Pemuja.com – Gonjang-ganjing mengenai tarif Transjabodetabek untuk rute jarak jauh akhirnya terjawab. Setelah beberapa pekan menjadi perbincangan, khususnya di kalangan pengguna rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta atau dikenal dengan Transbandara, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menetapkan tarif layanan tersebut sebesar Rp15.000 per perjalanan.
Tarif baru itu mulai berlaku pada 1 September 2026. Selama Agustus 2026, pemprov masih memberikan masa sosialisasi kepada masyarakat sebelum penyesuaian tarif diberlakukan secara penuh.
Sebelumnya, sejak rute SH2 Blok M–Bandara Soekarno-Hatta diluncurkan pada 12 Maret 2026, masyarakat hanya dikenakan tarif promosi sebesar Rp3.500. Masa uji coba tersebut kini berakhir dan digantikan dengan tarif resmi.

Tarif Resmi Berlaku Mulai September
Penetapan tarif Transjabodetabek Blok M–Bandara Soekarno-Hatta tertuang dalam Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 685 Tahun 2026 tentang Tarif Layanan Angkutan Umum Transbandara.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, mengatakan keputusan tersebut telah ditandatangani pada 31 Juli 2026. Namun, pemerintah memberikan waktu satu bulan untuk sosialisasi agar masyarakat dapat menyesuaikan diri sebelum tarif resmi diberlakukan.
Menurutnya, tarif Rp15.000 ditetapkan dengan mempertimbangkan biaya operasional layanan. Rute ini memiliki jarak sekitar 65 kilometer dan melintasi jalan tol menuju Bandara Soekarno-Hatta.
Pemerintah Sebut Tarif Masih Terjangkau
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa tarif tersebut telah melalui proses evaluasi selama masa uji coba. Pemerintah juga menerima berbagai masukan dari masyarakat sebelum menetapkan tarif resmi.
Meski mengalami penyesuaian dari tarif promosi, pemerintah menilai biaya Rp15.000 masih tergolong terjangkau. Tarif tersebut dinilai lebih murah dibandingkan menggunakan kendaraan pribadi, taksi, maupun transportasi berbasis aplikasi menuju Bandara Soekarno-Hatta.
Layani 23 Halte dengan 14 Armada
Rute SH2 menghubungkan Terminal Blok M dengan Bandara Soekarno-Hatta melalui 23 halte. Sebanyak 13 halte berada di wilayah DKI Jakarta, sedangkan 10 halte lainnya berada di Kota Tangerang.
Layanan ini dioperasikan menggunakan 14 armada bus setiap hari. Jam operasional dimulai pukul 05.00 hingga 22.00 WIB dengan interval keberangkatan sekitar 10 hingga 20 menit.
Waktu tempuh perjalanan diperkirakan sekitar dua jam. Lama perjalanan dapat berubah sesuai kondisi lalu lintas di jalan tol maupun jalan arteri.
Meski lebih tinggi dibandingkan tarif promosi Rp3.500, pemprov optimistis layanan ini tetap menjadi pilihan masyarakat. Selain menawarkan perjalanan langsung menuju Bandara Soekarno-Hatta, tarif yang diberlakukan masih dinilai kompetitif jika dibandingkan dengan moda transportasi lain yang melayani rute serupa.
Baca Artikel Lainnya :
- Resmi! Tarif Transjabodetabek Blok M–Bandara Soetta Jadi Rp15.000. Mulai Kapan?
- Trump : Iran Memohon kepada AS Hentikan Serangan
- SAR Perluas Pencarian 41 Korban Hilang KM Mutiara Sentosa 2
- 1.263 Personel Amankan Doa Kebangsaan di Monas Hari Ini
- 414 Dapur MBG Bermasalah, BGN Kembalikan Rp311,2 Miliar
Leave a comment