Home Berita Ini Dia Spek Mobil i2C, Calon Mobil Nasional Berbasis Listrik
BeritaNasionalOtomotif

Ini Dia Spek Mobil i2C, Calon Mobil Nasional Berbasis Listrik

Share
Share

Pemuja.com – Upaya Indonesia untuk memiliki mobil nasional kembali menguat dengan hadirnya i2C (Indigenous Indonesian Car).

Sebuah kendaraan listrik yang digadang-gadang menjadi simbol kemandirian industri otomotif dalam negeri.

Mobil ini diperkenalkan ke publik sebagai SUV listrik tujuh penumpang yang dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan pasar Indonesia.

i2C dikembangkan oleh PT Teknologi Militer Indonesia (TMI), perusahaan yang bergerak di bidang teknologi strategis nasional.

Proyek ini tidak hanya menargetkan produksi kendaraan, tetapi juga penguasaan teknologi dan kekayaan intelektual (IP) oleh bangsa Indonesia.

Desain Nasional dengan Sentuhan Global i2c

Dari sisi desain, i2C tampil sebagai SUV modern dengan karakter tegas dan futuristis. Meski dikembangkan oleh tim dalam negeri, proses perancangannya mendapat pendampingan dari Italdesign, rumah desain otomotif ternama asal Italia.

Kolaborasi ini diharapkan mampu menghasilkan kendaraan dengan standar desain global tanpa meninggalkan identitas nasional.

Beberapa elemen desainnya disebut terinspirasi dari simbol Indonesia, seperti garis lampu yang menyerupai sayap Garuda serta sentuhan motif khas Nusantara pada interior. Konsep ini mempertegas positioning i2C sebagai mobil nasional, bukan sekadar kendaraan listrik biasa.

Spesifikasi Teknis dan Performa i2c

Berdasarkan data konsep yang telah dipublikasikan, i2C mengusung motor listrik bertenaga sekitar 204 PS dengan torsi 310 Nm.

Mobil ini dibekali baterai berkapasitas 83,4 kWh yang diklaim mampu memberikan jarak tempuh hingga sekitar 600 kilometer dalam satu kali pengisian daya.

Untuk pengisian baterai, mobil ini mendukung fast charging DC hingga 150 kW serta AC charging 11 kW, memungkinkan pengisian lebih cepat dan fleksibel.

Dari sisi performa, akselerasi 0–100 km/jam diperkirakan dapat ditempuh dalam waktu sekitar 9 detik, cukup kompetitif di kelas SUV listrik.

Target Produksi dan Harga

Saat ini, i2C masih berada pada tahap pengembangan dan uji konsep. Pengembang menargetkan pembuatan puluhan unit prototipe untuk kebutuhan uji tabrak, validasi teknologi, dan kesiapan produksi massal. Produksi komersial direncanakan mulai 2027 hingga 2028.

Dari sisi harga, i2C diproyeksikan akan dipasarkan di bawah Rp500 juta, sehingga diharapkan dapat menjangkau pasar menengah dan bersaing dengan kendaraan listrik impor yang saat ini mendominasi pasar nasional.

Harapan dan Tantangan

Kehadiran i2C memunculkan optimisme baru terhadap kebangkitan mobil nasional. Selain berpotensi membuka lapangan kerja dan mendorong industri komponen lokal, proyek ini juga dinilai strategis dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Namun demikian, tantangan besar tetap membayangi, mulai dari konsistensi kebijakan pemerintah, kesiapan infrastruktur, hingga kepercayaan konsumen.

Keberhasilan mobil ini tidak hanya ditentukan oleh konsep dan spesifikasi, tetapi juga oleh kualitas produksi, layanan purnajual, serta keberlanjutan proyek dalam jangka panjang.

i2C berpotensi menjadi tonggak penting dalam sejarah otomotif Indonesia sebuah mobil listrik yang lahir dari karya anak bangsa.

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Gahar! Galaxy S26 Bawa Super Steady, Siap Tantang iPhone 17

Pemuja.com – Samsung kembali mengguncang pasar smartphone premium dengan merilis generasi terbarunya, Samsung Galaxy S26 series. Seri flagship ini diperkenalkan dalam ajang Samsung...

Netflix Tidak Naikkan Tawaran, Apakah Keluar dari Persaingan Warner Bros?

Pemuja.com – Industri hiburan global kembali diguncang manuver korporasi raksasa. Seperti yang telah diberitakan sebelumnya mengenai rencana Netflix mengakuisisi Warner Bros. Discovery akhir...

Related Articles

Jasamarga Terapkan Buka Tutup Akses Tol Layang MBZ Hari Ini

Pemuja.com – Jasamarga Jalanlayang Cikampek (PT JJC) memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa...

NU dan Muhammadiyah Berpeluang Lebaran Bersamaan

Pemuja.com – Kemenag menggelar sidang isbat penentuan hari lebaran atau hari raya...

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan hingga 24 Maret Selama Libur Lebaran

Pemuja.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi meniadakan kebijakan pembatasan kendaraan dengan...

Kemacetan “Horor” di Gilimanuk, Antrean Tembus Puluhan Kilometer

Pemuja.com – Kemacetan parah atau disebut “horor” terjadi di jalur menuju Pelabuhan...