Home Berita Redenominasi Rupiah : Strategi BesaMenkeu Purbaya
BeritaBusinessNasional

Redenominasi Rupiah : Strategi BesaMenkeu Purbaya

Share
Rupiah
Share

Pemuja.com – Wacana redenominasi rupiah kembali mencuat setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memasukkan rencana tersebut ke dalam Rencana Strategis Kementerian Keuangan 2025–2029.

Langkah ini bukan hal baru, sebelumnya sempat digagas sejak era Menkeu Agus Martowardojo pada 2010, namun tertunda karena berbagai faktor politik dan ekonomi.

Kini, dengan kondisi makroekonomi yang lebih stabil dan sistem pembayaran nasional yang semakin digital, pemerintah menilai waktu sudah tepat untuk melanjutkan agenda ini.

Tujuan Penyederhanaan Nominal Rupiah

Redenominasi bukan sekadar penghapusan tiga nol di belakang angka rupiah. Tujuan utamanya adalah menyederhanakan transaksi, memperbaiki efisiensi pencatatan akuntansi, dan memperkuat persepsi stabilitas ekonomi Indonesia di mata dunia.

Purbaya menyebut bahwa Indonesia tidak seharusnya berada dalam daftar negara dengan angka mata uang yang terlalu besar, seperti Zimbabwe atau Venezuela.

Tahapan Regulasi dan Target Waktu

Dalam PMK Nomor 70 Tahun 2025, Kementerian Keuangan menugaskan Direktorat Jenderal Perbendaharaan untuk menyusun Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Harga Rupiah.

Prosesnya dirancang bertahap: penyusunan regulasi dimulai pada 2026, dengan target pengesahan pada 2027.

Setelah itu, pemerintah akan memulai fase implementasi, termasuk sosialisasi kepada masyarakat dan penyesuaian sistem keuangan nasional.

Dampak Redominasi Rupiah

Redenominasi tidak akan mengubah daya beli masyarakat. Harga barang tetap sama secara riil, misalnya, nasi goreng yang semula Rp20.000 akan menjadi Rp20 setelah redenominasi.

Di pasar saham, dampaknya diperkirakan netral secara ekonomi, namun bisa memberikan sinyal positif.

Secara psikologis pemerintah menunjukan keseriusannya dalam menjaga stabilitas moneter dan melakukan reformasi fiskal

Baca Artikel Lainnya

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Lapas Cibinong Geger! Ombudsman Temukan Kamar Bak Apartemen

Pemuja.com – Lembaga pemasyarakatan seharusnya menjadi tempat bagi warga binaan untuk menjalani hukuman sekaligus menebus kesalahan. Namun, bagaimana jika di balik tembok lapas...

Demo Buruh Jakarta Hari Ini, 50 Ribu Massa Turun ke Jalan

Pemuja.com – Sekitar 50 ribu buruh menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta, Kamis, 24 September 2026. Massa berasal dari sejumlah wilayah, termasuk DKI...

Related Articles

Listrik Padam di Batam, BBM Sulit Dicari di Bali, Apa Tanggapan Pemerintah?

Pemuja.com – Sejumlah daerah di Indonesia menghadapi gangguan layanan publik dalam beberapa...

IHSG Jatuh di Bawah 6.000, Apa Faktor Penyebabnya?

Pemuja.com – Pasar saham Indonesia kembali mengalami tekanan. Indeks Harga Saham Gabungan...

BNPB Catat Kebakaran 639 Hektare, Tanjung Puting Terluas

Pemuja.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di sejumlah wilayah...

Houthi Yaman Hantam Bandara Arab Saudi, 12 Tewas dan 300 Terluka

Pemuja.com – Serangan rudal yang menghantam kompleks Bandara Internasional King Khalid di...