Home Berita Iran Tegaskan Selat Hormuz Ditutup & Ancam Serang Kapal yang Melintas
BeritaInternasional

Iran Tegaskan Selat Hormuz Ditutup & Ancam Serang Kapal yang Melintas

Share
Share

Pemuja.com – Ketegangan di Selat Hormuz meningkat tajam setelah Iran menyatakan jalur strategis ini ditutup dan memperingatkan kapal yang mencoba melintas akan menghadapi serangan serius.

Iran, melalui pernyataan dari komandan senior Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), menyatakan bahwa Selat Hormuz kini ditutup untuk semua navigasi kapal. Peringatan ini disampaikan dalam konteks konflik yang memburuk setelah serangan udara oleh Amerika Serikat dan Israel ke target-target di Iran.

Brigadir Jenderal Ebrahim Jabari, penasihat senior komandan IRGC, menyatakan bahwa Iran tidak hanya menutup passage tersebut, tetapi juga siap menyerang kapal yang tetap mencoba memasuki atau melintasi Selat Hormuz. Ia menyebut pasukan akan “membakar” atau menghabisi kapal yang mencoba menerobos larangan ini.

Penyiaran peringatan semacam ini juga pernah dilakukan oleh IRGC lewat transmisi radio VHF kepada kapal-kapal di perairan Selat Hormuz, yang menyatakan “no ship is allowed to pass the Strait of Hormuz” (tidak ada kapal yang diizinkan lewat Selat Hormuz), menurut pernyataan seorang pejabat dari misi laut Uni Eropa.


Apa Itu Selat Hormuz & Mengapa Penting?

Selat Hormuz merupakan jalur laut sempit antara Teluk Persia dan Teluk Oman yang menjadi titik transit utama sekitar 20 persen dari minyak dan gas dunia setiap hari.

Jalur ini menjadi sangat penting bagi ekspor minyak dari negara-negara Teluk Arab seperti Arab Saudi, Irak, Kuwait, Uni Emirat Arab, dan Iran sendiri, menuju pasar global.

Penutupan atau ancaman terhadap rute ini langsung berdampak pada pasokan energi global, mengingat volume besar minyak mentah dan gas alam cair (LNG) yang melewati perairan strategis ini setiap hari.


Insiden Serangan & Dampaknya pada Kapal

Laporan media juga menyebutkan adanya serangan terhadap kapal tanker yang coba melewati Selat Hormuz, termasuk satu kapal yang dilaporkan hampir tenggelam setelah diserang, dan beberapa kru dievakuasi karena luka-luka ringan hingga serius.

Situasi ini memicu beberapa perusahaan pelayaran besar seperti Maersk untuk menghentikan sementara transit kapal mereka melalui selat tersebut karena kekhawatiran keselamatan dan meningkatnya risiko konflik.


Respons Internasional dan Imbauan Keselamatan

Organisasi Maritim Internasional (IMO) telah mengeluarkan imbauan agar kapal-kapal komersial menghindari wilayah Selat Hormuz sementara kondisi keamanan belum membaik. Sekretaris Jenderal IMO menyatakan perlunya kewaspadaan tinggi serta perlindungan hukum terhadap navigasi di kawasan yang kini sangat berisiko ini.

Kementerian maritim dan badan keamanan laut di beberapa negara juga memperingatkan bahwa freedom of navigation (kebebasan navigasi) — prinsip penting dalam hukum laut internasional — tetap harus dihormati, namun kondisi saat ini membuat transit tidak aman.


Potensi Dampak Lebih Luas

Penutupan dan ancaman terhadap Selat Hormuz berpotensi mengganggu rantai pasokan energi global dan mendorong naiknya harga minyak dunia, serta menimbulkan gangguan logistik di sektor maritim internasional. Langkah Iran ini menjadi salah satu eskalasi konflik terbesar di kawasan Teluk Persia dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Prabowo Bertemu Satgas PKH, Bahas Pelanggaran Hutan

Pemuja.com – Presiden Prabowo Subianto menerima Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (4/9/2026)....

Garuda GA604 Pecah Ban, Berhasil Mendarat Selamat di Makassar

Pemuja.com – Insiden langka dialami pesawat Garuda Indonesia GA604 rute Jakarta–Makassar yang mengalami pecah ban pada salah satu roda utama saat penerbangan menuju...

Related Articles

Utang Warisan Krisis 1998 Rp640 Triliun Dinyatakan Lunas

Pemuja.com – Pemerintah Indonesia akhirnya menyelesaikan seluruh kewajiban surat utang yang diterbitkan...

Trump Umumkan Perluasan Kehadiran Militer AS di Greenland

Pemuja.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan rencana memperbesar kehadiran...

TNI Fair 2026 Digelar Besok di Monas 19-20 September

Pemuja.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menggelar TNI Fair dalam rangka...

KPK Geledah Gedung ATR/BPN, Tiga Ruang Dirjen Diperiksa

Pemuja.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah sejumlah ruangan di Kementerian Agraria...