Home Berita Harga Emas Terus Menanjak: Rekor Baru Tembus Rp3,168 Juta
BeritaNasional

Harga Emas Terus Menanjak: Rekor Baru Tembus Rp3,168 Juta

Share
Share

Pemuja.com – Harga emas batangan di pasar domestik terus menunjukkan tren penguatan yang signifikan. Pada perdagangan hari ini, Kamis, emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencetak harga tertinggi baru di level Rp3.168.000 per gram, naik sekitar Rp165.000 dari posisi sehari sebelumnya.

Kenaikan ini tidak hanya terjadi pada emas batangan, tetapi juga merambah ke segmen emas perhiasan yang ikut mencatat lonjakan harga.

Untuk emas perhiasan 24 karat, harga kini berada di kisaran Rp2,504 juta per gram, mencerminkan meningkatnya minat masyarakat terhadap logam mulia di tengah kondisi pasar yang tidak menentu.

Harga Emas Antam Hari Ini (Per 29 Januari 2026)

  • Emas batangan Antam: Rp3.168.000 per gram (harga jual)
  • Buyback / jual kembali: sekitar Rp2.989.000 per gram (Kenaikan ini merupakan rekor terbaru sepanjang sejarah perdagangan emas domestik.)

Data harga tersebut dipantau dari laman resmi Logam Mulia Antam dan menunjukkan tren penguatan yang berlangsung konsisten dalam beberapa hari terakhir, seiring meningkatnya tekanan dari faktor eksternal global.

Ketegangan AS–Iran Jadi Sentimen Tambahan Pasar

Salah satu faktor eksternal yang turut mendorong reli harga emas adalah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran.

Hubungan kedua negara kembali memanas setelah muncul pernyataan keras dan langkah politik yang memicu kekhawatiran akan eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Situasi ini menciptakan ketidakpastian global yang langsung direspons pasar keuangan dengan pergeseran dana ke aset aman.

Sejarah menunjukkan bahwa setiap kali risiko geopolitik meningkat, emas kerap menjadi pilihan utama investor sebagai instrumen perlindungan nilai.

Ketegangan AS–Iran dinilai berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi global, termasuk jalur energi dan perdagangan internasional, sehingga memperkuat daya tarik emas di mata investor dunia.

Faktor Dorong Kenaikan Harga Emas di Dalam Negeri

Kenaikan harga emas domestik tak lepas dari pergerakan harga emas global yang terus mengalami tren penguatan.

Di pasar internasional, harga emas dunia menembus rekor baru US$5.500 per ons troi, didorong ketidakpastian geopolitik dan pelemahan dolar AS.

Lonjakan harga global tersebut secara langsung berdampak pada harga emas fisik di Indonesia, mengingat harga emas domestik sangat dipengaruhi oleh pergerakan pasar internasional dan nilai tukar.

Baca Juga : Harga Emas Kembali Naik, Apa Penyebabnya?

Selain faktor geopolitik, pelaku pasar juga mencermati melemahnya nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama lainnya.

Kondisi ini membuat emas menjadi lebih menarik sebagai alternatif investasi, terutama di tengah tekanan inflasi dan fluktuasi pasar keuangan.

Permintaan Investor dan Tren Global

Permintaan emas dari investor ritel maupun institusi global terus meningkat. Di berbagai negara, arus modal mengalir deras ke logam mulia sebagai upaya perlindungan terhadap volatilitas pasar saham dan risiko ekonomi global yang masih membayangi.

Emas kini tidak lagi dipandang semata sebagai komoditas, melainkan sebagai alat diversifikasi risiko yang penting dalam portofolio investasi.

Sejumlah analis menilai tren kenaikan harga emas masih berpeluang berlanjut dalam jangka pendek hingga menengah, selama ketegangan geopolitik dan ketidakpastian kebijakan moneter global belum mereda.

Apa Artinya Bagi Investor Lokal?

Bagi investor di Indonesia, lonjakan harga emas ini menghadirkan peluang sekaligus tantangan. Di satu sisi, kenaikan harga membuka kesempatan bagi pemegang emas untuk merealisasikan keuntungan. Namun di sisi lain, calon investor perlu mencermati risiko masuk di harga yang sudah relatif tinggi.

Para pakar keuangan menyarankan agar investor tetap mengedepankan analisis fundamental dan strategi jangka panjang.

Di tengah gejolak global, emas dinilai masih relevan sebagai instrumen lindung nilai yang efektif untuk menghadapi inflasi dan ketidakpastian pasar.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Prabowo Bertemu Satgas PKH, Bahas Pelanggaran Hutan

Pemuja.com – Presiden Prabowo Subianto menerima Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (4/9/2026)....

Garuda GA604 Pecah Ban, Berhasil Mendarat Selamat di Makassar

Pemuja.com – Insiden langka dialami pesawat Garuda Indonesia GA604 rute Jakarta–Makassar yang mengalami pecah ban pada salah satu roda utama saat penerbangan menuju...

Related Articles

Utang Warisan Krisis 1998 Rp640 Triliun Dinyatakan Lunas

Pemuja.com – Pemerintah Indonesia akhirnya menyelesaikan seluruh kewajiban surat utang yang diterbitkan...

Trump Umumkan Perluasan Kehadiran Militer AS di Greenland

Pemuja.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan rencana memperbesar kehadiran...

TNI Fair 2026 Digelar Besok di Monas 19-20 September

Pemuja.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menggelar TNI Fair dalam rangka...

KPK Geledah Gedung ATR/BPN, Tiga Ruang Dirjen Diperiksa

Pemuja.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah sejumlah ruangan di Kementerian Agraria...