Home Berita KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Jadi Tersangka Usai OTT
BeritaKriminalNasional

KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Jadi Tersangka Usai OTT

Share
Share

Pemuja.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, sebagai tersangka setelah operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Penetapan status tersangka dilakukan setelah penyidik menggelar ekspose perkara dan meningkatkan kasus tersebut ke tahap penyidikan.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, gelar perkara berlangsung pada Senin (20/7) malam. Hasilnya, penyelidik dan penyidik sepakat menaikkan perkara ke tahap penyidikan serta menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka.

Meski demikian, KPK belum mengungkap secara rinci identitas seluruh tersangka maupun konstruksi perkara. Informasi tersebut dijadwalkan akan disampaikan dalam konferensi pers setelah proses pemeriksaan rampung.

Diduga Terkait Suap Proyek Pemerintah Daerah

KPK mengungkapkan bahwa OTT tersebut berkaitan dengan dugaan penerimaan suap oleh Bupati Lombok Barat yang berhubungan dengan sejumlah proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

Dalam operasi tersebut, penyidik mengamankan barang bukti berupa uang tunai pecahan rupiah serta sejumlah dokumen yang diduga berkaitan dengan perkara. Barang bukti tersebut kini tengah didalami untuk mengungkap aliran dana dan pihak-pihak yang terlibat.

Delapan Orang Masih Diperiksa

Hingga Selasa (21/7), KPK masih memeriksa delapan orang secara intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Selain Bupati Lalu Ahmad Zaini, pihak yang diperiksa antara lain Direktur Utama PT Air Minum Giri Menang (Perseroda), Kepala Dinas PUPRPKP Lombok Barat, tiga orang ajudan dan sopir bupati, serta dua orang dari pihak swasta. Sebagian besar diamankan di NTB, sementara satu orang pihak swasta ditangkap di Jakarta.

Total 19 Orang Sempat Diamankan

Sebelumnya, dalam rangkaian OTT di Lombok Barat, KPK mengamankan sebanyak 19 orang untuk menjalani pemeriksaan awal. Setelah dilakukan pendalaman, sejumlah pihak dipulangkan, sementara delapan orang masih menjalani pemeriksaan lanjutan sebagai bagian dari proses penyidikan.

KPK menegaskan penyidikan akan terus dikembangkan guna mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat dalam perkara tersebut. Identitas lengkap para tersangka, pasal yang disangkakan, serta konstruksi dugaan tindak pidana korupsi akan diumumkan setelah proses pemeriksaan selesai.

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

DPR Minta Audit Nasional Usai Korupsi Pakan Satwa KBS

Pemuja.com – Dugaan korupsi anggaran pakan dan perawatan satwa di Kebun Binatang Surabaya (KBS) mendapat perhatian DPR RI. Komisi IV DPR meminta pemerintah...

KPK Sita Uang Rp4 Miliar dari Rumah Kadis PUPR Kota Bengkulu

Pemuja.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai lebih dari Rp4 miliar saat menggeledah rumah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang...

Related Articles

Prabowo : Masak TNI-Polri Tak Bisa Usut 1.000 Tambang Ilegal

Pemuja.com – Presiden Prabowo Subianto meminta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan...

Musim Kemarau Memuncak, Karhutla Mengancam Sejumlah Wilayah Indonesia

Pemuja.com – Memasuki puncak musim kemarau, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali...

Viral Challenge Ayat Suci Berhadiah Miras, Polisi Tangkap 2 Orang

Pemuja.com – Kasus dugaan penistaan agama dalam acara The Sounds Project di...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Bandar Narkoba Beri Perlawanan

Pemuja.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok,...