Home Berita Gempa Myanmar Tewaskan Ribuan: Indonesia Bergerak Cepat
BeritaInternasional

Gempa Myanmar Tewaskan Ribuan: Indonesia Bergerak Cepat

Share
Gempa Myanmar
Share

Pemuja.com – Gempa berkekuatan 7,7 skala Richter mengguncang Myanmar pada 28 Maret 2025 lalu, mencatatkan lebih dari 3.000 korban jiwa—angka yang terus bertambah setiap harinya.

Selain itu, tercatat lebih dari 4.700 orang mengalami luka-luka dan 341 lainnya masih dinyatakan hilang. Dengan ribuan bangunan, termasuk rumah, sekolah, dan fasilitas kesehatan, hancur akibat guncangan hebat tersebut.

Dampak gempa ini menjadi salah satu bencana paling parah yang pernah terjadi di kawasan Asia Tenggara. Kawasan Naypyidaw dan sekitarnya menjadi wilayah yang paling terdampak.

Respon Cepat dari Indonesia

Melihat besarnya dampak gempa, Indonesia bergerak cepat untuk memberikan bantuan kemanusiaan. Pemerintah Indonesia mengirimkan 124 ton logistik yang meliputi tenda pengungsi, peralatan medis, obat-obatan, makanan siap saji, serta kebutuhan dasar lainnya. Total nilai bantuan tersebut mencapai sekitar $1,2 juta (sekitar Rp19,8 miliar).

Selain itu, sebanyak 157 personel dikirimkan ke Myanmar, termasuk tim pencarian dan penyelamatan (SAR) serta tenaga medis, untuk membantu proses evakuasi dan memberikan perawatan kepada para korban.

Dalam keterangannya, Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono, menyampaikan,”Kami mengirimkan sebagian besar dari bantuan tersebut dari apa yang mereka butuhkan, berdasarkan hasil rapat bersama kementerian luar negeri negara-negara ASEAN beberapa waktu lalu.”

Ia menambahkan bahwa koordinasi dengan seluruh Menteri Luar Negeri ASEAN berlangsung sangat baik dan tanpa hambatan.

Sugiono juga memastikan bahwa sejauh ini tidak ada laporan warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban gempa. “Kita harap seluruh warga negara Indonesia yang ada di sana dalam kondisi yang baik,” ujarnya.

Solidaritas dan Harapan Tragedi Gempa Myanmar

Selain bantuan material, Indonesia juga menegaskan solidaritasnya melalui koordinasi aktif dengan negara-negara ASEAN dan komunitas internasional.

Tantangan logistik serta kondisi politik di Myanmar menjadi perhatian utama, tetapi upaya kolektif terus dilakukan untuk memastikan bantuan mencapai para korban.

Dukungan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat Myanmar di tengah krisis yang mereka hadapi.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

414 Dapur MBG Bermasalah, BGN Kembalikan Rp311,2 Miliar

Pemuja.com – Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan dana sebesar Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau...

Geger! Pilot Penerbangan Internasional Ditangkap Bawa Puluhan Ribu Butir Ekstasi

Pemuja.com – Mengejutkan, seorang pilot maskapai asal Malaysia ditangkap setelah kedapatan membawa puluhan ribu butir ekstasi saat tiba di Indonesia. Kasus ini menjadi...

Related Articles

Wakil Ketua BEM UI Geram Ada Mobil Komando Polisi saat Demo

Pemuja.com – Aksi demonstrasi Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) di...

Roy Suryo, Tifa, Febrie Jalani Sidang Praperadilan Hari ini

Pemuja.com – Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menggelar sejumlah sidang praperadilan yang...

Yaqut Minta KPK Buka Dasar Kerugian Negara Rp622 Miliar

Pemuja.com – Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta Komisi Pemberantasan Korupsi...

Demo BEM UI Hari Ini, Mahasiswa Bawa 8 Tuntutan

Pemuja.com – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar aksi unjuk...