Home Berita Lawan Stunting : Rakornas Percepatan Penurunan Stunting 2025
BeritaHealthNasional

Lawan Stunting : Rakornas Percepatan Penurunan Stunting 2025

Share
Share

Pemuja.com – Pemerintah Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam menurunkan angka stunting nasional melalui Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting 2025 yang digelar di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta, pada 12 November 2025.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka membuka acara ini dengan seruan kerja kolaboratif lintas sektor dan daerah.

Target Ambisius: Penurunan Pravelensi Stunting

Dalam pidatonya, Wapres Gibran menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan angka prevalensi stunting nasional turun menjadi 14,2 persen pada tahun 2029.

Ia menekankan bahwa pencapaian ini hanya mungkin melalui pendekatan “kerja keroyokan” antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat.

Stunting

Capaian Daerah: Jabar Terbaik, Bali Terendah

Rakornas juga menjadi ajang apresiasi bagi daerah yang berhasil menurunkan angka tersebut secara signifikan.

Jawa Barat mencatat penurunan dari 21,7 persen (2023) menjadi 15,9 persen (2024), menjadikannya provinsi dengan capaian terbaik. Sumatera Selatan dan Sulawesi Selatan menyusul dengan penurunan masing-masing 3,5 dan 4,1 persen.

Sementara itu, Bali menjadi provinsi dengan angka terendah secara nasional, menunjukkan efektivitas intervensi gizi dan sanitasi di wilayah tersebut.

Kota Jambi: Bukti Nyata Komitmen Lokal

Kota Jambi juga mendapat sorotan positif dalam Rakornas. Angka stunting di kota ini turun dari 13,5 persen (2023) menjadi 10,3 persen (2024), jauh di bawah rata-rata nasional yang masih berada di kisaran 19,8 persen.

Capaian ini menempatkan Jambi di peringkat ke-19 nasional dari 197 kabupaten/kota berkinerja baik.

Intervensi Terpadu Dan Gizi Gratis Jadi Kunci

Rakornas turut membahas implementasi Rencana Aksi Nasional Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting 2025–2029, termasuk program Makan Bergizi Gratis yang akan diluncurkan secara bertahap.

Fokus utama adalah intervensi gizi spesifik dan sensitif, peningkatan akses air bersih, sanitasi, serta edukasi keluarga.

Sinergi dan Aksi Nyata Cegah Stunting

Rakornas 2025 menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen nasional dalam menurunkan stunting.

Dengan sinergi yang kuat dan aksi nyata di lapangan, target 14,2 persen bukan sekadar angka, melainkan harapan bagi generasi Indonesia yang lebih sehat dan produktif.

Baca Artikel Lainnya

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Prabowo Bertemu Satgas PKH, Bahas Pelanggaran Hutan

Pemuja.com – Presiden Prabowo Subianto menerima Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (4/9/2026)....

Garuda GA604 Pecah Ban, Berhasil Mendarat Selamat di Makassar

Pemuja.com – Insiden langka dialami pesawat Garuda Indonesia GA604 rute Jakarta–Makassar yang mengalami pecah ban pada salah satu roda utama saat penerbangan menuju...

Related Articles

Utang Warisan Krisis 1998 Rp640 Triliun Dinyatakan Lunas

Pemuja.com – Pemerintah Indonesia akhirnya menyelesaikan seluruh kewajiban surat utang yang diterbitkan...

Trump Umumkan Perluasan Kehadiran Militer AS di Greenland

Pemuja.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan rencana memperbesar kehadiran...

TNI Fair 2026 Digelar Besok di Monas 19-20 September

Pemuja.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menggelar TNI Fair dalam rangka...

KPK Geledah Gedung ATR/BPN, Tiga Ruang Dirjen Diperiksa

Pemuja.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah sejumlah ruangan di Kementerian Agraria...