Home Berita Iran Beri Serangan ke Arab Saudi, Incar Pangkalan Militer AS
BeritaInternasional

Iran Beri Serangan ke Arab Saudi, Incar Pangkalan Militer AS

Share
Share

Pemuja.com – Konflik di Timur Tengah kembali memanas, Iran dilaporkan memperluas operasi militernya dengan melancarkan serangan ke wilayah Arab Saudi yang menyasar pangkalan militer Amerika Serikat (AS), menandai eskalasi baru dalam perang yang sebelumnya terfokus pada Iran, Israel, dan pasukan AS.

Laporan media menyebut serangan tersebut menargetkan fasilitas militer AS di Arab Saudi menggunakan rudal dan drone. Beberapa ledakan terdengar di sekitar lokasi pangkalan, sementara sistem pertahanan udara Saudi berupaya mencegat proyektil yang masuk.

Serangan itu disebut sebagai bagian dari strategi Iran untuk memperluas medan konflik sekaligus meningkatkan tekanan terhadap Washington.

Teheran sebelumnya telah memperingatkan bahwa negara mana pun yang mengizinkan wilayahnya digunakan sebagai basis operasi militer AS akan dianggap sebagai target yang sah.

Ketegangan Meluas ke Arab Saudi

Arab Saudi selama ini menjadi salah satu sekutu utama Amerika Serikat di kawasan Teluk. Kehadiran pangkalan militer AS di negara tersebut membuat Riyadh berada di garis depan ketika konflik antara Iran dan Washington semakin memanas.

Menurut laporan, sejumlah rudal dan drone diarahkan ke fasilitas militer yang digunakan pasukan AS. Otoritas Saudi mengaktifkan sistem pertahanan udara untuk menghadapi ancaman tersebut. Meski demikian, belum seluruh dampak serangan dapat dipastikan karena proses penilaian kerusakan masih berlangsung.

Iran Ancam Perluas Operasi

Langkah Iran menyerang sasaran di Arab Saudi menunjukkan perubahan strategi militer yang sebelumnya lebih banyak berfokus pada target di Israel maupun pangkalan AS di negara lain di kawasan.

Para analis menilai perluasan serangan berpotensi menyeret lebih banyak negara Timur Tengah ke dalam konflik.

Selain meningkatkan risiko konfrontasi langsung antara Iran dan Arab Saudi, kondisi ini juga mengancam stabilitas kawasan Teluk yang merupakan jalur penting perdagangan energi dunia.

Trump Tegaskan Operasi Militer Terus Berlanjut

Presiden AS Donald Trump menegaskan operasi militer terhadap Iran tidak akan dihentikan sampai Teheran bersedia kembali ke meja perundingan.

Trump juga mengancam akan memperluas serangan terhadap berbagai infrastruktur strategis Iran jika negara tersebut tetap menolak melakukan negosiasi. Pernyataan itu memperkuat kekhawatiran bahwa konflik berpotensi berkembang menjadi perang regional yang lebih luas.

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

BNPB : Listrik NTT Pascagempa M7,7 Hampir Pulih Total

Pemuja.com – Pemulihan infrastruktur dasar di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) terus dilakukan setelah gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang kawasan Flores...

Pramono Tegaskan PJJ dan WFA Jakarta Bukan karena Demo

Pemuja.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membantah anggapan bahwa kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dan fleksibilitas kerja atau work from anywhere (WFA)...

Related Articles

Menteri Kebudayaan : Perbaikan Desa Adat Sade Butuh Rp30 Miliar

Pemuja.com – Pemerintah menyiapkan rencana rekonstruksi Desa Adat Sade di Lombok Tengah,...

512 Santri Sidoarjo Keracunan MBG, BGN Ungkap Penyebabnya

Pemuja.com – Ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur,...

Iran Kembali Gempur Pangkalan AS, Helikopter AS Terancam

Pemuja.com – Konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memanas. Iran terus...

Prabowo Berangkat ke Rusia, Jadi Tamu Kehormatan EEF 2026

Pemuja.com – Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Vladivostok, Rusia, pada Selasa (1/9/2026)...