Pemuja.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, Sudaryono, mengungkapkan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk segera membenahi berbagai persoalan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Penegasan itu disampaikan di tengah sorotan publik terhadap tata kelola program unggulan pemerintah tersebut yang belakangan menjadi perhatian.
Sudaryono mengatakan Presiden meminta seluruh jajaran BGN fokus memastikan program pemenuhan gizi nasional berjalan efektif dan tidak ragu menyelesaikan berbagai persoalan yang selama ini mencoreng citra MBG.
Menurutnya, Prabowo menekankan agar kepentingan masyarakat, khususnya para penerima manfaat, menjadi prioritas utama sehingga setiap kendala harus segera dibenahi.
Tata Kelola MBG Jadi Sorotan
Sudaryono mengakui masih terdapat sejumlah persoalan dalam tata kelola Program MBG. Ia menyebut berbagai praktik yang tidak transparan hingga dugaan pelanggaran hukum harus segera dibereskan agar pelaksanaan program kembali berjalan sesuai tujuan.
Ia menegaskan pihaknya mendukung penuh proses penegakan hukum yang tengah berlangsung. Pegawai BGN yang dipanggil sebagai saksi maupun berstatus tersangka diminta mengikuti seluruh proses hukum tanpa intervensi dari lembaga.
“Kita support penuh penegakan hukum,” tegas Sudaryono.

MBG Diterpa Berbagai Masalah Sejak Diluncurkan
Sorotan terhadap Program MBG juga datang dari laporan BBC News Indonesia. Dalam laporannya, BBC menyoroti bahwa program andalan Presiden Prabowo tersebut menghadapi berbagai tantangan sejak dijalankan secara nasional.
Sejumlah persoalan yang disorot antara lain dugaan penyimpangan dalam tata kelola, distribusi makanan yang belum merata di sejumlah daerah, hingga munculnya kasus-kasus keracunan makanan yang memicu evaluasi terhadap sistem pengawasan program.
Berbagai peristiwa tersebut membuat pemerintah mendapat tekanan untuk memperbaiki mekanisme pelaksanaan MBG agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Laporan tersebut juga menggambarkan besarnya skala Program MBG yang ditujukan untuk meningkatkan pemenuhan gizi anak sekolah, balita, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya, sehingga keberhasilan tata kelolanya menjadi perhatian publik.

Diminta Fokus pada Perbaikan
Menanggapi berbagai persoalan tersebut, Sudaryono memastikan pembenahan tata kelola menjadi prioritas utama kepemimpinannya di BGN.
Ia menegaskan seluruh proses yang sebelumnya dinilai belum transparan akan diperbaiki agar pelaksanaan program lebih akuntabel.
Ia juga memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu meskipun proses hukum terhadap sejumlah pihak masih berjalan.
Menurutnya, arahan Presiden Prabowo sangat jelas, yakni menyelesaikan persoalan yang ada sekaligus memastikan Program MBG tetap berjalan.
Leave a comment