemuja.com – Ada yang menarik dari pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Paripurna DPR RI, Rabu (20/5/2026). Saat membahas kenaikan penghasilan aparat negara, Prabowo sempat salah menyebut profesi yang dimaksud.
Awalnya, Prabowo mengatakan pemerintah telah menaikkan penghasilan guru hingga hampir 300 persen. Namun beberapa detik kemudian, ia langsung mengoreksi ucapannya.
“Karena itu pemerintah saya telah menaikkan gaji-gaji guru, ada yang sampai hampir 300% naiknya penghasilan guru-guru.., eh hakim-hakim kita. Maaf hakim,” ujar Prabowo di ruang sidang DPR RI.
Momen tersebut langsung menarik perhatian peserta sidang. Sejumlah anggota dewan terlihat tersenyum ketika Prabowo memperbaiki penyebutannya di tengah pidato resmi kenegaraan.

Langsung Viral
Potongan video pidato itu kemudian cepat menyebar di media sosial. Banyak warganet membahas salah sebut tersebut karena isu kesejahteraan guru masih menjadi perhatian hingga saat ini.
Sebagian masyarakat juga mengaitkan momen itu dengan perbandingan penghasilan guru dan relawan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sebelumnya sempat ramai diperbincangkan.
Perbandingan tersebut muncul karena banyak tenaga pendidik dinilai masih menerima penghasilan rendah, terutama guru honorer. Di sisi lain, relawan dalam sejumlah program pemerintah disebut memiliki insentif yang lebih besar.
Kenaikan Gaji Hakim Jadi Sorotan
Pernyataan Prabowo sebenarnya merujuk pada kebijakan kenaikan penghasilan hakim yang sebelumnya diumumkan pemerintah. Kebijakan itu disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat reformasi hukum dan meningkatkan integritas lembaga peradilan.
Namun kebijakan tersebut juga memunculkan kritik. Sebagian pihak menilai peningkatan kesejahteraan aparat negara seharusnya diikuti perhatian lebih besar terhadap sektor pendidikan.
Kesalahan ucapan dalam pidato memang sering terjadi. Namun di era media sosial, potongan singkat seperti itu dapat dengan cepat memicu perdebatan luas mengenai kebijakan pemerintah dan kondisi kesejahteraan masyarakat.
Leave a comment