Pemuja.com – Dunia teknologi kembali diguncang kabar besar. Raksasa teknologi asal Amerika Serikat, Oracle, dikabarkan melakukan PHK besar-besaran yang menyasar puluhan ribu karyawan di berbagai negara.
Kabar ini langsung menyita perhatian. Sejumlah karyawan disebut menerima email PHK pada pagi hari, sekitar pukul 06.00 waktu setempat. Tanpa pemberitahuan sebelumnya, keputusan itu datang begitu saja saat banyak orang baru memulai aktivitasnya.
Bagi sebagian karyawan, momen tersebut menjadi pengalaman yang mengejutkan. Dalam hitungan menit, status pekerjaan berubah, memicu berbagai reaksi di media sosial mulai dari kaget hingga kecewa.

Puluhan Ribu Karyawan Terdampak
Jumlah yang terdampak diperkirakan mencapai 30.000 orang secara global. Angka ini menjadikannya salah satu gelombang PHK terbesar di industri teknologi dalam beberapa waktu terakhir.
India disebut menjadi salah satu wilayah dengan dampak paling besar. Namun pemangkasan juga terjadi di berbagai negara lain, termasuk pusat-pusat teknologi dunia.
Langkah ini disebut sebagai bagian dari restrukturisasi besar yang tengah dilakukan perusahaan.
Fokus ke AI dan Efisiensi
Oracle dikabarkan mulai mengalihkan fokus bisnisnya ke pengembangan kecerdasan buatan (AI) dan infrastruktur pusat data berskala besar.
Perubahan arah ini membuat sejumlah posisi dinilai tidak lagi sesuai dengan kebutuhan ke depan. Efisiensi pun menjadi langkah yang diambil, seiring ketatnya persaingan di industri teknologi global.
Tuai Kritik
Yang menjadi sorotan bukan hanya jumlah PHK, tetapi juga cara penyampaiannya. Pengiriman email secara mendadak di pagi hari menuai kritik dari publik.
Banyak yang menyayangkan langkah tersebut karena dinilai terlalu tiba-tiba. Namun di sisi lain, ada juga yang melihat ini sebagai gambaran nyata perubahan dunia kerja saat ini yang semakin cepat dan tidak terduga.
Kini pertanyaan pun muncul, apakah ini hanya langkah efisiensi semata, atau awal dari gelombang perubahan besar di industri teknologi global?
Leave a comment