Home Berita Asap Karhutla Meluas, Ribuan Penerbangan Terdampak
BeritaNasional

Asap Karhutla Meluas, Ribuan Penerbangan Terdampak

Share
Share

Pemuja.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia semakin berdampak terhadap transportasi udara. Hingga 12 Oktober 2026, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat sebanyak 1.813 penerbangan terdampak kabut asap sejak 11 Agustus 2026.

Dampak karhutla yang sebelumnya banyak terjadi di Sumatera dan Kalimantan kini meluas ke wilayah Indonesia timur. Sejumlah bandara di Papua, Maluku, dan Maluku Utara turut mengalami gangguan operasional akibat menurunnya jarak pandang.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub mencatat 95 penerbangan dari lima maskapai terdampak selama 10–12 Oktober 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 93 penerbangan dibatalkan dan dua lainnya mengalami keterlambatan.

Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Indonesia Timur

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa, mengatakan sebaran dampak kabut asap mengalami perubahan dalam beberapa hari terakhir.

Jika sebelumnya gangguan lebih banyak terjadi di Sumatera dan Kalimantan, kini sejumlah bandar udara di Indonesia timur juga terdampak. Kemenhub pun meningkatkan pengawasan melalui Kantor Otoritas Bandar Udara di berbagai wilayah.

Di Papua, kabut asap mengganggu sejumlah penerbangan dari Bandara Internasional Sentani, Kabupaten Jayapura, menuju Timika, Wamena, dan Sorong. Penerbangan harus ditunda karena asap dari kebakaran di wilayah tujuan mengurangi jarak pandang.

Sementara itu, di Maluku, gangguan terjadi di Bandara Pattimura Ambon, Bandara Rar Gwamar di Dobo, serta Bandara Namniwel di Namlea.

Dampak serupa juga tercatat di Maluku Utara, meliputi Bandara Sultan Babullah di Ternate, Bandara Leo Wattimena di Pulau Morotai, dan Bandara Oesman Sadik di Labuha. Bandara Tampa Padang di Mamuju, Sulawesi Barat, turut mengalami dampak asap.

Baca Juga : Proyek Rp3,5 Triliun Disetop, Air Waduk Jatiluhur Jadi Taruhan

Keselamatan Penerbangan Jadi Prioritas

Kemenhub menegaskan bahwa keselamatan penerbangan tetap menjadi pertimbangan utama dalam menentukan operasional pesawat.

Penurunan jarak pandang akibat kabut asap dapat menghambat proses pendaratan maupun keberangkatan. Apabila kondisi berada di bawah batas minimum operasional, penerbangan dapat ditunda atau dibatalkan.

Karena itu, Kemenhub memperkuat koordinasi dengan otoritas bandara, penyelenggara bandar udara, penyedia layanan navigasi penerbangan, dan maskapai.

Langkah tersebut dilakukan untuk memantau kondisi di lapangan sekaligus memastikan keputusan operasional sesuai dengan standar keselamatan yang berlaku.

Pemerintah Lakukan Penanganan Karhutla

Di tengah meluasnya dampak asap, pemerintah juga melakukan upaya pemadaman melalui operasi water bombing atau penyiraman air dari udara.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, operasi tersebut berlangsung pada 20 April hingga 11 Oktober 2026. Tercatat sebanyak 5.006 siklus penerbangan pemadaman dilakukan dengan melibatkan 38 pesawat sipil asing yang dioperasikan oleh 11 operator.

Operasi pemadaman udara dilaksanakan di sejumlah wilayah rawan karhutla, termasuk Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Aceh, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Papua Barat.

Meski berbagai upaya penanganan terus dilakukan, meluasnya kabut asap menunjukkan bahwa karhutla tidak hanya menjadi persoalan lingkungan. Bencana ini juga berdampak pada mobilitas masyarakat dan kelancaran transportasi udara.

Masyarakat yang hendak bepergian menggunakan pesawat di wilayah terdampak diimbau memantau informasi resmi dari maskapai dan bandara untuk mengetahui perubahan jadwal penerbangan.

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Vonis Nadiem Makarim Dipangkas Jadi 9 Tahun, Hanya Berkurang 1 Tahun

Pemuja.com – Hukuman mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim dipangkas satu tahun oleh Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta. Dalam...

Komisi III DPR Minta Usut Tuntas Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Pemuja.com – Komisi III DPR RI meminta temuan fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, diusut hingga tuntas. Desakan...

Related Articles

Proyek Rp3,5 Triliun Disetop, Air Waduk Jatiluhur Jadi Taruhan

Pemuja.com – Sempat hadir dalam seremoni peletakan batu pertama, Gubernur Jawa Barat...

KPK Usut Dugaan Korupsi Dana Bencana di BNPB

Pemuja.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut dugaan tindak pidana korupsi di...

Listrik Padam di Batam, BBM Sulit Dicari di Bali, Apa Tanggapan Pemerintah?

Pemuja.com – Sejumlah daerah di Indonesia menghadapi gangguan layanan publik dalam beberapa...

IHSG Jatuh di Bawah 6.000, Apa Faktor Penyebabnya?

Pemuja.com – Pasar saham Indonesia kembali mengalami tekanan. Indeks Harga Saham Gabungan...