Home Berita PPATK Akan Membekuan Rekening Tidak Aktif ?
BeritaNasional

PPATK Akan Membekuan Rekening Tidak Aktif ?

Share
Nasabah cek Rekening
Share

Pemuja.com – Di tengah meningkatnya kejahatan finansial berbasis digital, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengambil langkah strategis dengan menerapkan kebijakan pembekuan sementara terhadap rekening bank yang tidak aktif.

Kebijakan ini ditujukan untuk mencegah penyalahgunaan rekening pasif yang kerap dimanfaatkan sebagai jalur transaksi ilegal, seperti pencucian uang, peretasan, hingga korupsi.

Rekening yang tidak aktif selama minimal tiga bulan dapat dibekukan sebagai bagian dari upaya pembersihan sistem keuangan dari aktivitas mencurigakan.

Apa Itu Rekening Dormant dan Siapa yang Terdampak

Rekening dormant, adalah rekening yang tidak menunjukkan aktivitas transaksi dalam kurun waktu tertentu.

PPATK menetapkan ambang minimal tiga bulan, yang mencakup berbagai jenis rekening seperti tabungan, giro, maupun deposito, baik dalam mata uang rupiah maupun asing.

Dari investigasi PPATK, ditemukan lebih dari 140.000 rekening dormant yang tak tersentuh selama lebih dari satu dekade, dengan dana mengendap mencapai Rp 428,6 miliar.

Sebagian besar rekening tersebut dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab, bahkan tanpa sepengetahuan pemilik asli, untuk menampung transaksi gelap.

Mekanisme Pembekuan dan Hak Pemilik Rekening

Kebijakan pembekuan ini dirancang untuk tetap melindungi hak-hak nasabah. Dana yang tersimpan tidak diambil alih atau hilang, dan pemilik sah dapat melakukan keberatan melalui formulir digital yang tersedia di laman resmi PPATK.

Proses verifikasi akan berlangsung antara lima hingga dua puluh hari kerja, tergantung pada kelengkapan data yang diberikan.

Tujuan utama pembekuan bukan untuk menghukum, melainkan untuk menghindari penyalahgunaan yang semakin kompleks dan sulit terdeteksi.

Respons Publik Khawatir Rekeningnya Dibekukan

Di sisi lain, kebijakan ini menimbulkan sejumlah respons dari masyarakat dan lembaga pengawas konsumen.

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyarankan agar PPATK bertindak secara selektif dan adil, mengingat tidak semua rekening tidak aktif merupakan rekening bermasalah.

Banyak nasabah yang sengaja membiarkan dananya mengendap untuk tujuan jangka panjang seperti dana pensiun atau pendidikan.

Kritik juga datang terkait minimnya notifikasi serta ketidakjelasan prosedur bagi nasabah di daerah terpencil atau lansia yang kesulitan verifikasi daring.

Demi Sistem Keuangan yang Lebih Bersih?

Kebijakan ini merepresentasikan komitmen PPATK dalam menciptakan ekosistem keuangan yang lebih transparan dan aman.

Dalam menghadapi tantangan kejahatan finansial yang terus berkembang, pembekuan rekening tidak aktif dapat menjadi salah satu mekanisme pengawasan yang efektif.

Kolaborasi antara otoritas, lembaga keuangan, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga integritas sistem.

Sekaligus memastikan bahwa kebijakan yang diterapkan tidak memberatkan, tetapi justru memberikan perlindungan.

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Timnas Naik ke Peringkat 120 Dunia Usai Hajar St. Kitts and Nevis

Pemuja.com – Kemenangan telak Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis bukan sekadar soal skor 4-0, tetapi juga menunjukkan wajah baru permainan Garuda...

Debut Timnas Indonesia Lawan Saint Kitts and Nevis Malam Ini

Pemuja.com – Timnas Indonesia akan menghadapi Saint Kitts and Nevis pada laga FIFA Series 2026 yang digelar Jumat (27/3/2026) malam di Stadion Utama...

Related Articles

Viral Pemalakan hingga Konflik Tingkat Atas, Wajah Keras Tanah Abang

Pemuja.com – Kawasan Tanah Abang sejak lama dikenal sebagai pusat perdagangan terbesar...

Google Siapkan USB Murah untuk Hidupkan Laptop Jadul

Pemuja.com – Perangkat lama yang menumpuk dan tak lagi terpakai menjadi salah...

Apresiasi Triliunan Rupiah Kembali ke Negara

Pemuja.com – Upaya penertiban kawasan hutan yang selama ini bermasalah mulai menunjukkan...

Perundingan Gagal, Ketegangan Timur Tengah Bisa Tak Terkendali

Pemuja.com – Ketegangan di Timur Tengah kembali berada di titik rawan. Upaya...