Home Berita Eks Wamenaker Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
BeritaKriminalNasional

Eks Wamenaker Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara

Share
Share

Pemuja.com – Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer Gerungan atau Noel, dijatuhi hukuman 4 tahun 6 bulan penjara dalam perkara korupsi terkait pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Putusan tersebut dibacakan Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat pada Kamis (4/6/2026). Selain hukuman penjara, Noel diwajibkan membayar denda Rp200 juta. Jika tidak dibayarkan, denda itu akan diganti dengan pidana kurungan selama 90 hari.

Majelis hakim juga menjatuhkan pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti sebesar Rp3,435 miliar. Dalam pertimbangannya, hakim menyatakan Noel terbukti menerima gratifikasi yang berkaitan dengan proses pengurusan sertifikasi K3.

Hakim menilai tindakan tersebut bertentangan dengan prinsip integritas dan tata kelola pemerintahan yang bersih. Sebagai pejabat negara, Noel dinilai seharusnya menjaga kepercayaan publik dan memastikan pelayanan berjalan sesuai aturan.

Noel

Berawal dari Dugaan Penyimpangan Sertifikasi K3

Kasus ini berawal dari dugaan praktik pemerasan dan penerimaan gratifikasi dalam proses penerbitan sertifikasi maupun lisensi K3 di Kemnaker selama periode 2024 hingga 2025.

Jaksa penuntut umum mendakwa Noel bersama sejumlah pejabat lainnya menerima aliran dana dari para pemohon sertifikasi melalui mekanisme yang tidak sesuai ketentuan. Dana tersebut diduga berasal dari perusahaan maupun pihak yang mengurus sertifikasi K3.

Sebelumnya, jaksa menuntut Noel dengan hukuman 5 tahun penjara, denda Rp250 juta, serta kewajiban membayar uang pengganti lebih dari Rp4,4 miliar. Namun, majelis hakim menjatuhkan vonis yang lebih ringan dibanding tuntutan tersebut.

Noel

Noel Terima Putusan dan Sampaikan Permintaan Maaf

Usai sidang, Noel menyatakan menerima putusan yang dijatuhkan pengadilan. Ia menyebut vonis tersebut sebagai konsekuensi atas kelalaiannya saat menjabat sebagai pejabat publik.

Noel juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat, Presiden, serta kalangan pekerja dan buruh yang selama ini menjadi bagian dari perjuangannya. Ia mengaku menghormati proses hukum yang telah berjalan hingga putusan dibacakan.

Vonis terhadap Noel menambah daftar pejabat yang terseret perkara korupsi dalam sektor pelayanan publik. Sementara itu, proses hukum terhadap terdakwa lain yang terkait dengan kasus sertifikasi K3 masih terus berlanjut di pengadilan.

Baca Artikel Lainnya

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Don't Miss

43.863 Hotspot Karhutla Picu Kecelakaan Maut hingga Luar Negeri

Pemuja.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi persoalan serius di Indonesia. Selain merusak lingkungan, kebakaran juga menghasilkan kabut asap yang mengganggu...

5 Parpol Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran

Pemuja.com – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait persyaratan pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menuai beragam respons dari sejumlah partai politik. Sikap mereka...

Related Articles

Kasus Ijazah Jokowi Berlanjut, Pengacara Cecar Kehadiran Jokowi

Pemuja.com – Sidang kasus dugaan pencemaran nama baik terkait ijazah Presiden ke-7...

Bukan Cuma di Indonesia, Kini Singapura Usut Perusahaan Terkait Karhutla

Pemuja.com – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kini merambah...

Kalteng Jadi Provinsi dengan Kualitas Udara Terburuk di Indonesia

Pemuja.com – Kalimantan Tengah (Kalteng) menjadi provinsi dengan kualitas udara terburuk di...

IHSG Menguat di Akhir Pekan, Ancaman MSCI Masih Menghantui

Pemuja.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat pada perdagangan Jumat...