Home Berita Kembalinya Fitur TikTok Live di Indonesia
BeritaNasionalTeknologi

Kembalinya Fitur TikTok Live di Indonesia

Share
TikTok Live
TikTok Live Dibuka Kembali
Share

Pemuja.com – Fitur TikTok Live akhirnya kembali bisa digunakan oleh masyarakat Indonesia setelah sempat hilang beberapa hari. Banyak pengguna sempat kebingungan karena tiba-tiba tidak bisa melakukan siaran langsung, padahal fitur ini selama ini menjadi salah satu andalan kreator untuk berinteraksi langsung dengan pengikutnya.

Kenapa TikTok Live Sempat Hilang?

TikTok Live pertama kali dihentikan pada akhir Agustus 2025. Langkah ini diambil setelah situasi demonstrasi di sejumlah wilayah Indonesia semakin memanas dan mulai banyak disiarkan secara langsung melalui platform tersebut.

TikTok menilai bahwa langkah ini penting untuk mencegah penyalahgunaan fitur Live, terutama karena ditemukan beberapa siaran yang disisipi unsur provokasi dan ajakan kekerasan.

Ada Perintah dari Polisi atau Pemerintah?

Pihak Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) turut memberikan keterangan bahwa penghentian ini bukanlah perintah pemerintah, melainkan keputusan internal TikTok sendiri.

Pemerintah justru mengapresiasi langkah tersebut karena dianggap sebagai bentuk tanggung jawab platform dalam menjaga ruang digital tetap aman.

Banyak masyarakat sempat bertanya-tanya apakah penghentian TikTok Live berkaitan dengan perintah kepolisian atau pemerintah pusat. Mengingat kepolisian tidak ingin jika tindakan represif aparat dapat dilihat masyarakat luas.

Tidak ada instruksi resmi dari pihak manapun. TikTok menegaskan bahwa penangguhan fitur Live dilakukan secara sukarela demi mencegah konten berbahaya menyebar lebih luas di tengah situasi yang memanas.

Reaksi Masyarakat Saat Fitur Dihentikan

Tidak bisa dipungkiri, banyak warganet merasa kecewa ketika fitur TikTok Live tiba-tiba tidak dapat digunakan. Kreator konten yang biasanya mengandalkan Live untuk berinteraksi dengan penonton mereka merasa kehilangan ruang komunikasi.

Selain para kreator konten hiburan, penghentian fitur TikTok Live juga berdampak besar pada para pelaku UMKM.

Selama ini, banyak pengusaha kecil dan menengah memanfaatkan siaran langsung untuk berjualan secara interaktif, memperkenalkan produk mereka, hingga membangun kepercayaan dengan pelanggan.

Ketika Live mendadak dihentikan, para pelaku UMKM merasa kehilangan lapak utama penjualan. Beberapa pedagang mengaku omzet mereka menurun.

Menurut mereka, pembeli biasanya lebih suka melihat produk secara langsung melalui Live ketimbang hanya melalui katalog foto. Hal ini membuat banyak pelaku usaha berharap agar fitur tersebut segera kembali diaktifkan.

Ada pula pengguna yang khawatir jika penghentian ini akan berlangsung lama, mengingat Live sudah menjadi bagian penting dari ekosistem hiburan dan ekonomi kreatif di TikTok.

Namun di sisi lain, sebagian masyarakat juga bisa memahami alasan di balik penghentian tersebut. Mereka menilai langkah ini cukup bijak untuk menghindari konten provokatif yang bisa memperkeruh suasana.

Kapan TikTok Live Kembali Aktif?

Setelah tiga hari tidak bisa diakses, fitur TikTok Live akhirnya kembali hadir di Indonesia pada awal September 2025. Sejak sore hari, banyak kreator melaporkan sudah bisa melakukan siaran langsung lagi seperti biasa.

Kembalinya fitur ini langsung disambut antusias oleh pengguna. Banyak yang merasa lega karena bisa kembali menghidupkan interaksi secara real-time dengan penonton mereka.

Sambutan Hangat dari Warganet

Begitu fitur Live dibuka kembali, lini masa media sosial dipenuhi dengan ucapan lega dan gembira. Kreator langsung memanfaatkan momen ini untuk kembali berinteraksi dengan pengikutnya, sementara penonton merasa senang karena bisa kembali menyaksikan tayangan langsung favorit mereka.

Banyak pengguna juga menilai langkah TikTok yang sempat menutup Live sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi bangsa. Dengan dibukanya kembali fitur ini, publik berharap TikTok tetap mampu menjaga ruang digital agar tetap aman dan sehat, tanpa mengurangi kreativitas para penggunanya.

Kembalinya TikTok Live menunjukkan bagaimana sebuah platform digital mampu mengambil keputusan cepat di tengah situasi yang penuh tantangan.

Meski sempat menuai pro dan kontra, penghentian sementara ini dinilai sebagai langkah pencegahan yang bijak. Kini, setelah fitur kembali aktif, harapan besar hadir agar masyarakat lebih bijak dalam menggunakan Live, serta menjadikan platform ini ruang yang aman, kreatif, dan bermanfaat bagi semua.

Baca Artikel Lainnya

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Pantang Mundur! KPK OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Pemuja.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) terhadap seorang kepala daerah. Bupati Pemalang Anom Widiyantoro terjaring dalam operasi...

Materi Pencegahan LGBTQ Segera Masuk Pelajaran Agama

Pemuja.com – Kementerian Agama (Kemenag) menargetkan materi edukasi pencegahan penyebaran budaya LGBTQ rampung pada Agustus 2026. Materi tersebut akan dimasukkan ke dalam pelajaran...

Related Articles

APBN 2027 Tembus Rp4.097 Triliun, Ini Sorotan Puan

Pemuja.com – Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti besarnya anggaran belanja negara...

Gempa M7,7 Guncang NTT, Peringatan Tsunami Digencarkan

Pemuja.com – Gempa bumi kuat dengan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah sekitar Mbay,...

Prabowo : Masak TNI-Polri Tak Bisa Usut 1.000 Tambang Ilegal

Pemuja.com – Presiden Prabowo Subianto meminta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan...

Musim Kemarau Memuncak, Karhutla Mengancam Sejumlah Wilayah Indonesia

Pemuja.com – Memasuki puncak musim kemarau, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali...