Home Berita Hujan Deras Pagi Ini Picu Banjir Meluas di Jabodetabek
BeritaNasional

Hujan Deras Pagi Ini Picu Banjir Meluas di Jabodetabek

Share
Share

Pemuja.com – Hujan deras yang mengguyur sejak dini hari menyebabkan banjir meluas di wilayah Jabodetabek pada pagi ini.

Curah hujan tinggi yang turun dalam durasi cukup lama membuat sistem drainase tidak mampu menampung aliran air. Akibatnya, genangan muncul di sejumlah kawasan permukiman hingga ruas jalan utama.

Beberapa wilayah langganan banjir kembali terendam dengan ketinggian air bervariasi, mulai dari setinggi mata kaki hingga lutut orang dewasa.

Genangan tersebut tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga menghambat aktivitas pagi hari. Arus lalu lintas tersendat di sejumlah titik karena kendaraan harus melambat atau memutar arah untuk menghindari banjir.

Selain kawasan permukiman, banjir juga merendam akses jalan penghubung antarwilayah di Jakarta. Kondisi ini membuat waktu tempuh perjalanan warga meningkat signifikan dan memicu kemacetan sejak pagi hari.

Bekasi Dilanda Banjir Lebih Parah

Di luar Jakarta, banjir dengan dampak lebih parah terjadi di Bekasi. Hujan yang turun sejak malam hari menyebabkan debit sungai meningkat dan meluap ke kawasan pemukiman.

Sejumlah perumahan dilaporkan terendam banjir dengan ketinggian air yang mencapai pinggang orang dewasa di beberapa titik.

Air masuk ke dalam rumah warga, merendam perabotan dan memaksa sebagian warga melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman. Aktivitas warga praktis lumpuh, terutama di kawasan padat penduduk yang akses jalannya ikut terendam.

Selain permukiman, banjir juga menggenangi jalan lingkungan dan jalur utama di Bekasi, menyebabkan kendaraan sulit melintas.

Antrean panjang kendaraan terlihat sejak pagi, terutama di jalur yang menghubungkan Bekasi dengan wilayah Jakarta.

Banjir Meluas hingga Jalur Pantura, Rel Kereta Api Ikut Tergenang

Dampak banjir tidak berhenti di kawasan perkotaan. Genangan air juga dilaporkan merendam sejumlah titik di jalur Pantai Utara (Pantura), salah satu jalur transportasi vital di Pulau Jawa. Air yang meluap ke jalur ini memperparah gangguan mobilitas barang dan orang.

Tak hanya jalan raya, rel kereta api di kawasan Pantura turut tergenang banjir. Kondisi tersebut membuat perjalanan kereta api tidak dapat berjalan normal. Demi keselamatan, PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengambil langkah pengalihan jalur pada sejumlah perjalanan kereta, meski berdampak pada keterlambatan jadwal.

Warga Diminta Waspada Banjir Susulan

Hingga pagi ini, hujan masih berpotensi turun di sejumlah wilayah Jabodetabek. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rendah, bantaran sungai, serta kawasan rawan genangan. Petugas terkait terus disiagakan untuk memantau kondisi dan membantu warga terdampak.

Baca Artikel Lainnya

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Gahar! Galaxy S26 Bawa Super Steady, Siap Tantang iPhone 17

Pemuja.com – Samsung kembali mengguncang pasar smartphone premium dengan merilis generasi terbarunya, Samsung Galaxy S26 series. Seri flagship ini diperkenalkan dalam ajang Samsung...

Netflix Tidak Naikkan Tawaran, Apakah Keluar dari Persaingan Warner Bros?

Pemuja.com – Industri hiburan global kembali diguncang manuver korporasi raksasa. Seperti yang telah diberitakan sebelumnya mengenai rencana Netflix mengakuisisi Warner Bros. Discovery akhir...

Related Articles

Jasamarga Terapkan Buka Tutup Akses Tol Layang MBZ Hari Ini

Pemuja.com – Jasamarga Jalanlayang Cikampek (PT JJC) memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa...

NU dan Muhammadiyah Berpeluang Lebaran Bersamaan

Pemuja.com – Kemenag menggelar sidang isbat penentuan hari lebaran atau hari raya...

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan hingga 24 Maret Selama Libur Lebaran

Pemuja.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi meniadakan kebijakan pembatasan kendaraan dengan...

Kemacetan “Horor” di Gilimanuk, Antrean Tembus Puluhan Kilometer

Pemuja.com – Kemacetan parah atau disebut “horor” terjadi di jalur menuju Pelabuhan...