Home Berita Sidang Dakwaan Nadiem Resmi Diundur ke 5 Januari 2026
BeritaNasional

Sidang Dakwaan Nadiem Resmi Diundur ke 5 Januari 2026

Share
Nadiem
Share

Pemuja.com – Nadiem Makarim dikabarkan masih dalam masa pemulihan pascaoperasi sehingga sidang pembacaan dakwaan ditunda hingga 5 Januari 2026, dokter rutan melaporkan adanya pendarahan pada 9 Desember dan merekomendasikan istirahat 21 hari.

Bendera Sidang Ditunda

Sidang pembacaan dakwaan terhadap mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim yang semula dijadwalkan pada 23 Desember 2025 resmi ditunda dan akan dilanjutkan pada 5 Januari 2026.

Penundaan ini disampaikan setelah pihak rutan dan tim medis melaporkan kondisi kesehatan Nadiem yang masih memerlukan perawatan pascaoperasi.

Kondisi Kesehatan dan Rekomendasi Medis Nadiem

Dokter penanggung jawab di cabang rutan Salemba, Muhammad Yahya Sobiirin, menyatakan bahwa Nadiem mengalami pendarahan pada 9 Desember 2025 dan telah menjalani tindakan medis; setelah evaluasi, dokter merekomendasikan masa istirahat selama 21 hari sebelum melanjutkan proses persidangan.

Pernyataan medis ini menjadi dasar formal bagi majelis hakim untuk menunda pembacaan dakwaan demi memperhatikan kondisi terdakwa.

Nadiem
Nadiem TIdak Hadir Di Persidangan

Proses Peradilan dan Keputusan Majelis

Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menyetujui penundaan dengan mempertimbangkan rekomendasi medis dan administrasi rutan.

Ketua majelis menyampaikan harapan agar beliau pulih dan dapat mengikuti persidangan pada tanggal yang ditetapkan kembali.

Penundaan pembacaan dakwaan bukan pembatalan perkara, agenda akan dilanjutkan pada 5 Januari 2026 dengan pembacaan dakwaan sebagai agenda utama.

Penundaan Nadiem Penuh Kontroversi

Sebagian pihak menilai penundaan sebagai langkah yang wajar untuk menghormati kondisi medis terdakwa, sementara pihak lain mempertanyakan potensi dampak terhadap persepsi publik mengenai akuntabilitas dan kecepatan proses hukum.

Penting untuk membedakan antara hak atas perawatan medis dan kebutuhan publik akan transparansi proses hukum agar kepercayaan publik tetap terjaga.

Baca Artikel Lainnya

Baca Juga : https://pemuja.com/2025/11/10/pemerintah-pertimbangkan-pembatasan-game-kekerasan-setelah-kasus-sman-72

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Bandara Soetta Belum Dibuka, 1.039 Penerbangan dan 166 Ribu Penumpang Terdampak

Pemuja.com – Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) masih belum beroperasi pada Senin (7/9/2026) pagi. Penutupan akibat sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau kembali...

Penutupan Bandara Soetta Molor Lagi, Penumpang Harus Tunggu hingga 17.30 WIB

Pemuja.com – Harapan calon penumpang untuk kembali terbang siang ini kembali tertunda. Bandara Internasional Soekarno-Hatta hingga Minggu (6/9/2026) siang belum dibuka setelah penutupan...

Related Articles

Moskow Dihantam Ribuan Drone, Rusia Akan Balas Dendam

Pemuja.com – Rusia menyatakan akan meningkatkan serangan terhadap target militer di Kyiv...

Kantor Summarecon Bogor Digeledah KPK, Akankah Menyeret Sang Menteri?

Pemuja.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali bergerak dalam penyidikan dugaan suap...

Update Hari ke-9 KM Virgo 8 Tenggelam, 123 Korban Masih Dicari

Pemuja.com – Berita terbaru datang dari pencarian korban KMP Virgo Transport 8...

AI Kini Punya Tubuh, Pameran Robot China Buktinya

Pemuja.com – Perkembangan robot berbasis kecerdasan buatan atau AI semakin cepat. Saat...