Home Berita Selat Hormuz Tutup, Cadangan BBM Indonesia Sangat Tipis?
BeritaInternasionalNasional

Selat Hormuz Tutup, Cadangan BBM Indonesia Sangat Tipis?

Share
Share

Pemuja.com – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel mulai menimbulkan kekhawatiran terhadap pasokan energi global. Situasi ini juga memicu perhatian pemerintah Indonesia terhadap ketahanan energi nasional.

Salah satu jalur yang menjadi sorotan adalah Selat Hormuz. Jalur laut ini merupakan rute penting bagi distribusi minyak dunia.

Pemerintah Jelaskan Dampak Penutupan Selat Hormuz

Pemerintah Indonesia menyatakan cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional saat ini diperkirakan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sekitar 20 hari.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Ia menyampaikan hal itu setelah menghadiri rapat bersama Presiden di Istana Kepresidenan Jakarta.

Bahlil mengatakan pemerintah terus memantau perkembangan konflik yang terjadi di Timur Tengah. Situasi di kawasan tersebut dinilai dapat memengaruhi stabilitas pasokan energi dunia.

“Masih cukup 20 hari,” kata Bahlil ketika ditanya mengenai kondisi cadangan BBM Indonesia.

Selat Hormuz : Jalur Vital Pasokan Energi Dunia

Selat Hormuz dikenal sebagai salah satu jalur distribusi energi paling penting di dunia.

Sekitar 20 hingga 30 persen pengiriman minyak global melewati perairan tersebut setiap harinya. Gangguan di jalur ini dapat memicu lonjakan harga minyak dunia.

Baca Juga : Iran Tegaskan Selat Hormuz Ditutup & Ancam Serang Kapal yang Melintas

Selain itu, kondisi tersebut juga dapat memengaruhi negara-negara yang masih bergantung pada impor energi. Indonesia termasuk salah satu negara yang masih mengimpor sebagian kebutuhan minyaknya.

Pemerintah mencatat sekitar 20 hingga 25 persen impor minyak mentah Indonesia berasal dari kawasan Timur Tengah. Sebagian besar pengiriman tersebut melewati jalur Selat Hormuz.

Selat Hormuz

Pemerintah Siapkan Alternatif Pasokan Energi

Untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan pasokan, pemerintah mulai menyiapkan beberapa langkah strategis.

Salah satunya adalah mengalihkan sebagian sumber impor minyak mentah dari negara lain. Pemerintah mempertimbangkan peningkatan impor dari Amerika Serikat dan kawasan di luar Timur Tengah.

Langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap jalur distribusi yang terdampak konflik.

Selain itu, pemerintah juga tengah menyiapkan strategi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Salah satu fokusnya adalah meningkatkan kapasitas penyimpanan cadangan energi.

Dengan kapasitas penyimpanan yang lebih besar, Indonesia diharapkan mampu bertahan lebih lama jika terjadi gangguan pasokan global.

Meski demikian, Bahlil menegaskan bahwa kondisi pasokan BBM di dalam negeri saat ini masih aman. Distribusi bahan bakar ke masyarakat juga disebut belum mengalami gangguan.

Pemerintah akan terus memantau perkembangan situasi internasional dan dampaknya terhadap harga minyak dunia.

Baca Artikel Lainnya

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Penjualan Honda Nyungsep, Sejumlah Dealer Mulai Tumbang

Pemuja.com – Penjualan mobil Honda di Indonesia tengah mengalami penurunan signifikan, bahkan disebut-sebut separah masa pandemi. Kondisi ini menjadi sinyal serius bagi pabrikan...

Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Terima Penghargaan Dari PBB

Pemuja.com – Tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tergabung dalam misi perdamaian dunia dilaporkan gugur saat menjalankan tugas di Lebanon. Mereka merupakan...

Related Articles

Harga BBM Non Subsidi Resmi Naik, Ini Daftarnya

Pemuja.com – PT Pertamina resmi menaikkan harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM)...

Bahlil Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi, Kapan?

Pemuja.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memberikan...

Menatap Semifinal Liga Champions 2026, 4 Tim Siap Tempur

Pemuja.com – Empat tim memastikan langkah ke semifinal Liga Champions 2025/2026. Tanpa...

Empat Besar Liga Champions Terbentuk, Siapa Saja Yang Lolos?

Pemuja.com – Babak gugur selalu menyajikan cerita berbeda. Tekanan tinggi, tempo cepat,...