Home Berita Bandara Soetta Belum Dibuka, 1.039 Penerbangan dan 166 Ribu Penumpang Terdampak
BeritaNasional

Bandara Soetta Belum Dibuka, 1.039 Penerbangan dan 166 Ribu Penumpang Terdampak

Share
Bandara Belum Dibuka
Bandara Belum Dibuka
Share

Pemuja.com – Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) masih belum beroperasi pada Senin (7/9/2026) pagi. Penutupan akibat sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau kembali diperpanjang hingga pukul 08.59 WIB.

Keputusan ini menjadi perpanjangan keenam sejak penutupan pertama diberlakukan pada Minggu (6/9) dini hari. Pengelola Bandara Soetta meminta calon penumpang terus memantau perkembangan status penerbangannya melalui maskapai masing-masing.

Enam Kali Penutupan Diperpanjang

Berikut kronologi perubahan jadwal penutupan Bandara Soetta:

  • Penutupan pertama: pukul 01.30–05.30 WIB.
  • Perpanjangan pertama: hingga pukul 09.30 WIB.
  • Perpanjangan kedua: hingga pukul 13.30 WIB.
  • Perpanjangan ketiga: hingga pukul 17.30 WIB.
  • Perpanjangan keempat: hingga pukul 21.30 WIB dan kemudian diperbarui hingga 23.59 WIB.
  • Perpanjangan kelima: hingga pukul 00.00 WIB, Senin (7/9).
  • Perpanjangan keenam: kembali diperpanjang hingga pukul 08.59 WIB, Senin pagi.

Penutupan dilakukan karena sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau masih berpotensi mengganggu keselamatan penerbangan. Pemerintah dan otoritas penerbangan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi abu vulkanik serta perubahan arah angin.

1.039 Penerbangan di Soetta Terdampak

Dampak terhadap penerbangan di Soetta tergolong besar. Data hingga Minggu malam pukul 21.30 WIB mencatat sebanyak 1.039 penerbangan terdampak.

Jumlah tersebut terdiri dari 746 penerbangan domestik, 272 penerbangan internasional dan 21 penerbangan kargo.

Tidak seluruhnya berarti penerbangan dibatalkan. Data tersebut merupakan akumulasi penerbangan yang mengalami pembatalan, keterlambatan hingga pengalihan pendaratan ke bandara lain.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 166.351 penumpang ikut terdampak.

Untuk menangani penumpang yang terdampak, pengelola Bandara Soetta mengaktifkan layanan pemulihan pelayanan. Penumpang mendapatkan dukungan berupa makanan dan minuman serta fasilitas mobilitas menuju hotel.

Secara Nasional 1.558 Penerbangan Terdampak

Gangguan penerbangan tidak hanya terjadi di Soetta. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyebut sebanyak 1.558 penerbangan terdampak akibat penutupan sejumlah bandara karena abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Dampaknya mencakup penerbangan keberangkatan maupun kedatangan. Secara keseluruhan, sekitar 170 ribu penumpang terdampak akibat gangguan operasional tersebut.

Baca Juga : Kopdes Mulai Bayar Utang September, Kok Desa yang Menanggung?

7 Bandara Masih Ditutup hingga 08.59 WIB

Pada pembaruan terbaru dini hari Senin (7/9), Kementerian Perhubungan mencatat tujuh bandara masih menghentikan operasional penerbangan hingga pukul 08.59 WIB.

Bandara tersebut yaitu:

  1. Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang
  2. Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta
  3. Bandara Husein Sastranegara, Bandung
  4. Bandara Budiarto, Curug
  5. Bandara Radin Inten II, Lampung
  6. Bandara Pondok Cabe
  7. Bandara M. Taufik Kiemas

Sebelumnya, terdapat delapan bandara yang ditutup akibat dampak abu vulkanik. Bandara Atung Bungsu juga masuk dalam daftar penutupan pada tahap sebelumnya. Namun, pembaruan terbaru hingga Senin pagi mencatat tujuh bandara yang masih menghentikan operasional sampai pukul 08.59 WIB.

Penumpang Jangan Datang Sebelum Ada Kepastian

Dengan penutupan yang kembali diperpanjang, penumpang diimbau tidak hanya mengandalkan jadwal keberangkatan yang tertera sebelumnya.

Calon penumpang sebaiknya mengecek kembali status penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum menuju bandara. Sebab, perubahan kondisi abu vulkanik dapat membuat jadwal penerbangan kembali berubah.

Penutupan ini dilakukan bukan semata-mata karena gangguan jarak pandang. Abu vulkanik juga dapat membahayakan operasional pesawat sehingga keselamatan penerbangan menjadi pertimbangan utama.

Hingga Senin pagi, otoritas penerbangan masih memantau perkembangan erupsi Gunung Anak Krakatau dan kondisi sebaran abu vulkanik sebelum menentukan apakah operasional penerbangan dapat kembali dibuka setelah pukul 08.59 WIB

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Rektor Unsoed Tersangka, Ortu Maba Diminta Rp650 Juta

Pemuja.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Akhmad Sodiq, sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi dalam penerimaan...

Prabowo ke Kalimantan, Siap Pimpin Penanganan Karhutla

Pemuja.com – Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan pada Sabtu (22/8/2026) untuk meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Prabowo juga akan...

Related Articles

6 Bandara Ditutup Imbas Erupsi Anak Krakatau, Ini Daftarnya

Pemuja.com – Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak langsung terhadap operasional penerbangan di...

Masker Laris Manis, Imbauan Pemerintah Ikut Dongkrak Permintaan

Pemuja.com – Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau ke sejumlah wilayah membuat...

Anggaran MBG 2027 Rp240 Triliun, DPR Warning BGN

Pemuja.com – Ditengah banyaknya tuntutan penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG), kini...

Penutupan Bandara Soetta Molor Lagi, Penumpang Harus Tunggu hingga 17.30 WIB

Pemuja.com – Harapan calon penumpang untuk kembali terbang siang ini kembali tertunda....