Home Berita Pemerintah Siapkan WFH ASN dan Swasta Pasca Lebaran 2026
BeritaNasional

Pemerintah Siapkan WFH ASN dan Swasta Pasca Lebaran 2026

Share
Share

Pemuja.com – Pemerintah memastikan akan menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) serta mengimbau sektor swasta untuk mengikuti kebijakan serupa setelah Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mengelola mobilitas masyarakat sekaligus mendorong efisiensi energi nasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa kebijakan tersebut akan mulai diterapkan setelah periode Lebaran. Ia menegaskan, “(Aturan) WFH akan didetailkan. Tetapi sesudah Lebaran kita akan berlakukan. Untuk ASN maupun imbauan untuk swasta”

Namun, kebijakan ini tidak berlaku untuk seluruh sektor. Pemerintah memastikan bahwa layanan publik tetap berjalan normal. Airlangga menambahkan bahwa aturan tersebut tidak berlaku bagi pekerjaan yang berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat.

Pemerintah : Aturan Berlaku Terbatas dan Bertahap

Pemerintah menjelaskan bahwa skema WFH tidak diterapkan penuh setiap hari kerja. Kebijakan ini dirancang secara terbatas, yakni hanya satu hari dalam satu pekan. Langkah tersebut diambil untuk menjaga keseimbangan antara fleksibilitas kerja dan produktivitas pegawai.

Selain itu, pemerintah juga akan berkoordinasi dengan sejumlah kementerian, termasuk Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Dalam Negeri, guna memastikan implementasi kebijakan berjalan efektif di lapangan.

Tujuan Pemerintah : Efisiensi Energi dan BBM

Kebijakan WFH ini tidak hanya berkaitan dengan arus mobilitas pasca-Lebaran, tetapi juga sebagai langkah penghematan energi. Pemerintah menilai sistem kerja jarak jauh dapat mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) secara signifikan.

Dalam perhitungan awal, penerapan WFH bahkan disebut berpotensi menghemat penggunaan BBM hingga sekitar 20 persen.

Dorongan dari Presiden

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto juga telah mendorong kajian penerapan WFH sebagai salah satu solusi menghadapi tantangan global, khususnya terkait efisiensi energi. Ia menyinggung keberhasilan sistem kerja dari rumah saat pandemi COVID-19 sebagai acuan.

Dampak bagi Masyarakat dan Pekerja

Dengan adanya kebijakan ini, pekerja diharapkan tetap produktif meski tidak bekerja dari kantor setiap hari. Di sisi lain, fleksibilitas ini juga membuka peluang bagi masyarakat untuk memiliki waktu lebih panjang bersama keluarga, terutama setelah momen Lebaran.

Pemerintah pun berharap kebijakan ini dapat memberikan efek ganda, yakni menjaga kinerja ekonomi sekaligus menekan konsumsi energi nasional secara lebih efisien.

Baca Artikel Lainnya

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

DPR Minta Audit Nasional Usai Korupsi Pakan Satwa KBS

Pemuja.com – Dugaan korupsi anggaran pakan dan perawatan satwa di Kebun Binatang Surabaya (KBS) mendapat perhatian DPR RI. Komisi IV DPR meminta pemerintah...

KPK Sita Uang Rp4 Miliar dari Rumah Kadis PUPR Kota Bengkulu

Pemuja.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai lebih dari Rp4 miliar saat menggeledah rumah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang...

Related Articles

Prabowo : Masak TNI-Polri Tak Bisa Usut 1.000 Tambang Ilegal

Pemuja.com – Presiden Prabowo Subianto meminta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan...

Musim Kemarau Memuncak, Karhutla Mengancam Sejumlah Wilayah Indonesia

Pemuja.com – Memasuki puncak musim kemarau, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali...

Viral Challenge Ayat Suci Berhadiah Miras, Polisi Tangkap 2 Orang

Pemuja.com – Kasus dugaan penistaan agama dalam acara The Sounds Project di...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Bandar Narkoba Beri Perlawanan

Pemuja.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok,...