Home Berita Buntut Skandal Chromebook Nadiem Akan Segera Diadili
BeritaNasional

Buntut Skandal Chromebook Nadiem Akan Segera Diadili

Share
Share

Pemuja.com – Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim, bersama tiga tersangka lainnya, akan segera diadili di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Hal ini terjadi setelah Kejaksaan Agung telah melimpahkan berkas perkara dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat. Sidang perdana dijadwalkan berlangsung dalam waktu maksimal 20 hari ke depan.

Tersangka dan Skema Dugaan Korupsi

Empat tersangka yang akan diadili adalah:

  • Nadiem Makarim, mantan Mendikbudristek
  • Sri Wahyuningsih, eks Direktur Sekolah Dasar
  • Mulyatsyah, eks Direktur SMP
  • Ibrahim Arief, konsultan infrastruktur teknologi pendidikan

Mereka diduga terlibat dalam pengadaan Chromebook senilai Rp 3,7 triliun, dengan kerugian negara mencapai Rp 1,89 triliun.

Skema korupsi mencakup mark-up harga, pengaturan vendor, dan pelanggaran prosedur pengadaan barang dan jasa.

Istri Nadiem : “Saya Percaya Bapak”

Dalam pernyataan publik usai pelimpahan berkas, Nadiem tampak tenang namun emosional. Ia menyampaikan permohonan doa kepada masyarakat,“Semoga Tuhan beri saya keadilan. Mohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia.” Ujarnya.

Dalam momen pelimpahan berkas perkara ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat pada 10 November 2025, Franka Franklin, istri Nadiem Makarim, turut hadir mendampingi suaminya.

Ia tampak tenang namun emosional saat memasuki Gedung Kejari. Ketika ditanya oleh awak media, Franka menyampaikan,“Saya percaya penuh pada Bapak. Saya akan terus mendampingi beliau.”

Pernyataan ini menjadi sorotan karena menunjukkan dukungan moral yang kuat di tengah tekanan publik dan proses hukum yang berat.

Franka juga terlihat menahan tangis saat menghadiri sidang praperadilan sebelumnya, di mana gugatan tim hukum Nadiem ditolak dan status tersangka tetap sah

Sorotan Publik dan Implikasi Politik Tertuju Pada Nadiem

Kasus ini menjadi pukulan telak bagi citra reformis Nadiem yang selama ini dikenal sebagai penggerak digitalisasi pendidikan.

Banyak pihak mempertanyakan bagaimana program unggulan seperti Chromebook justru berujung pada skandal korupsi.

Pengamat menilai sidang ini akan menjadi ujian besar bagi integritas sistem pengadaan di Kemendikbudristek dan transparansi birokrasi pendidikan.

Sidang mendatang diperkirakan akan membuka lebih banyak detail tentang mekanisme pengadaan, aliran dana, dan potensi keterlibatan pihak lain.

Publik menanti apakah Nadiem akan membela diri secara aktif atau membuka fakta-fakta baru yang bisa mengubah arah kasus ini.

Baca Artikel Lainnya

Baca Juga : https://pemuja.com/2025/11/10/pemerintah-pertimbangkan-pembatasan-game-kekerasan-setelah-kasus-sman-72

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Ajax Amsterdam Sepakat Rekrut Maarten Paes

Pemuja.com – Kabar membanggakan datang dari sepak bola Indonesia. Klub raksasa Belanda, Ajax Amsterdam, dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk merekrut Maarten Paes, kiper...

Tuduh Penjual Es Kue Pakai Bahan Spons, Aparat Minta Maaf

Pemuja.com – Kasus penudingan penjual es kue jadul di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, yang diduga menggunakan bahan spons akhirnya berujung pada permintaan maaf...

Related Articles

Libur Panjang Imlek: Arus Lalu Lintas Meningkat

Pemuja.com – Memasuki libur panjang Hari Raya Imlek 2577 Kongzili, arus lalu...

Roy Suryo Cs Tolak RJ, Minta Penyidikan Distop

Pemuja.com – Kubu Roy Suryo resmi meminta penghentian penyidikan dalam perkara dugaan...

Zelensky Siap Lepas Wilayah ke Rusia demi Gencatan Senjata?

Pemuja.com – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dilaporkan mempertimbangkan opsi menyerahkan sebagian wilayah...

TNI Siap Dikirimkan Ke Gaza Sebagai Pasukan Perdamain?

Pemuja.com – Pemerintah Indonesia membuka kemungkinan pengiriman personel Tentara Nasional Indonesia (TNI)...