Home Berita Presiden Prabowo Pastikan Keempat Pulau Masuk Aceh
BeritaNasional

Presiden Prabowo Pastikan Keempat Pulau Masuk Aceh

Share
Sengketa Pulau
Share

Pemuja.com – Pemerintah akhirnya mengambil keputusan mengenai status administrasi Pulau Panjang, Lipan, Mangkir Gadang, dan Mangkir Ketek.

Presiden Prabowo Subianto menetapkan bahwa keempat pulau tersebut masuk dalam wilayah Provinsi Aceh, berdasarkan dokumen resmi yang dilakukan pemerintah.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengumumkan keputusan ini setelah rapat terbatas yang berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa.

“Setelah melalui berbagai pertimbangan dan merujuk pada data yang dimiliki pemerintah, akhirnya diputuskan bahwa empat pulau ini secara administratif masuk ke dalam wilayah Aceh,” ujar Prasetyo dalam pernyataan resminya.

Keputusan tersebut dibuat dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto secara daring.

Pemerintah menelaah laporan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) serta dokumen pendukung lainnya sebelum menetapkan status akhir keempat pulau.

Proses Audiensi dan Polemik Wilayah

Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) turut memfasilitasi audiensi antara dua kepala daerah yang wilayahnya bersinggungan dengan keempat pulau tersebut.

Dalam rapat terbatas tersebut hadir Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco, Gubernur Aceh Muzakir Manaf, dan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.

Polemik mengenai keempat daerah ini sebelumnya mencuat setelah Kemendagri menerbitkan Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) Nomor 300.2.2-2138 Tahun 2025 tentang Pemberian dan Pemutakhiran Kode serta Data Wilayah Administrasi Pemerintahan dan Pulau.

Keputusan yang ditetapkan pada 25 April 2025 itu memasukkan keempat daerah tersebur sebagai bagian dari Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

Padahal sebelumnya keempat daerah tersebut masuk dalam wilayah administrasi Kabupaten Aceh Singkil.

Dengan adanya keputusan terbaru dari Presiden Prabowo Subianto, diharapkan tidak ada lagi ketidakjelasan terkait kepemilikan administratif keempat pulau tersebut.

Selanjutnya, pemerintah pusat dan daerah akan berkoordinasi untuk memastikan transisi administrasi berjalan lancar serta mendukung pembangunan di wilayah tersebut.


Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Don't Miss

IHSG Anjlok Lagi ke Level 4.900-an, Efek MSCI Masih Menghantui

Pemuja.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami tekanan hebat pada perdagangan Senin (19/10/2026). Indeks saham Indonesia itu merosot ke level 4.900-an...

Refleksi Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ekonomi dan Bencana Jadi Ujian

Pemuja.com – Dua tahun bukan waktu yang singkat untuk menjalankan pemerintahan. Namun, waktu tersebut juga belum tentu cukup untuk menyelesaikan seluruh persoalan bangsa....

Related Articles

Como Menggila! Bantai Lens 9-1 di Liga Champions

Pemuja.com – Luar biasa! Como 1907 semakin mengguncang sepak bola Eropa. Setelah...

SBY Resah Politik Indonesia Makin Liar, Singgung Konflik Elite

Pemuja.com – Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkapkan keresahannya...

Abdul El-Sayed Cetak Sejarah Jadi Senat Muslim Pertama AS

Pemuja.com – Sejarah baru tercipta dalam politik Amerika Serikat. Abdul El-Sayed berhasil...

Jokowi Tunjukkan Ijazah S1 UGM di Sidang Roy Suryo

Pemuja.com – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan ijazah asli miliknya...