Home Berita Nadiem Makarim Hadapi Putusan Sela Kasus Chromebook Hari Ini
BeritaNasional

Nadiem Makarim Hadapi Putusan Sela Kasus Chromebook Hari Ini

Share
Hari Ini
Hari Ini
Share

Pemuja.com – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim hari ini menjalani sidang putusan sela dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat. Sidang ini menjadi penentu apakah perkara akan berlanjut ke tahap pembuktian atau justru dihentikan.


Nadiem Tak Menyerah Meski Diterpa Tuduhan Korupsi

Di tengah tekanan hukum dan sorotan publik, Nadiem menegaskan dirinya tidak akan mundur menghadapi proses peradilan.

Ia menyatakan siap membuktikan bahwa seluruh kebijakan yang diambil selama menjabat menteri murni dilakukan demi kepentingan pendidikan nasional, bukan untuk keuntungan pribadi.

Dalam eksepsi yang disampaikan melalui kuasa hukumnya, Nadiem menilai dakwaan jaksa tidak berdasar dan mengabaikan konteks kebijakan nasional yang sedang dijalankan pemerintah saat itu.


Nadiem : “Saya Tidak Pernah Mengambil Sepeser Pun”

Nadiem secara tegas membantah tudingan bahwa dirinya memperkaya diri sendiri dari proyek pengadaan Chromebook. Ia menekankan bahwa tidak ada aliran dana pribadi yang diterimanya, baik secara langsung maupun tidak langsung.

“Selama saya menjabat sebagai menteri, saya tidak pernah mengambil satu rupiah pun dari anggaran negara,” tegas Nadiem dalam pernyataan pembelaannya.

Pernyataan ini menjadi poin utama pembelaan Nadiem atas dakwaan keuntungan pribadi ratusan miliar rupiah.


Digitalisasi Pendidikan, Bukan Proyek Pribadi

Menurut Nadiem, pengadaan Chromebook merupakan bagian dari program besar transformasi dan digitalisasi pendidikan, khususnya untuk menjangkau daerah terpencil dan sekolah yang minim akses teknologi.

Ia menilai kebijakan tersebut diambil berdasarkan kajian internal, kebutuhan pembelajaran jarak jauh pasca pandemi, serta arahan strategis pemerintah pusat. Karena itu, ia menolak anggapan bahwa proyek tersebut sejak awal bermuatan korupsi.


Nama Jokowi Ikut Terseret dalam Persidangan

Dalam pembelaannya, Nadiem juga menyinggung peran Presiden Joko Widodo yang kala itu memberikan mandat langsung kepadanya untuk mempercepat reformasi pendidikan nasional.

Penyebutan Jokowi menegaskan kebijakan Chromebook sebagai agenda negara, bukan keputusan pribadi seorang menteri.

Namun Nadiem menegaskan bahwa ia tidak bermaksud menyeret siapa pun, melainkan menjelaskan konteks kebijakan secara utuh di hadapan majelis hakim.


Putusan Sela Jadi Penentu Arah Kasus

Sidang putusan sela hari ini menjadi titik krusial bagi masa depan perkara ini. Jika eksepsi diterima, perkara bisa dihentikan. Namun jika ditolak, sidang akan berlanjut ke tahap pemeriksaan saksi dan pembuktian.

Apapun hasilnya, kasus ini telah menjelma menjadi drama hukum besar yang tidak hanya menyangkut nasib seorang mantan menteri, tetapi juga kebijakan strategis negara di sektor pendidikan.

Baca Artikel Lainnya

Baca Juga : https://pemuja.com/2025/11/10/pemerintah-pertimbangkan-pembatasan-game-kekerasan-setelah-kasus-sman-72

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Don't Miss

Ricuh di Prancis, Massa Bakar Balai Kota dan Jarah Toko

Pemuja.com – Kerusuhan melanda sejumlah wilayah di Prancis setelah demonstrasi berujung aksi kekerasan. Massa membakar bangunan pemerintah, merusak fasilitas umum, hingga menjarah sejumlah...

Selamat Ulang Tahun ke-75 Pak Prabowo, Kado Pahit Menanti

Pemuja.com – Presiden Prabowo Subianto hari ini genap berusia 75 tahun. Lahir di Jakarta pada 17 Oktober 1951, Prabowo telah melewati perjalanan panjang...

Related Articles

Prabowo Pecat Listyo Sigit dari Kepala Staf Kepresidenan

Pemuja.com – Presiden Prabowo Subianto resmi memberhentikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari...

Penyadapan Prabowo, LSP & 2 Jenderal Polri Jadi Tersangka

Pemuja.com – Kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto menjadi sorotan...

Korut Dituduh Bobol Binance Rp114 Triliun, Adik Kim Jong-un Murka

Pemuja.com – Kim Yo-jong, adik perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, mengecam...

Gerindra Bahas Polemik Ijazah Gibran, Ikut Memakzulkan?

Pemuja.com – Partai Gerindra akan menentukan sikap terkait polemik keabsahan dokumen pendidikan...