Home Berita Pemerintah Siapkan Internet Rakyat, Infrastruktur Dikebut
BeritaInspirationNasionalTeknologi

Pemerintah Siapkan Internet Rakyat, Infrastruktur Dikebut

Share
Internet Rakyat
Internet Rakyat
Share

Pemuja.com – Pemerintah terus mempercepat pemerataan akses internet di seluruh Indonesia. Salah satu langkah terbarunya adalah peluncuran layanan internet murah atau internet rakyat berbasis frekuensi 1,4 GHz, yang menawarkan kecepatan hingga 100 Mbps dengan tarif sekitar Rp100.000 per bulan.

Program ini diharapkan menjadi terobosan untuk menekan ketimpangan digital, sekaligus membuka peluang besar bagi masyarakat yang selama ini hanya mengandalkan kuota internet harian.

Apa Itu Internet Murah atau Internet Rakyat?

Internet murah dan internet rakyat merujuk pada program yang sama. Pemerintah menggunakan istilah internet murah untuk menonjolkan tarif terjangkau.

Sementara operator dan investor lebih sering menyebutnya internet rakyat karena diarahkan untuk rumah tangga kelas menengah ke bawah dan wilayah yang belum memiliki layanan broadband kabel.

Teknologinya menggunakan Fixed Wireless Access. Teknologi ini mempermudah pemasangan internet rumah karena tidak membutuhkan penarikan kabel fiber hingga ke tiap rumah.

Target Pemerintah dan Hasil Lelang Frekuensi

Kementerian Komunikasi dan Digital telah menuntaskan lelang frekuensi 1,4 GHz. Pemenang lelang diwajibkan membangun akses internet rumah di seluruh Indonesia dengan target 20 juta sambungan dalam beberapa tahun ke depan.

Frekuensi ini dipilih karena cocok untuk menghadirkan internet cepat dengan biaya murah, terutama bagi daerah yang selama ini sulit dijangkau jaringan kabel.

Harga, Kecepatan, dan Penyebaran Layanan

Layanan internet rakyat ditargetkan menyediakan kecepatan hingga 100 Mbps dengan biaya yang jauh lebih rendah dibanding layanan broadband pada umumnya. Tarifnya diproyeksikan berada di kisaran Rp100.000 hingga Rp150.000 per bulan.

Pemenang lelang menyatakan siap memperluas jaringan hingga jutaan rumah. Infrastruktur base station akan ditambah agar layanan tetap stabil meskipun tarifnya murah.

Dampak dan Tantangan

Jika berjalan lancar, program internet rakyat dapat mempercepat pemerataan digital, mendukung sekolah, UMKM, layanan kesehatan, dan aktivitas rumah tangga.

Akses internet yang lebih murah diharapkan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Namun pembangunan skala besar ini juga menghadapi tantangan. Biaya infrastruktur cukup besar, dan asosiasi internet mengingatkan agar biaya lelang tidak memberatkan operator sehingga tarif murah tetap bisa dipertahankan.

Dengan aliran dana besar, perluasan jaringan masif, serta keterlibatan berbagai pihak, masyarakat berharap pelaksanaannya berjalan transparan. Semoga tidak ada penyelewengan dalam proses pembangunan maupun distribusi layanannya, sehingga tujuan utama membantu rakyat benar-benar tercapai.

Jika program ini berjalan bersih dan efektif, Indonesia yang melek digital bukan lagi sekadar wacana, tetapi kenyataan yang dapat dirasakan masyarakat di seluruh penjuru negeri.

Baca Artikel Lainnya

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Gahar! Galaxy S26 Bawa Super Steady, Siap Tantang iPhone 17

Pemuja.com – Samsung kembali mengguncang pasar smartphone premium dengan merilis generasi terbarunya, Samsung Galaxy S26 series. Seri flagship ini diperkenalkan dalam ajang Samsung...

Netflix Tidak Naikkan Tawaran, Apakah Keluar dari Persaingan Warner Bros?

Pemuja.com – Industri hiburan global kembali diguncang manuver korporasi raksasa. Seperti yang telah diberitakan sebelumnya mengenai rencana Netflix mengakuisisi Warner Bros. Discovery akhir...

Related Articles

Jasamarga Terapkan Buka Tutup Akses Tol Layang MBZ Hari Ini

Pemuja.com – Jasamarga Jalanlayang Cikampek (PT JJC) memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa...

NU dan Muhammadiyah Berpeluang Lebaran Bersamaan

Pemuja.com – Kemenag menggelar sidang isbat penentuan hari lebaran atau hari raya...

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan hingga 24 Maret Selama Libur Lebaran

Pemuja.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi meniadakan kebijakan pembatasan kendaraan dengan...

Kemacetan “Horor” di Gilimanuk, Antrean Tembus Puluhan Kilometer

Pemuja.com – Kemacetan parah atau disebut “horor” terjadi di jalur menuju Pelabuhan...